Dokter Yang Dingin

Dokter Yang Dingin
EPISODE 8


__ADS_3

Di rumah sue tepatnya Ketika sue ingin keluar dari mobil .


“okey…. Presdir brian, terima kasih karena anda harus repot


mengantarkan saya pulang.”ucap sue (dingin) sambil melepas sabuk pengaman


mobil.


“m… hati-hati  presdir


jian.” Ucap brian sambil menatap sue yang sedang membuka pintu mobil.


“hm. Malahan anda yang harus hati-hati, bukan saya karena


rumahku sudah tepat di hadapan saya.” Ucap sue menyangkal brian.


“m… masuk akal juga. Kalau begitu saya pergi.” Ucap brian


“ ya….” Ucap sue tidak peduli


Brian pun pergi dan sue masuk ke dalam rumahnya.


Di perjalanan sementara brian mengemudi.


“hahahah….. gadis itu lucu juga. Dia dingin, tapi dia juga


bisa mengelak dengan alasan yang masuk akal. Memang Wanita itu sangat


menakjubkan.” Ucap brian sembari menyetir dan tertawa terbahak-bahak.


Di sisi lain saat sue di rumah.


“ huh…. Akhirnya bebas juga.”ucap sue sambil tersenyum


Bahagia sembari membaringkan tubuhnya di atas Kasur.


Satu menit kemudian setelah sue memenjamkan matanya


“biiib…..biiiib……biiib!”,  handphone sue


pun berdering menandakan adanya panggilan masuk. Sue langsung membuka mata dan


mengangkat telponnya.


“ hallo…..,ada apa pak xiofang ran?”ucap sue (cuek) menjawab


telpon dari mantan kekasihnya.


“hallo…. Sue, kamu sedang apa?”tanya xiofang beralasan


“hah…. Apa urusannya dengan anda ya?.lagian mengapa anda

__ADS_1


menelpon saya?.” Tanya sue heran


“ah….. nggak kok. Oh iya kamu jangan bicara dengan Bahasa


formal jika dengan aku yah.” Ucap xiofang sambil senyum menggaruk-garukkan


kepalanya.


“tidak apa-apa pak.” Ucap sue sambil menjulingkan mata ke


atas.


“ngak…. Kamu masih marah ya sama aku?.” Ucap xiofan


bermaksud merayu sue


“hm… nggak untuk apa saya marah?” jawab sue


“tapi…..”


“udah deh…. Jangan bahas lagi. Bay……. (tut….tut….tut….)” sue


langsung mematikan handphonnya dan langsung memenjamkan mata dan tertidur.


Pada saat itu Ketika sue hendak tertidur, pesan pun masuk ke


handphone sue dan sue terbangun  membaca


“nak….. besok ada pertemuan keluarga, jadi kamu harus datang


yah di restoran A. ingat besok harus datang.” Isi pesan dari ibu sue


“ huff… pertemuan apa lagi sih?. Pasti ada lagi nih rencana


ayah dan ibu.”gumam sue curiga.


“oke bu…. Aku akan datang.” Jawab sue menjawab pesan ibunya.


kemudian dia lanjut tertidur.


Di sisi lain Ketika brian sedang berada di sebuah bar, Ketika


dia sedang masuk, dia mendapati sahabatnya  yang Bernama ronxi yang adalah sahabatnya semasa kecil.


“ hei… brian, tumben kamu datang ke sini!. Ada apa?”ucap


ronxi sambil duduk Bersama dengan Wanita-wanita penghibur.


“m…. tentu seperti biasa, mampir minum dan menyenangkan diri.”


Ucap brian (sombong)

__ADS_1


“ ohh…. Aku dengar kamu sementara dijodohkan yah oleh orang


tuamu?, lalu alexa dikemanakan nantinya?”tanya ronxi  sambil mempersilahkan Wanita penghibur untuk


pergi


“yah gitulah…., huff….. soal alexa… yah hanya dia yang masih


belum bisa memutuskan apakah dia bersedia menikah bersamaku .” Jawab brian


terus terang


“ bukannya kamu cinta mati yah sama dia?”tanya ronxi


“yah…., Tapi…. Aku nggak mungkin bisa mengelak dari perjodohan


ini! Karena Wanita yang ingin dijodohkan denganku ialah anak dari sahabat


ayahku.” Jawab brian


“ hah…. Benarka?. Wah…. Susah juga yah?” ucap ronxi menggaruk-garukkan


kepalanya.


“ oh… siapa nama Wanita itu?” tanya ronxi


“hm… Namanya sue jian, dia adalah pewaris perusahaan jian.” Jawab


brian


“ oh… dia, kudengar katanya dia adalah gadis dingin dan cuek


Tetapi dia sangat berbakat loh.”ucap ronxi


“ yah…. Memang orangnya seperti itu. Aku sudah melihatnya. Dia


adalh gadis paling dingin dan cuek yang pernah aku temui. Siapa sangka dia


berani bersikap dingin kepadaku. Tetapi aku akan coba melihat lebih jauh perubahan


sikap Wanita itu.” Ucap brian memegangi dagunya


“hm…. Apakah kamu akan menjadi seorang yang selalu membuntuti


seorang Wanita?” tanya ronxi


“  tidak…. Tetapi aku


sudah memiliki mata-mata untuk mengurusnya. Jawab brian dengan muka penuh rencana


“oh… oke. Silahkan nikmati minuman anda presdir lin. Ucap

__ADS_1


ronxi sambil menadahkan gelas yang berisikan minuman kepada brian.


__ADS_2