Dokter Cantik Sang Pejuang Mimpi

Dokter Cantik Sang Pejuang Mimpi
Bab 73 Bertemu di restoran


__ADS_3

El yang masih berada di pantai bersama dengan kedua kakaknya pun, memutuskan untuk pergi ke restoran yang ada di dekat pantai untuk makan siang.


Mereka duduk di pojok yang bisa melihat langsung pemandangan yang mengarah ke pantai.


Ketiganya langsung memesan makanan.


Sambil menunggu pesanan datang, ketiga bersaudara itu mengobrol tanpa peduli tatapan mata para pengunjung restoran yang menatap kagum ketiganya.


"El , Ken, kakak ke toilet dulu ya sebentar "ujar Kevin sambil melirik kedua adiknya itu.


"Iya kak"sahut El santai dan di angguki oleh kenan.


Kevin langsung berjalan menuju toilet.namun saat dia sudah dekat dengan toilet, ternyata dia menabrak seseorang perempuan, yang baru baru saja dari toilet.


Kevin hanya mendengus dingin sambil merapikan pakaian nya.


"Sorry"ucap perempuan itu dingin namun terkesan sopan karena dia sedikit menunduk.


Kevin yang sudah merapikan pakaiannya pun hanya berdehem sambil melihat ke arah perempuan yang dia tabrak. Saat melihat wajah Kevin, perempuan tersebut hanya melirik nya sekilas kemudian berlalu pergi.


Selepas kepergian perempuan itu, Kevin hanya bergumam.


"Menarik. sifatnya mirip dengan El meskipun tidak sedingin El "guman Kevin yang tidak sadar kalau baru kali ini dia tertarik dengan perempuan.


Kevin yang tidak mau larut dalam mengagumi sosok perempuan tadi, dia pun masuk ke dalam toilet.


Setelah itu dia kembali bergabung dengan El dan Kenan yang ternyata pesanan mereka sudah di antarkan.


Ketiganya pun langsung melahap makanan nya.


Namun terhenti karena kedatangan seseorang yang mengejutkan mereka.


"Hey Vin "sapa seseorang berdiri di depan mereka.


Kevin dan kenan langsung menghentikan acara makan nya dan menatap orang tersebut dengan tajam. Dan orang yang di tatap tajam hanya tersenyum tipis. Berbeda dengan kedua kakaknya yang menghentikan acara makan nya , El malah fokus makan.


Eron yang melihat El fokus makan hanya tersenyum.


"Nagapain loh di sini "tanya Kevin datar.


"Ajak duduk dulu teman nya kak"ucap Kenan yang memang tau kalau Eron adalah teman kakak nya


Eron yang mendengar ucapan Kenan pun langsung memilih duduk.


"Ada urusan apa loh di sini?"tanya Kevin lagi


"Menemani mommy dan Daddy makan siang"ucap Eron santai.


El yang sadar kalau ada orang lain hanya melirik ke arah Eron lalu berkata. "Ee ada kak Eron"ucap El santai.


"Iya El "ucap Eron senyum. Kedua kakak El yang melihat senyum Eron hanya mendengus kesal karena mereka tau kalau Eron juga suka sama adik nya.


"Terus mommy sama Daddy loh mana?"tanya Kevin melihat sekeliling


"Udah pulang duluan "ucap Eron acuh


"Terus kenapa tidak pulang Ron?"tanya Kevin mengusir secara halus


"ya gue liat kalian di sini, terus gue mau nyapa kalian lah"ucap Eron santai tanpa peduli Sikap posesif Kevin terhadap El.


El hanya duduk santai melihat obrolan Kakaknya dan Eron. Begitupun dengan Kenan yang memilih membalas pesan Chen yang memang sudah sampai di Inggris, sambil ngobrol sama El.


"Kak kita pulang yuk El mau tidur siang"ucap El memelas karena memang dia pagi pagi sekali bangun untuk olahraga pagi sebelum pergi mengantar chen ke bandara.


"Yaudah dek.kita pulang ya"ucap Kevin lembut.


Eron yang melihat El akan pulang hanya mendesah pelan.niatnya ingin lama lama melihat El ternyata mereka sudah mau pulang.


Meraka pun langsung pulang begitu pun dengan Eron.


...----------------...


