Dokter Yang Dingin

Dokter Yang Dingin
EPISODE 1


__ADS_3

Namaku sue jian,aku adalah gadis yang terkenal dengan


sifat dingin dan cuek. aku tinggal di kota B di cina  . Aku lahir di keluarga


terpandang, dimana aku  adalah seorang


dokter bedah umum yang bekerja di sebuah rumah sakit yang aku dirikan sendiri


yang sangat terpandang. Aku memulai karirku Ketika kau memutuskan untuk hidup


sendiri, meskipun itu bukan yang keluargaku mau. Aku mendirikan rumah sakitku


dengan kerja kerasku sendiri.melalui banyak penderitaan sehingga rumah sakit


itu bisa berkembang pesat. Keluargaku selalu memintaku untuk tinggal di rumah


supaya aku bisa mewarisi bisnis perusahaan yang dipegang ayahku. Tetapi karena


aku sdh memutuskan untuk meninggalkan rumah,jadi ayahku masih sempat sampai


sekarang membujukku untuk memegang bisnis tersebut.


Pada saat waktu  Ketika perusahaan ayahku sudah tidak


terkontrol ayahku jatuh sakit dan hanya akulah yang diharapkannya untuk


mengurus perusahaannya itu. Ya… terpaksa aku harus menyetujuinya. Karena rasa


sayangku kepada orang tuaku, kali ini aku harus mengalah demi mereka.


Di siang hari


tepatnya di rumah sakit aku beranjak pergi ke ruangan pasien dimana itu adalah


kamar ayahku. Ketika itu aku sedang berbincang dengan ayahku,


“nak….. kali ini dengarkanlah ayah. Ayah mau


kamu yang mengontrol perusaahan ayah.” Ucap ayah sambil menggenggam tangan


sue.


“huff….. baiklah ayah, kali ini sue mengalah deh.”ucap sue


sambil mengelus-elus tangan ayahnya dan senyum sembari menyemangatkan ayahnya


yang sedang sakit itu.


Kemudian masuklah ibu sue  dan bercakap-cakap dengan suami dan anaknya;


“yah…. Udah jangan cemasin lagi tu perusahaan. Yang penting anak


kita sudah setuju untuk mengurusnya. Iyakan nak?....


“iya yah…. Udah.. jangan pikirin lagi” ucap sue


“  tapi nak….” Ucap


ayah sambil memasang muka serius bercampur khawatir

__ADS_1


“ udah…. Biar aku yang handle semuanya yah. Udah-udah


sekarang lebih baik ayah istirahat supaya bisa cepat sembuh yah….” Ucap sue


sembari menyelimuti ayahnya


“ oke-oke…. Tapi janji yah ke ayah, kamu bisa mengendalikan


perusahaan itu Kembali seperti semula lagi. Ucap ayah sabil berbaring di


ranjang.


“m… okey” ucap sue membalas kata ayahnya sembari


mengedipakan mata dan senyum kepada ayahnya itu.


Setelah itu sue


bergegas  pergi ke perusahaan ayahnaya


itu. Sesampanya di kantor, ia melihat keadaan kantor yang begitu berantakan.


Banyak kariawan yang mengundurkan diri dan ada pula yang masih setia un tuk


bekerja di perusahaan itu. Lalu Ketika sekertaris ayahnya hendak


menghampirinya, diapun langsung bertanya;


“sekertaris hans…!, bagaimana perkembangan perusahaan ini?”


ucap sue saat bertanya kepada sekertaris ayahnya itu


dijelaskan.” Ucap sekertaris hans


“ tapi… perusahaan ini masih bisa stabil buakan?” ucap sue


bertanya ulang.


“ sepertinya begitu nona muda!.” Ucap hans membalasnya. Dan


sue hanya mengangguk- angguk mendengarnya.


“ oh iya, nanti ada klien dari perusahaan lin yang akan


dating untuk mengahdiri rapat dan saya harap nona mudah bisa menggantikan pak


ceo untuk mewakili rapat. Ucap hans


“ oke… baik. Mmm…. Jam berapa kira-kira rapat dimulai?” ucap


sue bertanya lagi


“ lima menit lagi klien sampai ke sini. Setelah mereka


datang, rapat langsung dimulai.”


“oh baiklah saya tunggu di ruang rapat oke….”ucap sue dengan


muka yang santai berbalik dan melangkah ke ruang rapat.

__ADS_1


Setelah 5 menit kemudian, klienpun datang. Klien tersebut


adalah anak dari presiden di kota B. nama klien tersebut adalah brian lin yang


merupakan ceo dari perusahaan lin yang sangat terkenal dan merupakan perusahaan


pertama yang sangat terkemuka. Ceo perusahaan lin adalah orang terkenal dingin


dan arogan. Dia mampu melakukan hal apapun yang ia inginkan. Dia selalu


memenangkan tender dari perusahaan-perusahaan lain.


Ketika brian lin memasuki ruang rapat, ia melihat seorang


gadis yang duduk dengan muka yang cantik dan kelihatan tegas. Kemudian rapat


pun dimulai. Ketika rapat berlangsung, sue sangat handal dalam menjelaskan


tentang proyek yang dibahasnya. Dan Ketika itu brian lin yang terlihat arogan, dia


menatap sue dengan penuh keheranan dan merasa kagum yang disertai dengan rasa


penasaran.


“ wow aku tidak menyangka ada gadis yang sangat pintar,


tegas, dan sangat berwibawa sepertinya.” Ucap brian lin sambil bergumam.


Sampai Ketika sue selesai menjelaskan dan bertanya kepada


brian, tetapi brian terlanjur larut dalam gumamnya dan tidak memerhatikan


perkataan sue. Dia hanya ,membayangkan kepenasarannya akan sue.


“pak….pak…,anda bisa mendengarkan saya?” ucap sue sambil


keheranan.


Lalu bergegaslah sekertaris roy ( sekertaris dari brian lin)


untuk menepuk bahu bosnya agar bosnya sadar dati hayalannya.


“bos….” Ucap roy sambil menepuk bahu bosnya


“eh…  iya apa?” ucap


brian setelah iya sadar.


“ maaf mungkin ada hal lain yang diusulkan terkait dengan


poyek ini?”


“oh.. tidak. Tidak ada lagi. Kalau begitu saya setuju dengan


hasil ini.” Ucap brian sambil tergesa


-gesa dan memalingkan mukanya yang merah itu.


Setelah itu meetingpun selesai. Brian Kembali ke

__ADS_1


perusahaannya Bersama dengan sekertariasnya.


__ADS_2