Dokter Yang Dingin

Dokter Yang Dingin
EPISODE 10


__ADS_3

“ okey….. saya akan pertimbangkan dahulu. Kalau begitu saya


permisi ke toilet dahulu.”ucap sue sembari memegang tasnya dan pergi ke toilet.


“m…. baiklah nak.” Ucap ayah sue sambil tersenyum.


Ketika sue hendak pergi ke toilet dengan wajah yang marah ,


tak disangka brian mengikutinya dari belakang. Kemudian brianpun menghentikan


sue dengan memgangi tangan sue. Dan sue membalikan badannya dan menatap brian


dengan penuh kemarahan.


“hei….. presdir sue jian….., jadi anda yang akan dijodohkan


dengan saya yah?.” Ucap brian yang sengaja menjebak sue dengan pertanyaan yang


ia ketahu sendiri.


“hm. Sorry… saya juga tidak ada urusan mengenai itu, tetapi


orang tua saya dan orang tua anda yang melakukannya.” Jawab sue menatap angkuh


brian dengan sabar.


Brian yang mendengarkan perkataan sue, kemudian melepaskan


tangannya.


“H….. jadi begitu yah.


It’s okey kalau begitu, tapi jangan harap anda bisa bebas jika anda ingin


menikah dengan saya.”ucap brian dengan sombong dan  mengancam sue.


“ saya juga tidak berharap kok kebahagiaan dari anda dan

__ADS_1


ingat satu hal lagi anda tidak berhak mengatur hidup saya karena saya tidak


sudi untuk hidup Bahagia dengan anda okay!”ucap sue dengan lancang.


“ oh iya, saya hampir lupa kalau saya akan membuat surat


kontrak perjanjian pernikahan dengan anda dan disitu kita akan lihat dan


mempertimbangkan apa yang akan disepakati. Dan…… apakah tidak ada lagi yang


ingin diperbincangkan, kalau begitu saya permisi!” ucap sue sambil membalikkan


badannya dan pergi dari hadapan brian.


“ hm…. Menarik. Sungguh menarik dan sangat-sangat menarik.” Gumam


brian sambil memegangi dagunya.


Pada saat sue Kembali dari toilet, iapun  duduk di bangkunya dan mulai berbincang dengan


keluarganya dan keluarga brian.


ayah sue


“hm. Tapi menurut pak presdir brian, apakah anda setuju atau


……” jawab sue dan bertanya lagi pada brian.


“hah… oh baiklah saya akan setuju. Tetapi bagi presdir sue


bagaimana?” jawab brian dan hendak melontarkan pertanyaan kepada sue.


“ okey. Saya setuju kalau begitu.” Jawab sue memegangi gelas


dan menatap brian  dengan cemberut.


“hm… gue pikir dia akan menolaknya. Tetapi yah sudahlah gue

__ADS_1


harus melakukannya untuk ayah.” Gumam sue


“ hhhhh…. Kalau begitu mari kita menentukan pertunangan  mereka, dan acara pernikahan mereka.”ucap


ayah sue dengan semangat.


“ ya kalau begitu…” jawab ayah brian dengan lega.


Saat Ketika pertemuan dengan keluarga brian selesai, mereka


pun keluar dari restoran dan hendak pulang.


Di depan restotan:


“ ayah, ibu saya akan pulang dengan kalian yah soalnya aku


nggak bawa mobil?” ucap sue ingin menumpangi mobil ayahnya.


“hm… boleh nak….” Ucap ayah sue.


“ eh…. Disinikan ada brian, nanti dia saja yang mengantarkan


kamu ke rumahmu yah.” Ucap ibu brian sambil merayu sue.


“ tapi tante!.” Ucap sue ingin menolak


“ udah pergia ajalah, kami baik-baik aja kok.” Ucap ibu sue


“ brian … kamu antarin sue yah ke rumahnya.” Baiklah bu.


“ H! oh astaga nggak bener nih. Sepertinya akan ada bencana


di perjalananan nanti, kok bisa sih gue harus ngebeng dengan si brian ini?. Huff….


Sabar…sabar….” Gumam sue kepanikan.


“ oke… kalau begitu kami pergi dulu….. dah.” Ucap sue berpamitan  sambil menaiki mobil brian.

__ADS_1


Kemudian mereka semua berpisah di restoran itu dan kembali ke rumah mereka masing-masing.


__ADS_2