
Ketika kedua orang asing itu lanjut memaksa sue dan malahan
semakin memaksa dan bertindak kasar mulai dari menarik, memukul, dan memaksa
menggendong sue agar mereka menikmati tubuh sue yang sedang tidak berdaya karena mabuk. Akan tetapi pada saat brian melihat hal itu, hatinya seperti terasa terganggu melihat sue yang
menangis karena meerasa kesakitan dan brianpun tidak tidak tinggal diam dan dengan cepat ia melangkah menghampiri
orang-orang itu dan brian langsung melayangkan tinju pada wajah orang-orang itu
sehingga merekapun kapok dan berlari.
Banyak orang yang menyaksikan hal itu dan mereka semua
tercengang melihat seorang yang tampan dengan tubuh yang kekar sedang menghajar
para lelaki yang kurang ajar. Lalu pada saat itu brian memeluk sue yang sangat
ketakutan dan tubuhnya bergetar hebat sehingga brian mengeratkan pelukannya.
Pada saat sue sudah merasa tenang tetapi masih dalam keadaan mabuk, brian membuat sue duduk Kembali di bangku dan brian
juga duduk di depannya. Sedangkan sue masih terisak dengan tangisan.
“andai saja aku tidak percaya kepada xiofeng! Andai saja aku
tidak cinta dengan kak xiofeng!. Mungkin aku tidak akan merasa sakit seperti
ini.huuuhuu…..”ucap sue sambil menghayal,meremas kasar rambutnya.
Brian hanya bisa terdiam melihat sue yang sedang menangis karena merasa hancur, iapun
__ADS_1
mengambil kesimpalan bahwa sue sedang parah hati.
“loh.. kok nasibnya bisa samasenganku?. Hari ini aku dan alexa juga putus karena sebuah hal
yang tak terduga.”ucap brian sambil tercengang menatap sue.
lalu saat itu juga
sue mengusap air matanya dan lanjut meminum minumam yang beralkohol. Sementara
itu brian juga meminum minuman yang sama. Dia menuangkan minuman itu ke dalam
cangkir dan menegoknya. Ketika brian sedang mabuk diapun mengajak sue
bercerita.
“ Hei kamu!... apakah kamu baru saja putus dari kekasihmu?”
tanya brian dalam keadaan setengah sadar.
Jawab sue yang masih setengah sadar menatap brian sengan mata yang sayub.
“Oh yah kalau begitu nasib kita sama, aku juga ditinggalkan
oleh kekasihku karena dia lebih mencintai orang lain”ucap brian
“m… benarkah, apakah kau masih mencintainya?” tanya sue
kepada brian
“Sebelumnya ya…. Tapi… mulai dari sekarang aku tidak
__ADS_1
mencintainya dan hatiku sangat kecewa akan kenyataan pahit itu. Segalanya telah
kuberikan kepadanya dan dia hanya mencintai orang lain. Aku sangat mencintainya
dan jiwakupun akan kuberikan kepadanya, tapi apalah yang haris aku lakukan. Aku
juga tidak bisa memaksanya jika benar dia tidak mencintaiku.” Ucab brian sambil
mengepal kedua tangannya dengan kemarahannya.
“Oh… oke. Kalau begitu mari kita hibur diri kita saja dengan
bersenang-senang di sini oke? Oke dong,
cheeers” ucap sue sambil mengangkat gelasnya.
Lalu brianpun mengikuti sue dan Ketika mereka sudah puas
akan minuman mereka, sue yang sedari tadi sudah tidak bisa menahan rasa
gairahnya, akhirnya brian mengajak sue pergi dengan menggandeng tangan sue dan
brian tau persis apa yang saat ini
dibutuhkannya saat mabuk yang tidak lain adalah melepaskan nafsunya agar dia
bebas dari rasa gairah tersebut.
Sesampainya di sebuah kamar mewah milik brian yang secara
kebetulan berada di bar tersebut, dan bar itu adalah milik brian. Pada saat
__ADS_1
brian masuk ke dalam kamar dan tak lupa juga dia menggandeng tangan sue masuk
ke dalam kamar tersebut.