
Namaku sue jian,aku adalah gadis yang terkenal dengan
sifat dingin dan cuek. aku tinggal di kota B di cina . Aku lahir di keluarga
terpandang, dimana aku adalah seorang
dokter bedah umum yang bekerja di sebuah rumah sakit yang aku dirikan sendiri
yang sangat terpandang. Aku memulai karirku Ketika kau memutuskan untuk hidup
sendiri, meskipun itu bukan yang keluargaku mau. Aku mendirikan rumah sakitku
dengan kerja kerasku sendiri.melalui banyak penderitaan sehingga rumah sakit
itu bisa berkembang pesat. Keluargaku selalu memintaku untuk tinggal di rumah
supaya aku bisa mewarisi bisnis perusahaan yang dipegang ayahku. Tetapi karena
aku sdh memutuskan untuk meninggalkan rumah,jadi ayahku masih sempat sampai
sekarang membujukku untuk memegang bisnis tersebut.
Pada saat waktu Ketika perusahaan ayahku sudah tidak
terkontrol ayahku jatuh sakit dan hanya akulah yang diharapkannya untuk
mengurus perusahaannya itu. Ya… terpaksa aku harus menyetujuinya. Karena rasa
sayangku kepada orang tuaku, kali ini aku harus mengalah demi mereka.
Di siang hari
tepatnya di rumah sakit aku beranjak pergi ke ruangan pasien dimana itu adalah
kamar ayahku. Ketika itu aku sedang berbincang dengan ayahku,
“nak….. kali ini dengarkanlah ayah. Ayah mau
kamu yang mengontrol perusaahan ayah.” Ucap ayah sambil menggenggam tangan
sue.
“huff….. baiklah ayah, kali ini sue mengalah deh.”ucap sue
sambil mengelus-elus tangan ayahnya dan senyum sembari menyemangatkan ayahnya
yang sedang sakit itu.
Kemudian masuklah ibu sue dan bercakap-cakap dengan suami dan anaknya;
“yah…. Udah jangan cemasin lagi tu perusahaan. Yang penting anak
kita sudah setuju untuk mengurusnya. Iyakan nak?....
“iya yah…. Udah.. jangan pikirin lagi” ucap sue
“ tapi nak….” Ucap
ayah sambil memasang muka serius bercampur khawatir
__ADS_1
“ udah…. Biar aku yang handle semuanya yah. Udah-udah
sekarang lebih baik ayah istirahat supaya bisa cepat sembuh yah….” Ucap sue
sembari menyelimuti ayahnya
“ oke-oke…. Tapi janji yah ke ayah, kamu bisa mengendalikan
perusahaan itu Kembali seperti semula lagi. Ucap ayah sabil berbaring di
ranjang.
“m… okey” ucap sue membalas kata ayahnya sembari
mengedipakan mata dan senyum kepada ayahnya itu.
Setelah itu sue
bergegas pergi ke perusahaan ayahnaya
itu. Sesampanya di kantor, ia melihat keadaan kantor yang begitu berantakan.
Banyak kariawan yang mengundurkan diri dan ada pula yang masih setia un tuk
bekerja di perusahaan itu. Lalu Ketika sekertaris ayahnya hendak
menghampirinya, diapun langsung bertanya;
“sekertaris hans…!, bagaimana perkembangan perusahaan ini?”
ucap sue saat bertanya kepada sekertaris ayahnya itu
dijelaskan.” Ucap sekertaris hans
“ tapi… perusahaan ini masih bisa stabil buakan?” ucap sue
bertanya ulang.
“ sepertinya begitu nona muda!.” Ucap hans membalasnya. Dan
sue hanya mengangguk- angguk mendengarnya.
“ oh iya, nanti ada klien dari perusahaan lin yang akan
dating untuk mengahdiri rapat dan saya harap nona mudah bisa menggantikan pak
ceo untuk mewakili rapat. Ucap hans
“ oke… baik. Mmm…. Jam berapa kira-kira rapat dimulai?” ucap
sue bertanya lagi
“ lima menit lagi klien sampai ke sini. Setelah mereka
datang, rapat langsung dimulai.”
“oh baiklah saya tunggu di ruang rapat oke….”ucap sue dengan
muka yang santai berbalik dan melangkah ke ruang rapat.
__ADS_1
Setelah 5 menit kemudian, klienpun datang. Klien tersebut
adalah anak dari presiden di kota B. nama klien tersebut adalah brian lin yang
merupakan ceo dari perusahaan lin yang sangat terkenal dan merupakan perusahaan
pertama yang sangat terkemuka. Ceo perusahaan lin adalah orang terkenal dingin
dan arogan. Dia mampu melakukan hal apapun yang ia inginkan. Dia selalu
memenangkan tender dari perusahaan-perusahaan lain.
Ketika brian lin memasuki ruang rapat, ia melihat seorang
gadis yang duduk dengan muka yang cantik dan kelihatan tegas. Kemudian rapat
pun dimulai. Ketika rapat berlangsung, sue sangat handal dalam menjelaskan
tentang proyek yang dibahasnya. Dan Ketika itu brian lin yang terlihat arogan, dia
menatap sue dengan penuh keheranan dan merasa kagum yang disertai dengan rasa
penasaran.
“ wow aku tidak menyangka ada gadis yang sangat pintar,
tegas, dan sangat berwibawa sepertinya.” Ucap brian lin sambil bergumam.
Sampai Ketika sue selesai menjelaskan dan bertanya kepada
brian, tetapi brian terlanjur larut dalam gumamnya dan tidak memerhatikan
perkataan sue. Dia hanya ,membayangkan kepenasarannya akan sue.
“pak….pak…,anda bisa mendengarkan saya?” ucap sue sambil
keheranan.
Lalu bergegaslah sekertaris roy ( sekertaris dari brian lin)
untuk menepuk bahu bosnya agar bosnya sadar dati hayalannya.
“bos….” Ucap roy sambil menepuk bahu bosnya
“eh… iya apa?” ucap
brian setelah iya sadar.
“ maaf mungkin ada hal lain yang diusulkan terkait dengan
poyek ini?”
“oh.. tidak. Tidak ada lagi. Kalau begitu saya setuju dengan
hasil ini.” Ucap brian sambil tergesa
-gesa dan memalingkan mukanya yang merah itu.
Setelah itu meetingpun selesai. Brian Kembali ke
__ADS_1
perusahaannya Bersama dengan sekertariasnya.