Di sebuah salon kecantikan, terlihat gadis cantik lagi berbicara dengan orang kepercayaan nya berada di dalam ruangan nya.


"Gimana perkembangan nya "tanya Nya dingin


"Sangat bagus nona. Salon sangat ramai dan banyak yang berminat untuk menjadi pelanggan tetap di sini "ucap seorang perempuan yang masih muda.


"Kerja bagus.tetap pertahankan. Dan juga jangan pernah memilih pelanggan mau kaya atau pun miskin asalkan pelangan tersebut bukan datang untuk membuat masalah, tetap layani dengan baik"ucap gadis yang di panggil nona itu.


"Baik nona Kelly. Saya mengerti "ucap orang kepercayaan nya tersebut dengan wajah serius.


"Baiklah kamu sudah bisa keluar. Saya mau istirahat sebentar"ucap gadis yang di sebut Nona Kelly.


Perempuan yang menjadi orang kepercayaan Kelly pun menunduk lalu keluar dari ruangan nona nya. Dan Kelly memilih masuk ke dalam kamar pribadinya untuk istirahat.


.


.


Sesampainya El dan kedua kakak nya di rumah, mereka langsung masuk ke kamar nya masing masing.


El langsung ganti baju santai karena ingin beristirahat namun ada panggilan masuk yang ternyata Dari Elvan.


"Hallo "sapa El

__ADS_1


"Hallo El. nanti sore kamu ad kan dirumah?"tanya Elvan


"Iya kak. Ada apa?"tanya El


"Gini El, kakak ku sekeluarga kan lagi ada di rumah. Terus ini si Reno katanya mau ketemu kamu.bisa kan kami kerumah mu nanti sore sama Reno ?"jawab Elvan


"Bisa lah kak. Kesini aja. Malahan aku senang kalau Reno mau kesini "ucap El berbinar


"Yaudah jam 4 sore kami sudah Sampai di situ. Jangan kemana mana"ucap Elvan lembut


"Iya kak. Yaudah El istirahat bentar ya kak"ucap El


"Iya El "ucap Elvan dan El langsung mengakhir panggilan.


Lalu El langsung merebahkan tubuhnya di kasur.


"Ternyata seharian berada di pantai, capek juga ya"gumam El pelan kemudian memejamkan matanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


El saat ini sedang berada di ruang keluarga, bersama mommy dan Daddy nya.


Mereka sedang duduk di sofa sambil nonton tv.


Namun seorang pelayan datang melapor kalau Tuan Evan datang berkunjung.


"Tuan, nyonya, nona ,Tuan Elvan Sudah datang"lapor sang pelayan


"baiklah. suruh Elvan masuk"jawab Tuan Evan yang memang sudah tau kalau Elvan akan datang bersama Reno, karena El sudah bilang sama mommy dan Daddy nya.


tak berselang lama , Elvan sudah datang dengan menggandeng tangan Reno.


Reno yang melihat El , langsung melepaskan pegangan tangan Elvan dan langsung berlari memeluk El dengan erat. Ada pun Elvan langsung duduk di sofa setelah di persilahkan oleh nya Cha.


Elvan, Nya Cha , Tuan Evan yang melihat El masih berpelukan dengan Reno pun hanya geleng geleng kepala.


El pun Kembali duduk di sofa lalu mendudukkan Reno di pangkuannya.


"kak El , Reno rindu "ucap Reno dengan wajah imut nya.


El yang melihat wajah imut Reno pun langsung mencium kedua pipi Reno dengan gemes.


Reno yang di cium hanya tersenyum senang sambil melihat ke arah Elvan yang sudah kesal setengah mati.


"Kakak juga rindu sama Reno "ucap El senyum sambil mengelus kepala Reno dengan lembut dan penuh kasih sayang.


"oh ia, Salim dulu sama Oma dan opa"ucap El nunjuk mommy dan Daddy nya.


"siap kak"jawab Reno lalu Salim kepada nya Cha dan Tuan Evan. keduanya pun langsung mengelus lembut kepala Reno sambil tersenyum melihat tingkah Reno.


