Dokter Yang Dingin

Dokter Yang Dingin
EPISODE 13


__ADS_3

Ketika kedua orang asing itu lanjut memaksa sue dan malahan


semakin memaksa dan bertindak kasar mulai dari menarik, memukul, dan memaksa


menggendong sue agar mereka menikmati tubuh sue yang sedang tidak  berdaya karena mabuk. Akan tetapi pada saat brian melihat hal itu, hatinya seperti terasa terganggu melihat sue yang


menangis karena meerasa kesakitan dan brianpun  tidak tidak tinggal diam dan  dengan cepat ia melangkah menghampiri


orang-orang itu dan brian langsung melayangkan tinju pada wajah orang-orang itu


sehingga merekapun kapok dan berlari.


Banyak orang yang menyaksikan hal itu dan mereka semua


tercengang melihat seorang yang tampan dengan tubuh yang kekar sedang menghajar


para lelaki yang kurang ajar. Lalu pada saat itu brian memeluk sue yang sangat


ketakutan dan tubuhnya bergetar hebat sehingga brian mengeratkan pelukannya.


Pada saat sue sudah merasa tenang tetapi masih  dalam keadaan mabuk, brian membuat sue duduk Kembali di bangku dan brian


juga duduk di depannya. Sedangkan sue masih terisak dengan tangisan.


“andai saja aku tidak percaya kepada xiofeng! Andai saja aku


tidak cinta dengan kak xiofeng!. Mungkin aku tidak akan merasa sakit seperti


ini.huuuhuu…..”ucap sue sambil menghayal,meremas kasar rambutnya.


Brian hanya bisa  terdiam melihat sue yang sedang menangis karena merasa hancur, iapun

__ADS_1


mengambil kesimpalan bahwa sue sedang parah hati.


“loh.. kok nasibnya bisa samasenganku?. Hari ini  aku dan alexa juga putus karena sebuah hal


yang tak terduga.”ucap brian sambil tercengang menatap sue.


lalu saat itu juga


sue mengusap air matanya dan lanjut meminum minumam yang beralkohol. Sementara


itu brian juga meminum minuman yang sama. Dia menuangkan minuman itu ke dalam


cangkir dan menegoknya. Ketika brian sedang mabuk diapun mengajak sue


bercerita.


“ Hei kamu!... apakah kamu baru saja putus dari kekasihmu?”


tanya brian dalam keadaan setengah sadar.


Jawab sue yang masih setengah sadar menatap brian sengan mata yang sayub.


“Oh yah kalau begitu nasib kita sama, aku juga ditinggalkan


oleh kekasihku karena dia lebih mencintai orang lain”ucap brian


“m… benarkah, apakah kau masih mencintainya?” tanya sue


kepada brian


“Sebelumnya ya…. Tapi… mulai dari sekarang aku tidak

__ADS_1


mencintainya dan hatiku sangat kecewa akan kenyataan pahit itu. Segalanya telah


kuberikan kepadanya dan dia hanya mencintai orang lain. Aku sangat mencintainya


dan jiwakupun akan kuberikan kepadanya, tapi apalah yang haris aku lakukan. Aku


juga tidak bisa memaksanya jika benar dia tidak mencintaiku.” Ucab brian sambil


mengepal kedua tangannya dengan kemarahannya.


“Oh… oke. Kalau begitu mari kita hibur diri kita saja dengan


bersenang-senang di sini oke? Oke dong,


cheeers” ucap sue sambil mengangkat gelasnya.


Lalu brianpun mengikuti sue dan Ketika mereka sudah puas


akan minuman mereka, sue yang sedari tadi sudah tidak bisa menahan rasa


gairahnya, akhirnya brian mengajak sue pergi dengan menggandeng tangan sue dan


brian tau persis apa yang saat  ini


dibutuhkannya saat mabuk yang tidak lain adalah melepaskan nafsunya agar dia


bebas dari rasa gairah tersebut.


Sesampainya di sebuah kamar mewah milik brian yang secara


kebetulan berada di bar tersebut, dan bar itu adalah milik brian. Pada saat

__ADS_1


brian masuk ke dalam kamar dan tak lupa juga dia menggandeng tangan sue masuk


ke dalam kamar tersebut.


__ADS_2