
Sementara dalam perjalanan pulang, sue berhenti dan mengomel
seakan-akan ia sedang memaki-maki orang. Dia merasa kesal karena dia sudah
bertimu dengan brian lin yang membuatnya tidak berminat lagi untuk membeli
makanan untuk dimakannya.
“huh…!!!. Ngapain sih dia nongol disana?, bikin kisal ajah….
Udah nanyak nggak jelas sampai gue nggak ada minat lagikan untuk mampir ke
restoran favoritku!.” Omel sue sembari menendang-nendang pohon yang ada di
pinggir jalan.
“haaah…. Gue lapar…..” keluh sue bersungut-sungut kelaparan
Pada saat itu tak sengaja sue melihat sebuah warung yang
terlihat sepi dan dia berinisiatif membeli makanan di tempat itu.
“ ehh….. kok gue baru tau yah kalau ada sebuah warung di
sana? Terus pengunjungnya sepi lagi.” Ucap sue menatap warung itu.
“hmm….. sepertinya aku harus memesan makananan di situ aja
deh daripada balik ke restoran tadi, nanti malah ketemu lagi dengan tukang
ngeselin itu!.” Gumam sue dengan mata sinis.
Ketika itu pergilah sue menghampiri warung itu dan mencoba
makanan yang ada di warung itu. Ketika makanannya diantarkan kepadanya, diapun sesegera
mencicipinya karena terlalu penasaran dengan apa yang membuat warung itu menjadi
sepi.
“hm…. Gue penasaran, mengapa bisa warung ini menjadi sepi?. Kayaknya
aku harus selidiki deh.” Ucap sue sambil menopang dagunya menggunakan tangannya
dengan wajah penasaran.
“malam bu…. Apa yang anda ingin pesan?”sapa pelayan warung
itu.
“oh…. Iya saya ingin memesan makanan yang dihidangkan di
tempat ini. Masing-masing satu porsi yah.” Jawab sue sembari menatap pelayan
__ADS_1
itu.
“oke bu…. Silahkan ditunggu pesanannya.”ucap pealayan sambil
melangkah pergi dari hadapan sue.
Pada saat pesanan sue telah dihidangkan di atas meja yang
ada di hadapan sue, diapun segera mencobanya karena sudah sangat lapar dan
karena rasa penasaranya itu. Ketika sue mencicipi masing-masing makanan itu dia
sangat kaget Ketika dia tau bahwa makananan itu sangat lezat. Dan ia sangat
heran.
“um….. mengapa warung yang menyediakan makanan selezat ini
memeiliki pengunjung yang sepi yah?” gumam sue dengan wajah keheranan.
“kayaknya akau harus tanya langsung sama pemilik warung ini
deh.” Gumam sue sambil memikirkan ide untuk menanyakan langsung kepada pemilik
warung itu.
“ ettt…. Nggaak usah deh yang penting aku sudah makan. Busettt
aku kenyang bangat dah….” Guamam sue mengubah pemikirannya.
menatap handphonnya melihat jam.
“ aduh…. Udah jam 9 rupanya. Ahh…. Sialkan gara-gara si
brian lin itu!. Gue udah jadi nyasar
kesini kan jadinya!....”ucap sue dengan ekspresi kesal.
“ aku harus pulang cepat soalnya besok masih harus ada rapat
di kantor dengan presiden lin itu.” Ucap sue sambil melambaikan tangannya
kepada pelayan.
“ini semua berapa harganya?” tanya sue pada pelayan warung
itu.
“ harga semuanya jadi 200 won (400 ribu rupiah).” Jawab
pelayan itu.
Setelah itu sue pun membayarnya dan hendak bergegas pulang
__ADS_1
ke rumahnya.
Ketika sue hendak berjalan menuju ke rumahnya, iapun bertemu
Kembali dengan brian lin di pertengahan jalan dan brian hendak turun dari mobilnya
dan menghampiri sue. Ia berniat mengajak sue pulang dan mempersilahkan sue naik
ke mobilnya.
“oh… presdir sue, kita beremu lagi yah….”sapa brian setelah
keluar dari mobilnya.
“hm… kok bisa gitu gue bertemu dengan orang ini lagi?”gumam
sue tanpa mengiraukan brian.
“ presdir sue?... apa anda bisa mendengar saya?....” ucap brian
melambai-lambaikan tangannya di depan wajah sue.
“ah…. Maaf saya nggak memerhatikan pak presdir.” Jawab sue (dingin).
“ kalau begitu dimana mobil anda presdir sue?, apakah anda
tidak membawa mobil anda?” tanya brian.
“ tidak…. Saya tidak membawanya karena saya sedang malas
untuk mengendarai mobil saya.” Ucap sue sambil menatap brian.
“Oh… kalau begitu apakah saya bisa mengantar presdir pulang?
Takutnya banyak preman di sekitar sini?” tanya brian yang ingin mengajak sue
naik ke mobilnya.
“ hmm…. Menurut saya tidak usah karena saya bisas memanggil
taksi.”jawab sue singkat dengan ekspresi dingin.
“tapi mana ada taksi yang masih mangkal di sekitar sini
apalagi di tengah larut malam begini?” ucap brian menyangkal sue.
“ huff…. Baiklah kalau begitu ayo pergi.” Ucap sue menyetujui
brian.
“silahkan masuk….”ucap brian sambil menbuka pintu mobilnya
untuk sue.
__ADS_1
Maka sure pun diantar pulang oleh brian.