"El meskipun aku iri dan tidak suka, kamu lebih perhatian ke Reno, tapi aku bersyukur kamu ternyata mempunyai sikap ke ibuan. Aku hanya berharap kamu bisa membalas cintaku biar kita bisa bahagia dengan keluarga kecil kita nanti"ucap Elvan dalam hati sambil melihat El dengan tatapan lembut. Dan itu tidak luput dari penglihatan Nya Cha dan Tuan Evan. Mereka tau Elvan sangat mencintai El tapi El yang memang polos soal cinta tidak peka sama sekali.


"aku hanya berharap El bisa membalas cintamu Elvan. Aku tau kamu sangat mencintai nya dan tidak akan pernah mengecewakan El. Berusaha lah lebih keras lagi untuk bisa meluluhkan El "ucap Nyacha dalam hati sambil tersenyum.


El dan Reno yang jadi pusat perhatian pun sama sekali tidak sadar kalau mereka di lagi di perhatikan dan Malah fokus ke dunia mereka sendiri.


saat mereka sedang ngobrol bersama, Ken dan Kevin pun ikut bergabung.


Kevin yang melihat Elvan hanya mendengus dingin karena dia tau Elvan ingin mendekati adiknya.


Kevin tau Elvan sangat mencintai El , tapi dia masih mau menguji seberapa besar cinta Elvan ke El.


Elvan yang di tatap dingin oleh Kevin hanya acuh dan fokus melihat El dengan tatapan lembut.


.


tidak terasa mereka berbincang bincang, sehingga waktu makan malam pun tiba.


Elvan dan Reno makan malam di mansion Alexander.


Reno yang terus menempel ke El pun, tidak ingin lepas sehingga El makan malam dengan memangku Reno sambil menyuapi nya.


Elvan yang melihat nya hanya pasrah karena ingin protes, takutnya El akan marah. apalagi kevin dengan posesif nya duduk di sebelah El dan Reno.


karena El menyuapi Reno, Kevin pun menyuapi El sambil menyuapi diri nya sendiri.


kenan dan Elvan yang melihat nya pun, hanya diam menahan rasa kesal mereka yang selalu kalau sama Kevin.


"liat aja, kalau El sudah jadi istri aku. Aku tidak akan biarin kalian memonopoli El. Sekalipun itu Reno"tekat Elvan dalam hati.


"dasar. kenapa sih aku selalu keduluan sama kak Kevin. Liat aja aku akan berusaha untuk mendahului kamu kak"ucap Kenan kesal dalam hati


Kevin yang merasakan tatapan tajam dari sekitar nya, dia pun melihat ke arah Kenan dan Elvan bergantian lalu menyeringai seakan akan mengejek Elvan dan Kenan sambil menyuapi El.


Kenan dan Elvan hanya menahan kekesalan mereka.


"heh mau melawan Kevin, kalian tidak akan bisa memang dariku"guman Kevin dalam hati sambil tersenyum ke arah El yang sedang menyuapi Reno.


Dia sangat senang bisa menyuapi adiknya, dengan adanya Reno dia bisa memanjakan El.


Nya Cha dan Tuan Evan hanya geleng geleng kepala melihat wajah kesal Elvan dan Kenan dan wajah penuh kemenangan dari Kevin.


Mereka pun makan dengan dengan.


sesudah makan, Elvan dan Reno terpaksa pulang, karena sudah malam. El pun mencium pipi Reno yang sudah ada di gendongan Elvan sehingga wajahnya dekat dengan Wajah Elvan yang membuat jantung Elvan deg degan.

__ADS_1


El yang tidak sadar pun langsung memundurkan wajahnya yang membuat Elvan bernafas lega.


setelah Elvan pamit, keduanya pun pulang ke mansion Anderson.


dan El pun memilih masuk ke kamarnya.


...****************...


Pagi hari


06:30


El seperti biasa sarapan bersama dengan keluarga nya.


Sesudah sarapan , Nya Cha langsung membuka obrolan


"Jadi kan El ?kamu pindah departemen hari ini"tanya Nya Cha memastikan


"Jadi kok mom. Ini El buru buru mau ke RS, soal nya El tidak mau terlambat apalagi di hari pertama "jawab El serius.


"Semangat ya dek "ucap Kevin lembut sambil mengusap rambut adiknya


"Semangat dek"ucap kenan menimpali dengan senyuman


"Semangat Princess nya Daddy"ucap Tuan Evan lembut.


