Dokter Yang Dingin

Dokter Yang Dingin
EPISODE 9


__ADS_3

Pagi  hari di rumah


sue.  Ketika sue hendak membuka mata dan


menatap jendela yang beradxa tepat di sebelah ranjangnya. Dia melihat sinar


yang masuk ke kamarnya dan melihat keindahan lingkungan yang ada di luar


rumahnya.


“hoooaaamm….. hm…. Cahaya matahari hari ini tampaknya sangat


indah untuk dipandang.” Ucap sue sambil menikmati pemandangan lingkungannya.


“sepetinya aku harus cepat bersiap dan bergegas pergi untuk


menhadiri rapat keluarga.” Ucap sue beranjak dari tempat tidur dan segera


bersiap pergi.


 Sesudah sue bersiap,


dia segera berangkat Dan setelah sue sampai di tempat tujuan, dia segera masuk


ke dalam restoran dan hendak menghampiri keluarganya.


“pagi semuanya….” Sapa sue


“ pagi juga….” Ucap keluarga sue dan keluarga brian.


Dan Ketika itu sue menjadi kaget karena disana duduk seorang


pria yang ikut menyapa. Dan orang itu tak lain adalah brian.


“hah…… it….itukan brian lin!. Ngapain dia disini?” gumam sue


sambil duduk di bangku yang disiapkan.


Sue menatap brian dengan heran dan merasa penasaran.

__ADS_1


“hmmmm…. Apa yah yang sedang direncanakan orang tuaku ini?.


Apakah aku akan dijodohkan dengan brian lin? Atau ada bisnis yang akan


dijalankan yah?” gumam sue yang sedang bertanya-tanya kebingungan.


Kemudian sue melihat kedua orang duduk di sebelah brian yang


tak lain ialah sahabat dari ayahnya sendiri.


“loh kok ada om dan tante sih disini?, apa jangan-jangan si


brian lin itu anaknya mereka kali yah?. Tapi masa sih!. Seharusnya dia bukan


anaknya om feng li….n. hah…. feng lin, marganya lin juga, jadi benar mereka


adalah orang tuanya brian! Gumam sue kebingungan.


Disisi lain brian menatap sue yang dedang kebingungan dan


iapun tersenyum melihat sue yang sangat kebingungan.


“hmm… aku mau lihat apa ekspresinya jika dia tau kalau kami


Ada saat itu sue hanya bisa diam untuk menyaksikan apa yang


sedang direncanakan oleh orang tuanya.


Pada saat orang tua mereka membahas tentang perjodohan sue


langsung bertanya pada ibunya yang sedang berada di sampingnya itu.


“bu…. Sebenarnya ini acara apasih mengapa aku harus hadir?, Dan


siapa lagi yang mau dijodohkan?”tanya sue kebingungan sebarai berbisik-bisik.


“ nak ini adalah diskusi perjodohan kamu. Masak kamu nggak


tau sih?”jawab ibu sue berbisik.

__ADS_1


“hah! Nggak…. Aku nggak tau. “ jawab sue heran


“terus siapa yang mau dijodohkan denganku bu?, ada orangnya


nggak disini?”tanya sue sembari mencari tau orang yang akan dijodohkan dengannya.


“ itu yang ada si depan kamu, Namanya brian lin. Dia tampan


bukan? Dia juga pewaris perusahaan lin. Bagaimana kamu tertarik nggak?” jawab


ibu sue berbisik sambil merayu sue.


Akan tetapi sue memalingkan wajahnya saat brian menatapnya


“ ihhh….. malas bangat deh harus berjodoh dengan dia.” Ucap sue


mengekspresikan mata malasnya.


“bagaimanapun aku harus menghentikan perjodohan ini!”gumam


sue kepanikan.


Lalu tanpa berpikir Panjang, sue lekas berdiri  dan mengumumkan bahwa dia tidak setuju dengan


perjodohan itu


“ saya tidak setuju!, saya tidak mau dijodohkan.yah…. aku tidak


mau dijodohkan dengan orang yang tidak aku cintai.” Ucap sue menentang


perjodehan.


“ tapi nak…..ayah hanya ingin kamu Bahagia.”jawab ayah sue


menatap sue


“tapi yah…. Aku nggak mau.” Jawab sue dengan muka cemberut.


“nak ini tidak baik untuk ayahmu...., kamu setujui aja yah

__ADS_1


dulu.” Ucap ibu sue berbisik cemas


“ tapi bu…, huf….. oke ini demi ayah.” Jawab sue terpaksa.


__ADS_2