Dokter Cantik Sang Pejuang Mimpi

Dokter Cantik Sang Pejuang Mimpi
Bab 49


__ADS_3

Saat El tengah melajukan Motornya ke RS tiba tiba dia melihat seseorang pria di keroyok di pinggir jalan depan sebuah minimarket oleh 3 orang bertopeng.


terlihat salah satu pria bertopeng ingin menusuk korban yang tengah melawan rekannya. saat pria yang akan di tusuk merasa akan di serang dari belakang dia pun berbalik melawan namun malah tertusuk di bagian perut.


saat El hendak mencegahnya ternyata sudah terlambat karena El agak jauh dari dari tempat kejadian.


saat pria yang di keroyok tertusuk pria bertopeng pun bergegas pergi meninggalkan korban.


El pun turun berlari menghampiri pria yang tertusuk yang tengah memegang Perutnya.


"maaf Tuan sebaiknya anda ikut saya ke RS sekarang. RS juga sudah dekat dari sini"ucap El tiba tiba menghampiri pria tersebut.


saat mendengar suara El pria itu pun mendongakkan kepalanya dan melihat El yang ternyata sedang menatapnya


"dia kan Nona Ele, gue masih ingat betul wajahnya "ucap Alison kaget dalam hati


"sepertinya gue pernah bertemu dengan nya.udahlah yang penting sekarang menyelamatkan dia terlebih dahulu"ucap El dalam hati


"baiklah"ucap Alison pasrah karena dia juga malah senang bisa di antari Oleh El


"sekarang tunggu di sini. saya ambil motor dulu"ucap El sambil nunjuk motornya


Alison hanya mengangguk. dan El pun berlari ke arah motornya


"gue ngak nyangka ternyata dia bisa naik motor juga"ucap Alison kagum


El yang sudah ada di depan Alison pun menyuruh Alison naik.


"Naik, masih bisa kan naik sendiri?"ucap El datar


"Iya"ucap Alison.


sesampainya mereka di RS El langsung menuntunnya masuk dan langsung menyuruh suster buat membawa Alison ke Ruang operasi. dan El pun langsung pergi memakai baju operasi.


Alison yang sudah di beri obat bius pun langsung di beri tindakan operasi oleh El sendiri.


operasi pun berjalan dengan baik dan berhasil. setelah Alison di pindahkan ke Ruang perawatan El pun pergi ke ruangannya untuk memakai jas dokternya.lalu dia pun pergi memeriksa pasien lainnya seperti biasa.


2 jam kemudian Alison yang sudah sadar pun mencari handponenya dan ternyata sudah ada di meja yang ada dalam ruangan nya bersama dengan Dompetnya.


dia pun menelfon Asisten Nya


"Tuan ada di mana kenapa tinggal mobil yang saya dapat tadi?"ucap Sang asisten di sebrang telfon


"ke RS Ejival.saya di serang tadi"ucap Alison


"apa??? gimana keadaan Tuan sekarang ?"ucap Asistennya yang terdengar sangat khawatir


"ke RS aja kalau mau tau"ucap Alison dingin


"baik Tuan"ucap asistennya nya lalu Alison pun mematikan telfon nya


Alison pun memencet bel untuk memanggil perawat dan tak lama kemudian perawat pun datang


"suster saya mau bertanya wanita yang mengantar saya tadi kesini kemana dia?"ucap Alison langsung bertanya


"yang mengantar Tuan tadi itu adalah Dokter El dan dia juga mengoperasi Anda Tuan"ucap Suster


"jadi dia kerja di sini dan sekarang lagi sif?"ucap Alison


"benar Tuan"ucap Suster


"ternyata benar nona Elerina dan nona Ele adalah orang yang sama dan ternyata dia juga kerja di RS ini"ucap Alison kaget dengan kenyataan bahwa CEO misterius itu ternyata juga seorang dokter di RS Ejival

__ADS_1


"sus tau tidak dokter El dari keluarga mana?"ucap Alison


"tidak tau Tuan soalnya dari kami semua yang kenal dengan dokter El belum ada yang tau dia dari keluarga mana karena dia sangat tertutup soal keluarga nya dan dokter El juga baru kerja di sini"ucap suster itu serius


"oh gitu terimah kasih infonya Sus "ucap Alison


"kalau begitu saya permisi Tuan kalau ada yang mau di bantu silahkan tekan bel nya"ucap suster lalu berlalu pergi.


bersamaan dengan Asistenya Alison datang.


