
Setelah hal yg menegangkan yang terjadi semalam. Saat ini rumah sakit kembali kerutinitas seperti biasa. Di sela sela kesibukan di rumah sakit di salah satu ruangan terjadi perseteruan antara si dokter dan pasien.
" bagaimana caranya dok, apakah dokter sudah gila." ucap pasien.
" ma'af nyonya perkataan saya sepertinya tidak ada yang salah." Jawab dokter cici dengan sabar.
" bagaimana tidak salah, sepertinya anda bukan dokter" ujar suami pasien.
" anda meragukan saya? "Tanya cici dengan kesabaran yang sedikit goyah.
" iya, saya ragu kalau anda adalah dokter, bagaimana bisa anda menyarankan kami mendownload anak, dimana otak anda apakah anda segitu bodoh nya?" Jelas suami pasien ngegas.
" jaga bicara anda pak saya yang seharusnya Bertanya apakah kalian pernah sekolah" jawab cici emosi.
" anda yang tidak pernah sekolah dok, bagaimana kami bisa dapat anak kalo pakek download. " ucap pasien menyalahkan cici.
" bisa, kalo otak kalian di pakek, jawaban dari kalian dari pertanyaan yang saya ajukan yg bikin saya menjawab seperti itu" ucap cici dengan muka merah padam.
" emang kenapa dengan jawabanya,kami mengatakan yang sebenarnya"ucap pasien dengan tampang bodohnya.
"Ya ampun kenapa bisa aku mendapat pasien yang super menyebalkan seperti ini, mereka yang lebih tua malah seperti tidak tau bikin anak, apalah dayaku yang masih belum menikah ini bisa bisa mati muda,mendengar cara mereka berhubungan. Batin cici bermonolog.
Cici hanya terdiam mendengar jawaban wanita itu, dia membiarkan pasiennya mengatakan nya tak pantas menjadi dokter.
" sudahlah ma lebih baik kita cari dokter lain yang berpengalaman, dokter ini sepertinya belum menikah dan sepertinya seorang jones" sindir suami pasien ke pada cici.
" iya pah, di lihat dokter ini nggak akan tau tentang pasangan dengan wajah datarnya itu, cantik cantik tapi dingin kek es kutub. " tambah pasien.
" cukup nyonya, kalian sudah tau kan saya jomblo, jadi silakan keluar dan carilah dokter yang berpengalaman dan yang penyabar menghadapi kalian berdua, dan saya ingin mengatakan selama lima tahun menikah sepertinya nyonya masih perawan sampai saat ini. " ucap cici dengan penuh penekanan.
Habis sudah kesabarannya menghadapi sepasang suami istri itu.
" sepertinya anda lebih cocok menjadi peramal dari pada dokter" ucap nya sambil berlalu pergi bersama suaminya.
__ADS_1
Cici hanya menghela napas berat setelah kepergian dua orang yang membuatnya kehilangan kesabarannya.
Tak lama pintu ruangannya terbuka terlihat lah ulfi dan anggun. Karena sekarang waktu nya makan siang mereka ingin mengajak cici makan di restoran.
" kenapa tadi ku lihat pasien mu seperti kesal. "Tanya Ulfi.
" bukan mereka saja yg kesal aku lebih kesal kepada mereka. "Jawab cici dengan nafas memburu.
" wow, kenapa ini dokter yang paling penyabar di dunia terlihat sangat marah. " tanya anggun dengan segala candaanya.
Cici pun menceritakan apa yang terjadi tadi antara dia dengan pasiennya yang berkonsultasi.
Flassback.
Hari ini rumah sakit agak lenggang dan tentang, cici sedang memeriksa kandungan pasiennya. Setelah selesai datang lah pasien yang ingin berkonsultasi.
" permisi dok, ini ada pasien yang ingin berkonsultasi " ujar suster.
Tak lama kemudian masuklah sepasang suami istri dan suster tadi.
" ini dok pasiennya, kalau begitu saya permisi dulu. "Ucap suster setelah itu pergi meninggalkan ruangan.
" henm"jawab cici. " baiklah silakan bapak ibu duduk dulu. " Ucapnya kepada pasien.
Dua orang itu pun duduk
" ada keluhan apa "ucap cici tanpa menoleh dia terus menatap buku nya untuk mencatat.
" begini dok saya dan suami saya sudah lama menikah tetapi sampai sekarang kami masih belum mempunyai anak" terang pasien.
Pasien laki laki:"iya dok barang kali ada yang bermasalah dengan kesehatan kami. "
"baiklah sekarang kita akan melakukan pemeriksaan ibu terlebih dahulu, baru setelah itu suaminya. " ucap cici.
__ADS_1
Setelah melakukan pemeriksaan selama kurang lebih 20 menit sepasang suami istri itu.
" menurut yang tertulis dalam laporan ini ibu dan bapak tidak mempunyai masalah apapun." jelas cici.
"tapi kenapa sampai sekarang kami belum mempunyai anak dok"tanya suami pasien.
" iya dok padahal kami sering melakukan hubungan." terang pasien.
Cici yang mendengar perkataan pasiennya yang ceplas ceplos hanya bisa tersenyum canggung.
" oh begitu, kalau boleh saya tau kalian melakukannya dimana, saya juga cukup heran anda mengatakan sering berhubungan tetapi belum mempunyai anak." tanya cici.
jangan salah sangka cici menanyakan hal ini karena menemukan kejanggalan dari ucapan pasiennya.
" begini dok kami sering berhubungan lewat Facebook, masengger, video call, wathsApp, telegram dan apa yang baru baru ini pa "jelas nya kepada cici dengan di iringi pertanyaan di akhir kepada sang suami.
" iya dok dan juga lewat Twitter dok " tambah sang suami menimpali ucapan istri nya.
" begitu dok, kami heran sudah sering berhubungan kami masih belum mempunyai anak sampai sekarang padahal sudah lima tahun menikah. Bisakah anda menjelaskan supaya kami bisa mempunyai anak dok."tanyanya kepada cici.
Setelah mendengar penjelasan itu cici dengan cepat mengalihkan pandangannya dari hasil laporan yang sedang dia baca kepada sepasang suami istri itu.
" ohh, senang saja pak,, bu',, kalau mau mempunyai anak, itu sangat mudah solusinya."jawab cici.
"bagaimana caranya dok " tanyanya.
" iya dok bagaimana caranya"suami pasien menimpali.
"senang saja kalian hanya perlu ..................'"(memperbaiki otak kalian yg geser itu)"'ucap cici dalam hati.
Lama cici terdiam dia pun melanjutkan ucapan nya
"hanya perlu download anak saja." ujar cici.
__ADS_1