Dokter Yang Dingin

Dokter Yang Dingin
EPISODE 5


__ADS_3

“A….AYAH!  kok ayah


bisa ada di sini?”ucap brian yang saat itu sedang canggung karena kaget ayahnya


tiba-tiba datang.


“hm…. Kau pikir perusahaan ini ayah buat untuk dijadikan


tempat memalukan seperti ini hah! Dasar anak sialan.” Ucap sang ayah  yang masih sangat marah dan merasa kecewa akan


anaknya itu.


“ iya aku mengerti ayah. Tadi juga hanya kesalahpahaman saja.”


Ucap brian  yang hendak membela diri.


“ h… kau pikir ayah percaya semua itu. Berani-beraninya kau


membawa Wanita ****** ke dalam perusahaanku!” ucap sang ayah yang tidak mau


mendengarkan penjelasan brian.


“ oke…. Kalau gitu kita pergi ke ruang cctv kalau memang


ayah tidak percaya.” Ucap brian yang hendak membuktikan kebenarannya.


“ baik, kita lihat apakah seemuanya adalah kesalahanmu atau


perempuan ****** itu.”


Pada waktu itu mereka berdua keluar dari kantor dan hendak berjalan


ke ruangan cctv perusahaan untuk membuktikan kesalahan brian. Pada saat tiba di


ruangan merekapun melihat kedaan sebenarnya melalui rekaman cctv itu. Mereka mendapati


bahwa perempuan itulah yang memaksa brian agar brian bisa dipeluk olehnya dan


akhirnya ayahnya pun meminta maaf kepada brian sembari keluar dari ruangan cctv


tersebut.


“ nak… maafkan ayah yang sudah menuduhmu yang tidak-tidak.”ucap


sang ayah  menyesali kesalahannya.


“ udah ayah, jangan dipikirkan lagi kan wajar juga ayah marah.”


Balas brian yang tidak mau melihat ayahnya merasa bersalah.


“ oh iya ayah ada urusan apa datang ke perusahaan?” tanya


brian

__ADS_1


“ uhm…. Begini  kedatangan


ayah kesini untuk membahas sesuatu denganmu.” Jawab sang ayah sambil duduk di


atas sofa yang berada di dalam ruangan kantor brian.


“ hah! Apa itu?. Apakah mengenai bisnis?” tanya brian yang sedang


penasaran.


“ begini, ayah memiliki seorang sahabat. Dia sekarang dirawat


di rumah sakit dan dia memiliki anak perempuan yang cantik.maukah kau


menikahinya?” ucap sang ayah yang sedang memberikan penjelasan kepada brian.


“ apa? Jadi ayah ingin menjodohkanku?, kan ayah tau aku mencintai


alexa dan aku akan melamarnya bulan depan!.” Ucap brian yang tidak setuju


dengan hal itu.


“ sampai kapan kamu akan menunggu gadis itu pulang?. Gadis itu


takkan pernah pulang percaya deh sama ayah.” Ucap sang ayah yang ingin


meyakinkan brian.


“ tapi ayah….” Ucap brian sambil menatap ayahnya yang seakan-akan


“huf…. Oke nanti aku akan cek orangnya. Ayah tau nama gadis


itu kan?, siapa Namanya?” tanya brian


“ Nama gadis itu  adalah sue, yah sue jian anak sahabat ayah xionan


jian yang memiliki perusahaan jian itu.” Jawab sang ayah memperkenalkan gadis


yang dimaksudkannya.


“oh…. Itu yang ayah maksud toh,um…. Oke nanti aku pikirkan.”


Ucap brian yang masih berfikir tentang sue.


Ayahnya pun pulang dengan hati yang ceria dan hendak


bergegas ke rumah sakit untuk memperbincangkannya dengan sahabatnya itu.


Saat tiba Ketika  ayah brian pun pergi menemui ayahnya sue di rumah sakit dan hendak memasuki


ruangan temannya itu dirawat, dia hendak menyapa sahabatnya yang sedang


berbincang-bincang dengan istrinya itu. Mereka berdua membicarakan mengenai

__ADS_1


perjodohan anaknya. Ketika ayah brian masuk, mereka pun lanjut berbincang mengenai


perjodohan itu.


“maaf pak. Apakah anda dan keluarga anda sudah sepakat akan


hal ini?” tanya ibu sue yang masih terlihat ragu.


“ hm…. Seluruh keluarga sudah detuju. Tapi hanya sue dan


brian yang masih mempertimbangkan keputusan ini. Kita hanya akan mengharapkan


persetuan mereka karena mereka yang akan mengambil keputusan itu.” Jawab ayah


brian  yang masih kebingungan.


“huff… yah mungkin itu adalah hal yang lebih baik jika


mereka mempertimbangkannya.” Ucap ibu sue sambil mengeluarkan nafas legah.


“ um…. Oh iya apakah mereka berdua sudah bmemperbincangkannya


dengan sahabatnya itu.


eremu dan saling mengenal?” tanya ayah sue.


“oh iya saya lupa rencana untuk mempertemukan mereka berdua!”


jawab ayah brian yang terlihat panik.


“ kalau begitu kita akan atur pertemuan mereka secepatnya


agar mereka bisa cepat memutuskan apakah mereka cocok atau tidak.” Ucap ibu sue


sembari berpikir untuk mengatur pertemuan brian dan sue.


“ baiklah besok saya akan kabarkan dimana tempat pertemuannya


sekaligus rapat keluarga akan diadakan supaya tidak ada kesalah pahaman nantinya.”


Ucap ayah  brian dengan yakin.


“ uhm… baiklah kita akan mengadakan rapat pertemuan keluarga


besok.”ucap ibu sue menyetujui penapat ayah sue.


“ oke kalau begitu saya pamit pulang dulu yah teman?” ucap


ayah brian sambil menepuk Pundak sahabatnya itu.


“ oke teman sampai jumpa besok.” Ucap ayah sue.


“ oke deh….. “ ucap ayah brian sembari tersenyum sambil melangkah

__ADS_1


keluar dari ruangan rawat sahabatnya itu.


__ADS_2