"Semangat ya nak. Ingat untuk selalu makan tetap waktu "ucap nya Cha senyum


"siap Dad, mom , kak"jawab El dengan semangat.


"Yaudah mom, dad. Kak, El pamit ya "ujar El sambil Salim kepada keluarganya dan mencium pipi keluarga nya.


Melihat tingkah El yang menurut mereka sangat langka , mereka hanya bisa tersenyum.


"Bareng aja ke depan El "ucap kenan dan Kevin kompak.


"Ayo kak"ucap El senyum lalu mereka pun berjalan keluar rumah.


Melihat kekompakan anaknya, nya Cha dan Tuan Evan sangat bahagia.


.


Sesampainya El di rumah sakit, tenyata dokter jaga di departemen umum pun langsung menyambut El dengan hangat.


Mereka memang menghargai El sebagai rekan kerja namun setelah mendengar pengumuman dari direktur RS bahwa El akan di pindahkan ke departemen spesialis bedah, mereka kaget sekaligus bangga karena ternyata El bukan hanya dokter umum tapi juga Dokter spesialis bedah. Lalu mereka memutuskan untuk menyambut El di hari pertama nya berada di departemen spesialis bedah sekaligus perpisahan karena merasa tidak lagi satu departemen dengan El.


Semuanya baik yang sif pagi maupun tidak, mereka tetap datang hanya untuk menyambut El.


"Selamat ya El "ucap Dokter Seva yang terlebih dahulu mengucapkan selamat


"Selamat ya El"ucap dokter Ryan yang memang sudah berteman dengan El.


Begitupun dengan dokter lainnya yang mengucapkan selamat kepada El.


"Makasih semuanya karena sudah menyempatkan waktunya untuk menyambut ku. Aku sangat senang dan sekaligus minta maaf karena sudah merepotkan kalian "ucap El ramah dan tersenyum tipis karena merasa hangat.


Setelah selesai, El pun langsung menuju departemen spesialis bedah dan bagi Dokter umum yang tidak sif pagi, mereka pun langsung pulang.


Berbeda dengan El, Kenan yang sedang berada di ruangan yang ada di kantornya pun langsung menelfon Chen.


"Hallo"sapa Chen di sebrang sana


"Hallo Chen, lagi ngapain ?"tanya kenan tersenyum


"Aku lagi di apartemen Ken. Kebetulan besok baru masuk kerja "jawab Chen yang terdengar lembut.


"Oh gitu. Sudah sarapan belum ?"tanya Kenan


"Sudah kok.kamu sendiri?"tanya Chen


"Sudah juga kok. Ingat ya jangan terlambat makan "ucap Kenan serius


"Iya Ken. Kamu juga. Oh ia kamu lagi di kantor kan?"ujar Chen


"Iya. Aku lagi di kantor. Kenapa ?"jawab Ken.


"Tidak apa apa kok . Aku hanya ingin tau aja"ucap Chen.


"Yaudah kalau begitu. Ingat ya jaga hati kamu di sana "ucap Ken penuh penekanan


"Iya Ken itu sudah pasti. Hanya ada kamu di hati aku. Ingat ya kamu juga jangan dekat dekat dengan wanita lain yang bukan keluargamu"ucap Chen tegas


"Iya sayang "ucap Ken yang membuat Chen merona.


Namun dia bersyukur karena mereka hanya berbicara melalui telfon jadi dia tidak ketahuan kalau lagi Malu.


"Arrg.kamu pasti lagi malu malu kan Chen.aku jadi bayangin wajah memerah mu"ucap Ken frustasi karena tidak bisa melihat wajah Chen


"Udah Ken. Lebih baik kamu fokus kerja ya. Nanti kan bisa menelfon lagi"ucap Chen karena dia tidak mau sampai Ken memintanya untuk melakukan vc.yang ada dia akan ketahuan kalau wajahnya lagi memerah.


"Yaudah kalau begitu sayang.aku kerja dulu ya"ucap Ken lembut yang membuat Chen tersenyum.


"Iya sayang "ucap chen yang juga membuat Ken senyum senyum sendiri


"Oke bye"ucap Ken lalu mematikan telfonnya.

__ADS_1


"Jadi rindu sama Chen. Aku harus bisa bujuk Chen, biar dia mau pindah kerja di sini "guman nya lalu kembali fokus berkerja.


__ADS_2