"bagaimana keadaanmu Tuan ?"ucap Carles sang asisten


"seperti yang kamu liat sekarang. hanya Luka tusuk di perutku tadi baru saja di operasi "ucap Alison


"Maaf Tuan itu semua gara gara saya tidak cepat datang ucap Carles menunduk


"udah udah lagian saya sudah tidak apa apa.lebih baik sekarang hubungi Tuan Elvan yang beritahu yang sebenar nya biar dia bisa paham. bilang aja sama dia kalau saya sudah sembuh baru di jadwalkan lagi meeting nya serta sampaikan permohonan maaf saya"ucap Alison


"Baik Tuan"ucap Carles lalu mengambil handphone nya untuk menghubungi Elvan


"dan juga segera cari tau tentang pembunuhan tadi "ucap Alison dingin dan Carles pun menghubungi asisten Elvan dan tentunya Elvan pun paham tentang kondisi Alison


"gimana jadi tidak meeting nya?"ucap Rio langsung setelah dia menerima panggilan dari Carles


"bisa saya bicara dengan Tuan Elvan ?"ucap Carles


"tunggu "ucap Rio dan tak lama Elvan pun bicara


"ada apa?"ucap Elvan dingin


"begini Tuan Elvan, Tuan Alison sekarang lagi di RS karena tadi pas di jalan mengalami musibah jadi sekarang tidak bisa menemui Tuan. Tuan Alison berharap bisa di beri kesempatan lagi untuk menentukan jadwal baru setelah beliau keluar dari RS dan mohon maaf karena sudah membuang buang waktunya Tuan Elvan "ucap Carles


"Tidak apa apa kalau begitu. saya paham kalau memang Tuan Alison masuk RS. beliau di rawat di RS mana?"ucap Elvan


"sama sama. sampaikan ke Tuan Carles semoga cepat sembuh dan besok saya pasti datang menjenguk Tuan Alison "ucap Elvan senyum karena dia dapat pergi ke RS melihat El


"baik Tuan kalau begitu"ucap Carles dan Elvan pun mematikan telfon nya.


"bagaimana?"ucap Alison ke Carles yang duduk di bangku dekat bangsal nya.


"Tuan Elvan mengerti dengan keadaan dan besok dia akan datang besok menjenguk Tuan"ucap Carles


"hmm baguslah "ucap Alison datar


"untung aja dokter jaga ku adalah nona El jadi gue bisa melihatnya selama aku di rawat di sini "ucap Alison senyum membatin


"kenapa Tuan senyum senyum sendiri ?"ucap Carles Heran


"saya senang karena dokter jaga ku adalah nona Ele atau Dokter El"ucap Alison menyeringai


"jadi nona Elerina kerja di sini dan mereka benar benar orang yang sama?"ucap Carles


"Iya betul karena saya sendiri yang melihat wajahnya tadi. dan dia yang menolong ku dan membawaku ke sini sekaligus dia yang mengoperasi aku tadi"ucap Alison senyum


"sepertinya Tuan Alison menyukai Nona Ele. wajar sih laki laki mana coba yang tidak tertarik dengan cewek seperti dia"ucap Carles dalam hati


"wow hebat Tuan. tidak di sangka dia yang menolong mu "ucap Carles


"Iya ada juga gunanya kamu ngak cepat datang jadi saya bisa di antar oleh dokter El "ucap Alison senyum


"Iya Tuan "ucap Carles tersenyum kikuk


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Di ruangan keluarga Alexander Tuan Evan lagi ngobrol bersama dengan nya Cha dan Kevin serta Kenan yang baru saja turun dari kamarnya


