
Sore pun tiba. Ketika sue hendak pulang ke rumah sakit untuk
melanjutkan pekerjaannya dan juga sekalian mengecek keadaan ayahnya (xionan jian),
disitu ia terlihat sangat Lelah karena dia baru pulang dari pekrjaannya di
perusahaan. Ayahnya memerhatikannya yang sangat lesu itu dan ayahnyapun mulai
bercakap;
“nak…. Mengapa kamu terlihat sangat letih?....” tanya ayah
yang sedang memerhatikan sue yang terlihat Lelah
“Oh… itu yah…, biasalah banyak kerjaan yang diurus di kator dan apalagi di rumah sakit
ini, sangat melelahkan.” Jawab sue degan wajah yang terlihat berat.
“ ohh kenapa kamu nggak berhenti aja jadi dokter? Kan lebih
baik lagi pula rumahsakit ini kan milik kamu, jadi kamu bisa nggak kerja di
sini . kamu hanya butuh mempekerjakan dokter-dokter lain kalau kau mau dan kamu
bebas bekerja di perusahaan ayah sebagai ceo di perusahaan ayah.” Ucap ayah
sambil menceramahi sue.
“ nggak! Aku nggak mau. Aku lebih memilih untuk merawat
pasien dari pada aku harus kerja di dunia bisnis.”
“ hmm.. baiklah kalau memang itu maumu. Apalah boleh buat jika
itu yang kau mau!” ucap ayah sue sambil menyetujui permintaan sue.
“mmm… makasih ayahku sayang…” ucap sue sambil memeluk erat
ayahnya dengan wajah berseri-seri.
“iya anakku sayang….” Ucap ayah sambil tersenyum gembira.
Pada saat itu ibu sue (nian yan) baru Kembali membeli makanan dari kantin rumah
__ADS_1
sakit. Ketika ia masuk, ia melihat moment mengharukan itu Ketika kedua orang
yang sangat disayanginya baru terlihat akrab saat itu. Ia menjadi terharu
melihat moment tersebut dan tak sengaja butir-butir air dari matanya menetes. Ia
baru melihat suami dan anaknya akrab dari sekian lama Ketika mereka berdua harus
menghadapi pertikaian karena mereka memaksa sue untuk mengurus perusahaan. Banyak
hal yang buruk telah terjadi sampai sue memutuskan untuk pergi dari rumah dan mendirikan rumah sakitnya
sendiri. Kemudian setelah ibu sue mengingat masa lalunya itu, tak lama kemudian
ia pun sadar karena dari tadi sue dan ayah sue memanggilnya.
“ibu….” Sapa sue dan ayah beberapa kali
“ eh iya ada apa….” Jawab ibu sue yang masih mengeluarkan
air mata terharu.
“mengapa ibu menangis sih?” tanya sue sambil keheranan.
“ oh nggak kok, ibu Cuma kelilipan sesuatu tadi.”jawab ibu
“ oh… beneran nih gak apa-apa?” tanya sue sambil memastikan
ulang.
“ iya nggak apa-apa kok” jawab ibu sue dengan meyakinkan sue
bahwa tidak terjadi apa-apa.
“ okey… ohw ibu bawa apaan itu?” tanya sue sambil melirik kresek
yang dibawa oleh ibunya
“ini…. Hanya makanan, biasalah kan ibu nginap di sini dan
harus jagain papa kamu.
“ohhh okey kalau begitu ibu makan aja, karena aku juga harus
__ADS_1
pergi mengurus sesuatu di perusahaan.” Ucap sue yang hendak bergegas ke kantor.
“ngakk mau makan dulu kamu?” tanya ibu sue
“ sudah tadi di restoran.” Jawab sue
“ ohh oke hati-hati ya.” Ucap ibu sue
“ oke deh dah ayah,dah bu” ucap sue sambil melambaikan
tangannya keluar dari ruangan.”
Disisi lain di perusahaan
lin.
“roy! Kamu sudah dapat infonya nggak?” tanya bossnya(brian
lin).
“ sudah bos. Ini dia data dari nona muda sue dari perusahaan
jian .”jawab roy sambil memberikan map yang berisikan data informasi sue.
“ okey Kembali bekerja” ucap brian memerintah bawahannya.
Ketika roy keluar dan brianpun membacanya dengan seksama.
“hm… sepertinya gadis ini cukup menarik. Dia rupanya keras
kepala,dia melawan kepada kedua orang tuanya hanya karena dia ingin mandiri dan
dia memang gadis cerdas. Dia mendirikan rumah sakit x yang sangat besar itu
dengan jeri payahnya sediri. Dan Ketika ayahnya sakit ia terpaksa harus
menggantikan posoisi ayahnya itu. Dan aku menilainya sangat bagus dan terampil.”
Ucap bryan sambil membaca data diri sue dan hendak mengagumi sue.
“ tapi ternyata dia jauh lebih mudah 5 tahu dariku. Dan akan
lebih menarik jika dia bisa menjadi milikku aku akan memikirkan cara supaya aku
__ADS_1
bisa memilikinya.”Ucap bryan sambil memikirkan
cara untuk mendapatkan hati sue.