
Ketika brian Kembali ke perusahaannya dengan sekertarisnya. karena
rasa penasarannya itu akan gadis cantik tadi, jadi ia mulai memperbincangkan
tentang sue dengan sekertarisnya.
“roy!” ucap brian
memanggil sekertarisnya
“iya boss!. Ada apa?” ucap roy menjawab panggilan bossnya.
“kamu tau identitas gadis tadi?” ucap brian sembari bertanya
mengenai gadis yang membuatnya penasaran.
“mm…., saya hanya tau bahwa dia adalah anak dari ceo perusahaan
jian, Namanya sue jian. Dia hanya menggantikan ayahnya sementara karena ayahnya
sedang sakit.” Ucap sekertarisnya menjawab pertanyaan bosnya itu.
“oh… okey. Btw kamu memerhatikan dia saat berpresentasi?”ucap
brian bertanya lagi.
“iya bos!, dia sagat jenius dan sangat kompeten dalam
mengurus preusahaan.” Ucap roy menjawab pertanyaan bosnya sambil bergumam (mengapa
boss jadi seperti ini yah? Biasanya dia tidak mempedulikan orang lain). Dengan muka
yang sedang kebingungan.
“ oke… kalau begitu
kamu harus mencari detail lengkap mengenai gadis itu lagi.”perintah brian pada roy.
“ baiklah boss!”.jawab roy.
Setelah itu roy kembali ke ruangannya untuk melaksanakan
tugasnya dan brian melanjutkan pekerjaannya.
__ADS_1
Di sisi lain pada saat itu, sue telah pulang dan hendak
menghampiri rumah sakit tempat ayahnya dirawat. Dia memasuki ruang pasien yakni
ruang rawat ayahnya. Seketika itu dia melihat seorang yang tua setara dengan
ayahnya sddang duduk di samping ayahnya yang sedang berbaring. Kemudian dia
melangkah menghampiri ayahnya itu.
“ayah!” ucap sue sembari melangkah masuk menemui ayahnya.
“ eh.. sue kamu sudah pulang?” ucap ayah menyapa ulang sue
“iya ayah…” jawab sue sambil menatap orang yang ada di
sebelah ayahnya dengan penuh keheranan.
Seketika itu ayah dan orang itu memandangi sue dan orang asing itu bertanya pada ayah
sue.
“chris!... ini anakmu yah?.” Ucap orang itu pada ayah sue.
sue
“ wah…. Dia ternyata adalah gadis cantik ya!.”tanya orang
asing itu.
“ makasih om atas pujiannya.” Ucap sue dengan muka penasaran .
“ oh iya….., ini adalah sahabat ayah Namanya feng lin. Dia adalah
sahabat sejati ayah sejak dari kecil, dia juga adalah presiden kota B di cina. Ucap ayah sembari memperkenalkan sahabatnya
itu.
“ohh… salam kenal om” ucap sue menyapa
“ salam kenal juga nak… sue!.” jawab feng lin menyapa balik
sue
__ADS_1
“ oh iya aku masih punya urusan ayah, Nanti lagi aku datang.”
Ucap sue terburu-buru merapikan tasnya dan beranjak pergi keluar.
“ iya nak… hati-hati!” jawab ayah sembari melambaikan tangannya
kepada sue.dan sue membalas melambaikan tangannya kepada ayahnya dan sahabat
ayahnya itu.
Setelah sue keluar, ayahnya pun melanjutkan perbincangan
mereka berdua. Lalu tiba pada saat dia dan sahabatnya itu memperbincangkan
tentang sue dan anak dari sahabatnya itu. Ternyata anak dari sahabatnnya itu
adalah ceo perusahaan lin yakni brian lin (dan tadi sue tidak terlalu
memerhatikan nama lin pada nama belakang feng lin jadi dia tidak mengetahuinya).
Mereka berdua memperbincangkan kecocokan anak mereka dan akhirnya menjurus ke
perbincangan tentang perjodohan anak mereka.
“chris… sepertinya anak kita cocok untuk Bersama.” Ucap feng
lin sambil mengedipkan matanya kepada ayah sue.
“mm…. iya sepertinya mereka sangat cocok. Karena mereka
berdua sama-sama anak yang keras kepala seperti ceritamu tadi.” Jawab ayah sue.
“ bagaimana kalau kita jodohin mereka?.” Tanya feng lin kepada
sahabatnya.
“ hmm… bagaimana yah….., mungkin bisa tapi kita harus
meminta persetujuan mereka dan istri-istri kita.
“ oke nanti aku sampaikan kepada anak dan istriku.” Jawab feng lin membalasnya.
Dan itu adalah ahir dari percakapan mereka hari itu.
__ADS_1