Enigma Sebuah Perasaan

Enigma Sebuah Perasaan
1 ESP


__ADS_3

🌼 Hilang 🌼


Ketika dia menghilang, kamu ragu-ragu mencarinya. Kamu urungkan niatmu untuk berjalan di lorong itu. Lorong panjang tempatmu biasa berjalan beriringan dengannya. Lorong yang pernah menjadi saksi tawa bahagia dan tangis sedihmu bersamanya. Kamu ragu untuk sekedar bertanya pada orang-orang tentang keberadaannya saat ini.


Dan akhirnya kamu memilih diam. Menghentikan inginmu untuk mengetahui dimana dirinya saat ini. Kamu menghentikan jalanmu menyusuri lorong itu sendiri. Kamu menghentikan ketikan tanganmu untuk mencari namanya pada mesin pencari. Membunuh paksa kerinduan untuk melihat seperti apa dirinya kini. Kamu perlahan yakin bahwa tidak mencari tahu adalah pilihan yang tepat. Walau sebenarnya kamu tak yakin bahwa dengan berhenti mencari tahu maka kerinduanmu padanya juga akan pudar dan hilang.


Tapi satu hal yang kamu yakin benar, kisah kalian harus dihentikan. Biar rindu itu tersimpan dalam kenangan. Biar rindu itu terhapuskan oleh waktu hingga benar-benar menghilang. Dan kamu bisa memulai cerita baru, dengan dia yang dipilihkan Tuhan untukmu. Entah siapapun itu.

__ADS_1


🌼 Menemukanmu 🌼


Menemukanmu adalah seperti menemukan air disaat aku berenang di lautan pasir. Menemukanmu adalah seperti menemukan sirius saat aku menyelam di langit malam ketika hujan turun. Menemukanmu seperti mendayung perahu menyusuri rawa-rawa. Aku melihat teratai dan lily putih disepanjang rawa. Namun, kamu adalah kaktus yang tiba-tiba hidup disana.


Menemukanmu adalah perjalanan satu tujuan, menemukan jalan pulang satu arah tanpa harus singgah atau berbelok ke tempat lain. Menemukanmu adalah serendipity dalam hidupku yang sangat sederhana. Menemukanmu adalah nyaman begitu saja tanpa adanya resah. Menemukanmu seperti perjalan Nabi Adam mencari Siti Hawa, terpisah bertahun-tahun di bumi, hingga akhirnya bertemu kembali di Padang Arafah. Menemukanmu adalah soal keyakinan akan janji Tuhan yang pasti.


🌼 Perbedaan 🌼

__ADS_1


Siapa bilang dua orang yang sangat berbeda tidak bisa bersatu? Kamu tahu, bahwa nyatanya kamu hanya mencoba untuk menyembunyikan ketakutanmu lewat kondisi itu. Kamu takut menghadapi sesuatu yang baru. Kamu takut jika kenyataan yang kamu hadapi nantinya, tidak sesuai dengan harapanmu. Kamu mengecilkan dirimu sendiri, dengan mendengarkan semua perkataan mereka. Tentang dia yang tidak cocok untukmu, atau tentang kamu yang tidak pantas untuknya. Dan kamu membenarkan semua spekulasi-spekulasi mereka lainnya tentang dirimu dan dirinya.


Kamu lupa bahwa bukan mereka yang akan menjalani kehidupan itu. Bahwa bukan pula mereka penentu bahagia atau tidaknya kehidupanmu. Tidakkah kamu tahu bahwa sebuah puzzle tak akan terlihat indah jika ada bagian yang hilang? Tak akan menyatu jika bagian yang satu sama dengan bagian yang lainnya. Karena itulah, perbedaan menjadi wajar dalam sebuah hubungan. Kamu yang pendiam, dia yang cerewet, kamu yang pemarah, dia yang penenang, kamu yang kekanakan dan dia yang bersikap dewasa.


Berhentilah menatapnya seolah ia adalah permata di kotak kaca yang tidak akan pernah bisa kamu gapai. Berhentilah berpikir bahwa ketika ia berada sisimu kamu takut akan menggoresnya dan menjadikannya tidak berharga lagi. Terimalah ketika ia datang dengan segala kesungguhannya. Karena seberapa keras pun kamu menghindar, jika Tuhan sudah mengatakan ia untukmu, maka jadilah seperti itu. Jadi, berhentilah memandang dirimu sendiri rendah dan tidak pantas untuk bersanding dengannya.Ingatlah, Ia sempurna hanya karena Tuhan menciptakan kamu untuk melengkapi segala kekurangannya. Begitu pula dengan kamu.


So, janganlah lagi selalu memandang perbedaan ibarat api dalam sekam. Lihatlah pelangi, ia indah karena adanya perbedaan warna pembentuknya. Kamu dan dia juga seperti itu, indah dengan semua perbedaan yang ada.

__ADS_1


Pasuruan, 7 Juli 2018


__ADS_2