
Ketika sue tiba di rumah xiofeng pada saat ia masuk ke dalam
rumah, rumah tersebut terlihat sepi tetapi lampu di ruang tamu masih menyala. Lalu
sue pun pergi ke kamar xiofeng dan pada saat sampai di depan pintu kamar, ia
melihat pintu kamar xiofeng terbuka dan terdengar suara dari dalam kamar. Sontak
sue langsung diam-diam masuk ke kamar tersebut dan betapa tekejutnya dia Ketika
melihat xiofeng sedang berduaan dengan seorang perempuan yang tak lain adalah dokter
yannie (seorang dokter/partner sue di rumah sakitnya). Ketika mata sue terbuka
lebar dan iapun menutup mulutnya agar tidak didengar oleh xiofeng dan yennie.
“h…… k….kak xiofeng dan yennie! Apa yang mereka telah
lakukan?....” benak sue karena dia sunnguh terkejut bercampur sedih.
Kemudian tanpa berkata-kata diapun segera mengambil bukti dengan memoto perlakuan
mereka berdua dan kemudian dia pergi secepatnya dari kamar tersebut dan berlari
keluar lalu masuk ke dalam mobilnya dan menancap gas dengan rasa kecewa. Dia tidak
berhenti menangis dan perasaannya sungguh kecewa karena orang yang ia telah percaya mengkhianatinya.
Llu pada saat itu diapun tiba di sebuah bar untuk menghibur dirinya.
Di sisi lain brian sedang berada di perusahaannya. 5 menit
yang lalu dia menyuruh sekertarisnya roy untuk menyelidiki pergerakan alexa. Kemudian
pada saat itu datanglah sekertaris roy untuk menyampakan informasi kepada
brian.
“bos…. Me…menurut informasi, nona alexa sedang……” ucap roy
dengan terbata-bata karena takut.
__ADS_1
“ada apa?, kenapa kamu jadi takut begitu?” tanya brian.
“uhm…. Begini bos nona alexa sedang berada di apartemennya. Dan
dia…, di…di..a…..” jawab roy dengan muka ketakutan.
“apaan sih kamu!.. berikan itu!!!...” ucap brian memarahi
roy.
“i…ini bos.” Diapun langsung memberikan berkas itu kepada
bosnya dan langsung mundur.
“kalau begitu kamu pergi keluar dulu.”ucap brian kepada roy.
Dan roy pun menganggukkan kepalanya dan keluar dari ruangan itu.
Pada saat brian membacanya iapun terkejut dan sangat marah
lalu ia memanggil sekertarisnya dengan berteriak. Kemudian roy pun masuk dengan
takutnya ia bertanya kepada bosnya:
“apakah informasi ini benar?” tanya brian dengan nada tinggi
“ i…iya bos” jawab roy ketakutan
“ hm…. Aku akan memastikannya sendiri.” Ucap brian marah sabil
meninju pintu dengan kerasnya dan roy pun terkejut.
Pada saat itu dia pun pergi ke apartemen tersebut untuk
menyaksikannnya. Pada saat telah sampa di depan pintu apartemen dimana alexa
berada, diapun mendobrak pintu tersebut dan memergoki alexa yang sedang bermesraan
dengan seorang usahawan sukses di
amerika.
__ADS_1
Pada saat brian mendobrak pintu itu dengan keras, alexa dan
usahawan itu tekejut karena suara dobrakan yang keras. Dan tanpa disangka orang
yang mendobraknya adalah kekasihnya sendiri yaitu brian. Pada saat itu brian
masuk dan dengan marahnya ia memegang erat-erat kera baju usahawan itu lalu memukulnya
habis-habisan. Kemudian alexa berusaha menghentikan brian dan berkata:
“brian!!! Hentikan itu! “ teriak alexa
“hm…. Apa? Menghentikan?, apa yang telah kau perbuat h? kau
membela dia?”. Ucap brian memarahi alexa dan menunjuk-nunjuk alexa.
“ ya aku membela dia. Emangnya kenapa?” teriak alexa
“hm…… memang Wanita tidak tau diri! Mulai sekarang kita
akhiri semuanya!” ucap brian marah
“ oh… oke kalau begitu pergi sana.” Ucap alexa sambil
membantu usahawan itu berdiri.
Lalu brianpun pergi dan meninju dinding apartemen itu
sehingga tangannya terluka.
Kemudian iapun pergi dan nak ke mobilnya dengan rasa kecewa lalu pergi dengan ngebut dan iapun sampai di sebuah bar dimana bar itu adalah bar yang
dikunjungi oleh brian. Ketika brian masuk ke dalam bar tersebut, kemudian dia
melihat sue yang sedang duduk termenung sambil minum- minuman beralkohol.
“ ih… ngapain cewek itu ada di sini?, tapi bodoh amatlah dia
mau ngapain” benak brian melirik sue.
Pada saat itu juga brian melihat dua orang pria mabuk yang
__ADS_1
datang mengampiri sue dan terlihat mereka berdua sedang merayu dan memaksa sue Ketika
sue sedang mabuk.