
Pagi hari di rumah
sue. Ketika sue hendak membuka mata dan
menatap jendela yang beradxa tepat di sebelah ranjangnya. Dia melihat sinar
yang masuk ke kamarnya dan melihat keindahan lingkungan yang ada di luar
rumahnya.
“hoooaaamm….. hm…. Cahaya matahari hari ini tampaknya sangat
indah untuk dipandang.” Ucap sue sambil menikmati pemandangan lingkungannya.
“sepetinya aku harus cepat bersiap dan bergegas pergi untuk
menhadiri rapat keluarga.” Ucap sue beranjak dari tempat tidur dan segera
bersiap pergi.
Sesudah sue bersiap,
dia segera berangkat Dan setelah sue sampai di tempat tujuan, dia segera masuk
ke dalam restoran dan hendak menghampiri keluarganya.
“pagi semuanya….” Sapa sue
“ pagi juga….” Ucap keluarga sue dan keluarga brian.
Dan Ketika itu sue menjadi kaget karena disana duduk seorang
pria yang ikut menyapa. Dan orang itu tak lain adalah brian.
“hah…… it….itukan brian lin!. Ngapain dia disini?” gumam sue
sambil duduk di bangku yang disiapkan.
Sue menatap brian dengan heran dan merasa penasaran.
__ADS_1
“hmmmm…. Apa yah yang sedang direncanakan orang tuaku ini?.
Apakah aku akan dijodohkan dengan brian lin? Atau ada bisnis yang akan
dijalankan yah?” gumam sue yang sedang bertanya-tanya kebingungan.
Kemudian sue melihat kedua orang duduk di sebelah brian yang
tak lain ialah sahabat dari ayahnya sendiri.
“loh kok ada om dan tante sih disini?, apa jangan-jangan si
brian lin itu anaknya mereka kali yah?. Tapi masa sih!. Seharusnya dia bukan
anaknya om feng li….n. hah…. feng lin, marganya lin juga, jadi benar mereka
adalah orang tuanya brian! Gumam sue kebingungan.
Disisi lain brian menatap sue yang dedang kebingungan dan
iapun tersenyum melihat sue yang sangat kebingungan.
“hmm… aku mau lihat apa ekspresinya jika dia tau kalau kami
Ada saat itu sue hanya bisa diam untuk menyaksikan apa yang
sedang direncanakan oleh orang tuanya.
Pada saat orang tua mereka membahas tentang perjodohan sue
langsung bertanya pada ibunya yang sedang berada di sampingnya itu.
“bu…. Sebenarnya ini acara apasih mengapa aku harus hadir?, Dan
siapa lagi yang mau dijodohkan?”tanya sue kebingungan sebarai berbisik-bisik.
“ nak ini adalah diskusi perjodohan kamu. Masak kamu nggak
tau sih?”jawab ibu sue berbisik.
__ADS_1
“hah! Nggak…. Aku nggak tau. “ jawab sue heran
“terus siapa yang mau dijodohkan denganku bu?, ada orangnya
nggak disini?”tanya sue sembari mencari tau orang yang akan dijodohkan dengannya.
“ itu yang ada si depan kamu, Namanya brian lin. Dia tampan
bukan? Dia juga pewaris perusahaan lin. Bagaimana kamu tertarik nggak?” jawab
ibu sue berbisik sambil merayu sue.
Akan tetapi sue memalingkan wajahnya saat brian menatapnya
“ ihhh….. malas bangat deh harus berjodoh dengan dia.” Ucap sue
mengekspresikan mata malasnya.
“bagaimanapun aku harus menghentikan perjodohan ini!”gumam
sue kepanikan.
Lalu tanpa berpikir Panjang, sue lekas berdiri dan mengumumkan bahwa dia tidak setuju dengan
perjodohan itu
“ saya tidak setuju!, saya tidak mau dijodohkan.yah…. aku tidak
mau dijodohkan dengan orang yang tidak aku cintai.” Ucap sue menentang
perjodehan.
“ tapi nak…..ayah hanya ingin kamu Bahagia.”jawab ayah sue
menatap sue
“tapi yah…. Aku nggak mau.” Jawab sue dengan muka cemberut.
“nak ini tidak baik untuk ayahmu...., kamu setujui aja yah
__ADS_1
dulu.” Ucap ibu sue berbisik cemas
“ tapi bu…, huf….. oke ini demi ayah.” Jawab sue terpaksa.