
Taman Kota
*Piuw dor*
"Wah indah sekali ya Al kembang api itu" ucap Toni
"Huft kukira hanya akan berdua kesini dengan Fial, rupanya dia mengajak teman-temannya juga" pikir Aelfdene
"Nona Fial kok melamun sih, kamu gak suka ke tempat festival ya?" tanya Albert
"Eh enggak kok, aku suka tempat festival hanya ada yang sedang kupikirkan saja..." ucap Aelfdene
"Pasti mikirin Fial ya? hahaha" celetuk Toni
"Ih apaan sih ton, engga kok, lagian kenapa mikirin orangnya ikut disini juga" ucap Aelfdene
"Bilangnya sih gitu tapi tetap salah tingkah juga hehe"pikir Albert
"Eh liat itu ada kembang gula, kita beli yuk" ucap Fial
Fial berlari sendiri meninggalkan kawan-kawannya menuju penjual kembang gula tersebut
"Aelf liat deh Fial terlihat sangat antusias ya dengan festival ini, seperti orang yang baru pertama kali melihat festival saja" ucap Toni
"Hehe iya" ucap Aelf "Kan memang dia baru pertama kali melihat festival, lagi pula mana mungkin 2000 tahun lalu dia datang ke festival, yang ada, dia malah mengerahkan prajurit iblis untuk menyerangnya" pikir Aelf jengkel
"Lah ni anak bengong terus" ucap Toni
"Sudahlah ton, mungkin dia rindu keluarga nya di kampung" ucap Albert
Aelfdene tersenyum menanggapi Albert
Deg
__ADS_1
"Hawa kehadiran yang luar biasa, siapakah yang datang kali ini" pikir Fial
lalu Fial ijin ke toilet kepada teman-temannya
Ify,Andromeda, dan Clementine mengikuti
Sesampainya di depan toilet
"Apakah kalian merasakannya?" tanya Fial
"Iya tuan" ucap ify,Andromeda dan Clementine
"Hawa kehadiran ini bukan lah milik orang biasa" ucap Clementine
Tiba-tiba Ify,Clementine, dan Andromeda tidak dapat bergerak
Terlihat seseorang yang keluar dari gang gelap
"Halo tuan dan para nyonya, perkenalkan aku Michael" ucap Michael
"Salah satu panglima malaikat agung!!" ucap Fial
"Kau ingin bertarung disini!?" lanjutnya
"Hei tenang tuan, anda tempramental sekali" ucap Michael tersenyum
"Aku hanya ingin menyapa raja dari para iblis" lanjutnya
"Sekarang aku tidak bisa bertarung, kekuatan sihir ku belum pulih sejak bertarung dengan Uriel" pikir Fial
"Apa tujuan mu sebenarnya Michael?" tanya Fial
"Tidak ada, aku hanya ingin melihat sosok yang telah mengalahkan Uriel" ucap Michael
__ADS_1
"Lagi pula jika ingin membunuhmu disini itu pekerjaan yang sangat mudah" lanjut Michael
"Baiklah, sepertinya para nona mendapat tekanan terlalu kuat dari sihirku, padahal aku hanya mengeluarkan sedikit kekuatan saja, huft, membosankan menjadi kuat" ucap Michael
Michael lalu menarik sihirnya
"Kami para jendral tidak akan diam saja jika kau menyerang tuan kami disini!" ucap Andromeda
Michael tersenyum "Hei hei, para nona pemarah sekali, aku sudah bilang hanya ingin menyapa tuan kalian, lagi pula apa yg bisa kalian lakukan?, aku hanya mengeluarkan sedikit tekanan sihir saja sudah tidak bisa bergerak" ucap Michael
"Sudahlah, selamat menikmati festival kalian, atau mungkin festival 'Terakhir' kalian" ucap Michael sambil tertawa
Kemudian Michael meninggalkan mereka bertiga
"Seperti ini kah kekuatan salah satu panglima Malaikat?, bagaimana dengan Gabriel?" pikir Fial
"Aku harus segera memulihkan sihirku dan menguasai sihir lagi , sebelum dia mulai menyerang" lanjutnya
Lalu mereka kembali ke teman-teman lain
Aelf berbisik kepada Fial "Fial, tadi kau bertemu dengan siapa di toilet, aku merasakan energi suci" bisik Aelfdene
"Hei hei, ini masih ramai, kalian malah mesra-mesraan begitu" ucap Toni
"Ton, usil banget sih, biarin aja lah mereka, toh mereka juga sudah besar" ucap Albert
Toni hanya tertawa
"Michael" bisik Fial
Aelfdene terkejut "Mi...Michael??!!" ucapnya
"Iya, Michael yang hanya memberi kami peringatan, aku tidak tahu kapan dia akan menyerang, aku harus menjadi lebih kuat lagi dari sekarang, untuk melindungi kalian semua" bisik Fial
__ADS_1
"Sudah, malam ini kita nikmati dulu festival ini" ucap Fial
Lalu mereka bersenang-senang di Festival tersebut.