
saat di dalam kamar*
pada saat mereka berdua berdiri sempoyongan di depan tempat tidur dan juga kebetulan kamar itu dalam keadaan gelap tetapi karena adanya cahaya bulan yang menerangi kamar itu dari jendela jadi kamar itu sedikit ada pencahayaan. pada saat itu sue seketika merasakan mual.
"ueeek....... ueeek......."sue sambil menutup mulutnya dengan tangannnya dan bergegas masuk ke dalam kamar mandi dengan berlari sempoyongan.
brian yang melihat itu hanya bisa diam karena tidak berdaya akan mabuk beratnya itu.
"argh..... sepetinya ini sudah berlebihan." ucap brian yang merasa pusing sambil meremas kuat rambutnya dan seketika itu " brukk..." iapun terjatuh terlentang ke atas ranjang dan pingsan.
di sisi lain, sue masih memuntahkan sisa-sisa minuman beralkohol yang sudah diminumnya itu.
pada saat merasa lega, sue pun menyerka wajahnya dengan air yang mengalir dari kran dan segera keluar dari dalam kamar mandi sambil sempoyongan.
dia merasa hari ini sangat sial sambil memukul-mukul kepalanya. pada saat sue berada di depan tempat tidur itu, sue pun membaringkan dirinya ke atas tempat tidar dan terlelap. tanpa ia sadari bahwa ternyata dia seranjang dengan brian.
pagi hari*
ketika kemerlipan cahaya memesuki ruangan kamar tersebut dan menerangi sue dan brian. tanpa mereka sadari mereka telah tidur dengan posisi saling berpelukan. pada saat sue sedang dengan nyamannya menumpukan kepalanya di dada bidang milik brian, seketika itu dia meraba-raba dada itu dan megera memjamkan mata karena terkejut.
pada saat sue melihat bahwa ada seseorang yang sedang ia peluk, iapun terbangun dan berteriak keras
"Aaahhh..." sue segera menutup mulut dengan tangannya dan melototi lelaki itu. seketika mendengar suara terikan itu tidur brian terganggu dan iapun perlahan membuka matanya sambil mengucek-ngucek matanya.
__ADS_1
"ih.... apaansih itu?" ucap brian terbangun dan duduk di ranjang itu dan tanpa ia sadari bahwa sue tengah melototinya dari samping.
pada saat itu juga brian menadahkan wajahnya kesamping dan melihat sue. seketika itu brian menatapnya diam tanpa berkutik.
"hm.... apa yang kau lakuan ha?, pasti kau sudah melakukannya kepadaku kan?,oh... atau... kau sengaja supaya perjodohan itu berlanjut?" tanya sue menyerocos meyilangkan kedua tangannya di dada sembari mematap tajam brian.
brian yang melihat itupun terkekeh dengan tingkah laku seorang wanita di depannya.
" presdir sue? mengapa anda bisa bersama saya di sini?, ini adalah kamar saya? and whyyy....?" tanya brian lagi dengan menadahkan kedua tangannya seolah-olah kebingungan.
"hm....?"ucap sue menunduk sambil memegang kepalanya yang masih pusing.
" ok fine kalau begitu bolehkah anda minggir dari ranjang ini karena saya ingin mengecek sesuatu?" ucap sue sambil menadahkan kedua tangannya untuk mempersilahkan brian pindah dari tempat tidur.
"oke kalau begitu...." ucap brian sembari senyum tipis menyerigai sue.
"huff.... untung saja...." gumam sue lega dengan mengusap keringat yang ada di dahinya.
seketika itu brian pun tidak kuasa menahan tawa dan akhirnya diapun melepaskan tawanya terbahak bahak karena melihat tingkah sue yang lucu dan membuatnya gemas melihat sue.
"hahahahaha..... anda lucu bangat sih gemas deh..." ucap brian terbahak-bahak mearuh kedua tangannya di kedua pinggangnya.
"ih... apa-apaan sih. nggak lucu tau!" teriak sue dan akhirnya dia mengerucutkan mulutnya tanda ia tidak senang.
__ADS_1
"oke-oke.... tapi saya tidak habis pikir, masa seorang dokter tidak tau gejala seseorang yang yang telah berhubungan intim sih?. anda itu dokter pro atau hanya sekedar menyandang gelar dokter aja hah? " tanya brian meledek.
" yah sadari aja sendiri!" ucap sue sombong.
"huh... gue malas banyak bacot di sini mendingan gue pulang dari pada gue harus tersekap di sini, idih amit-amit deh." ucap sue cuek
" et.... nggak semudah itu anda pergi begitu aja tanpa tanggub jawab!" cegah brian dengan mengulurkan tangannya menghentikan sue.
" apaan sih pak presdir!, untuk apa saya harus bertanggung jawab hah?. kita aja nggak berbuat apa-apa pak, terus mau tanggung jawab untuk apa?. for what?." tanya sue lantang
" ya karena anda sudah memasuki kamar saya." jawab brian sombong
"hm.. oke berapa harganya emang?" tanya sue lagi sambil mencari-cari tasnya.
"oh my god, where is my bag?" sue terkejut ketika tasnya hilang.
pada saat sue sedang kebingungan mencari tasnya, tak lama setelah itu datanglah seorang pegawai hotel membawa tas sue dan sue segera mengambil tas itu dan mengambil uang tersebut lalu menadahkan uang itu ke hadapan brian. brian yang melihat itu terdiam
"nih... uangnya saya sudah ganti rugi." ucap sue menyombongkan diri dan menyodorkan uang itu di depan wajah brian.
akan tetapi brian hanya menyerigainya dengan senyuman tipis.
jadi guys gimana, apa ceritanya menarik? jika ya silahkan komen jika memang anda tertarik.
__ADS_1
dan terima kasih karena telah membaca karyaku.
"oh iya jika ada kalimat yang ketikannya salah mohon maaf karena saya mengetik menggunakan laptop dengan terburu-buru....."