
“A….AYAH! kok ayah
bisa ada di sini?”ucap brian yang saat itu sedang canggung karena kaget ayahnya
tiba-tiba datang.
“hm…. Kau pikir perusahaan ini ayah buat untuk dijadikan
tempat memalukan seperti ini hah! Dasar anak sialan.” Ucap sang ayah yang masih sangat marah dan merasa kecewa akan
anaknya itu.
“ iya aku mengerti ayah. Tadi juga hanya kesalahpahaman saja.”
Ucap brian yang hendak membela diri.
“ h… kau pikir ayah percaya semua itu. Berani-beraninya kau
membawa Wanita ****** ke dalam perusahaanku!” ucap sang ayah yang tidak mau
mendengarkan penjelasan brian.
“ oke…. Kalau gitu kita pergi ke ruang cctv kalau memang
ayah tidak percaya.” Ucap brian yang hendak membuktikan kebenarannya.
“ baik, kita lihat apakah seemuanya adalah kesalahanmu atau
perempuan ****** itu.”
Pada waktu itu mereka berdua keluar dari kantor dan hendak berjalan
ke ruangan cctv perusahaan untuk membuktikan kesalahan brian. Pada saat tiba di
ruangan merekapun melihat kedaan sebenarnya melalui rekaman cctv itu. Mereka mendapati
bahwa perempuan itulah yang memaksa brian agar brian bisa dipeluk olehnya dan
akhirnya ayahnya pun meminta maaf kepada brian sembari keluar dari ruangan cctv
tersebut.
“ nak… maafkan ayah yang sudah menuduhmu yang tidak-tidak.”ucap
sang ayah menyesali kesalahannya.
“ udah ayah, jangan dipikirkan lagi kan wajar juga ayah marah.”
Balas brian yang tidak mau melihat ayahnya merasa bersalah.
“ oh iya ayah ada urusan apa datang ke perusahaan?” tanya
brian
__ADS_1
“ uhm…. Begini kedatangan
ayah kesini untuk membahas sesuatu denganmu.” Jawab sang ayah sambil duduk di
atas sofa yang berada di dalam ruangan kantor brian.
“ hah! Apa itu?. Apakah mengenai bisnis?” tanya brian yang sedang
penasaran.
“ begini, ayah memiliki seorang sahabat. Dia sekarang dirawat
di rumah sakit dan dia memiliki anak perempuan yang cantik.maukah kau
menikahinya?” ucap sang ayah yang sedang memberikan penjelasan kepada brian.
“ apa? Jadi ayah ingin menjodohkanku?, kan ayah tau aku mencintai
alexa dan aku akan melamarnya bulan depan!.” Ucap brian yang tidak setuju
dengan hal itu.
“ sampai kapan kamu akan menunggu gadis itu pulang?. Gadis itu
takkan pernah pulang percaya deh sama ayah.” Ucap sang ayah yang ingin
meyakinkan brian.
“ tapi ayah….” Ucap brian sambil menatap ayahnya yang seakan-akan
“huf…. Oke nanti aku akan cek orangnya. Ayah tau nama gadis
itu kan?, siapa Namanya?” tanya brian
“ Nama gadis itu adalah sue, yah sue jian anak sahabat ayah xionan
jian yang memiliki perusahaan jian itu.” Jawab sang ayah memperkenalkan gadis
yang dimaksudkannya.
“oh…. Itu yang ayah maksud toh,um…. Oke nanti aku pikirkan.”
Ucap brian yang masih berfikir tentang sue.
Ayahnya pun pulang dengan hati yang ceria dan hendak
bergegas ke rumah sakit untuk memperbincangkannya dengan sahabatnya itu.
Saat tiba Ketika ayah brian pun pergi menemui ayahnya sue di rumah sakit dan hendak memasuki
ruangan temannya itu dirawat, dia hendak menyapa sahabatnya yang sedang
berbincang-bincang dengan istrinya itu. Mereka berdua membicarakan mengenai
__ADS_1
perjodohan anaknya. Ketika ayah brian masuk, mereka pun lanjut berbincang mengenai
perjodohan itu.
“maaf pak. Apakah anda dan keluarga anda sudah sepakat akan
hal ini?” tanya ibu sue yang masih terlihat ragu.
“ hm…. Seluruh keluarga sudah detuju. Tapi hanya sue dan
brian yang masih mempertimbangkan keputusan ini. Kita hanya akan mengharapkan
persetuan mereka karena mereka yang akan mengambil keputusan itu.” Jawab ayah
brian yang masih kebingungan.
“huff… yah mungkin itu adalah hal yang lebih baik jika
mereka mempertimbangkannya.” Ucap ibu sue sambil mengeluarkan nafas legah.
“ um…. Oh iya apakah mereka berdua sudah bmemperbincangkannya
dengan sahabatnya itu.
eremu dan saling mengenal?” tanya ayah sue.
“oh iya saya lupa rencana untuk mempertemukan mereka berdua!”
jawab ayah brian yang terlihat panik.
“ kalau begitu kita akan atur pertemuan mereka secepatnya
agar mereka bisa cepat memutuskan apakah mereka cocok atau tidak.” Ucap ibu sue
sembari berpikir untuk mengatur pertemuan brian dan sue.
“ baiklah besok saya akan kabarkan dimana tempat pertemuannya
sekaligus rapat keluarga akan diadakan supaya tidak ada kesalah pahaman nantinya.”
Ucap ayah brian dengan yakin.
“ uhm… baiklah kita akan mengadakan rapat pertemuan keluarga
besok.”ucap ibu sue menyetujui penapat ayah sue.
“ oke kalau begitu saya pamit pulang dulu yah teman?” ucap
ayah brian sambil menepuk Pundak sahabatnya itu.
“ oke teman sampai jumpa besok.” Ucap ayah sue.
“ oke deh….. “ ucap ayah brian sembari tersenyum sambil melangkah
__ADS_1
keluar dari ruangan rawat sahabatnya itu.