"El sif siang ya mom?"ucap Kevin


"Iya Vin dia juga keluar tadi pagi katanya sih dia ingin pergi mencari inspirasi buat mengambar desain dan dia juga minta izin buat langsung ke RS"ucap Nya Cha


"oh gitu "ucap Kevin


"semenjak El kerja di RS dia jarang lagi kumpul sama kita"ucap Kenan cemberut


"kamu harus ngertiin adek mu Ken dia juga sibuk apalagi setelah dia mengurus butik nya mommy. biarkan saja selagi di batas wajar dan tidak merugikan dirinya sendiri "ucap nya Cha


"tapi aku rindu El kumpul bareng sama kita"ucap Ken


"aku juga Ken tapi biarkan saja untuk saat ini nanti kalau El udah agak lama kerja baru kita urus biar tidak setiap hari dia masuk"ucap Kevin


"Iya juga ya. tapi kalau El mau"ucap Kenan


"dia pasti mau apalagi dia sudah mengelolah butik nya mommy"ucap Kevin


"mudah mudahan"ucap Kevin


mereka pun lanjut mengobrol.


Di sisi El yang sedang berada di Ruangannya


"jadi dia Alison Delamo pantas saja saat melihat nya tadi gue merasa familiar. gimana nih kalau sampai dia tau kalau gue Miss Ele.mending gue pake masker kalau masuk ke ruangan nya. tidak mungkin juga kan gue bisa cari alasan buat tidak memeriksa keadaan nya karena dia adalah pasien ku"ucap El


"udah udah gue ngak bisa menghindar kalau memang dia tau kalau gue Miss Ele setidaknya dia tidak tau kalau gue nona Alexander"ucap El lalu kembali memeriksa berkas berkas pasiennya


El yang sementara memeriksa berkas pasien di panggil oleh dari suster karena ada pasien baru dan seperti biasa El melakukan tugas nya dengan baik.


Setelah selesai El pun kembali melanjutkan memeriksa berkas pasien.


.


Tidak terasa sudah jam 06 El pun melakukan observasi ke masing masing kamar pasiennya sebelum pulang.


Setelah tiba di kamar Alison pasien terakhir yang akan dia periksa


akhirnya El pun masuk setelah mengetuk pintu. Jadi Alison sudah ada di ruang VIP ya.


"Selamat malam Tuan Alison, Saya Dokter El, dokter jaga Anda.saya kesini mau kembali memeriksa keadaan Tuan "ucap El ramah


"Malam juga Dok. Silahkan "ucap Alison


El hanya mengangguk lalu dia pun memeriksa Alison dengan telaten.


"Kenapa dia pakai masker apa dia sengaja biar aku tidak melihat wajahnya.tak apa lagian aku juga akan berada di sini beberapa hari jadi dia tidak mungkin memakai masker terus kan "ucap Alison dalam hati sambil melihat El yang telaten memeriksa nya


"Apa ada yang di rasa kurang nyaman Tuan?"ucap El ramah setelah selesai memeriksa Alison


"Tidak ada kok dok, hanya sedikit nyeri di bagian perut"ucap Alison


"Kalau itu sudah sewajarnya Tuan karena itu bekas operasi.apalagi luka tusukannya lumayan dalam. jadi lebih baik jangan banyak gerak dulu biar jahitannya tidak terbuka"ucap El sopan


"Iya Dok saya pasti menuruti apa saran dokter El "ucap Alison


"Bagus lah.kalau begitu saya permisi Tuan kalau ada apa apa silahkan tekan bel nya suster pasti langsung datang"ucap El


"Iya dok"ucap Alison lalu El pun berlalu keluar dari ruangan rawat Alison


"Kita liat El sampai kapan kamu pura pura tidak kenal sama aku.tidak mungkin kan selama saya di sini kamu memakai masker terus"ucap Alison menyeringai.

__ADS_1


Beralih ke El yang baru selesai mengisi hasil pemeriksaan nya ke dalam berkas berkas pasien. Lalu dia pun memutuskan pulang ke rumah nya dengan mengendarai motornya.


__ADS_2