Fial Sang Raja Iblis

Fial Sang Raja Iblis
Hope


__ADS_3

*Kring* Bel sekolah berbunyi


"Ayo Al buruan masuk kelas nanti kita dihukum kalau ketahuan" ucap Toni


Di kelas


"Selamat Pagi anak-anak, hari ini kita kedatangan guru baru, sebentar , bapak panggilkan dulu masuk" ucap guru


*Deg* Fial merasakan kekuatan aneh


Guru itu pun masuk ke kelas



"Apakah guru itu adalah malaikat?!" pikir Fial


"Selamat pagi semua, perkenalkan namaku adalah Remi, aku adalah guru pindahan, umurku 46 tahun"


"Dia mengeluarkan aura yang luar biasa, ini dejavu seperti saat bertemu Aelfdene dulu" pikir Fial


"Baiklah anak-anak ini saatnya kita memulai pelajaran" ucap Remi


"Guru nya ganteng banget, udah umur segitu tapi masih tetep keren, aku mau cari tau rahasia nya ah biar gampang dapet cewe" ucap Toni


"Hadeh ton,ton, dia mah ganteng karena produksi nya bagus, lah kamu produk gagal gini" ucap Albert


"Ish berisik, sekarang kan ada operasi plastik" ucap Toni


"Kalian yang dibelakang tolong jangan ribut!" ucap Remi


"Maaf pak" ucap Albert dan Toni


Fial yang merasa janggal akhirnya menyelidiki Remi secara diam-diam, dia memakai sihir stealth menuju ruang guru.


"Kau yang disana, tidak usah bersembunyi" ucap Remi

__ADS_1


"Gawat, apakah aku ketahuan?" pikir Fial


"Kau bisa pakai sihir, namun skill pendeteksi ku sudah tingkat paling tinggi" ucap Remi


Fial pun membatalkan sihirnya


"Huft, ketahuan, maaf pak" ucap Fial


"Tak usah sungkan Fial, atau lebih baik kupanggil, Raja Iblis Fial" ucap Remi


Fial terkejut lalu bersiaga bila remi menyerang


"Hei tenang saja, aku tidak akan menyerangmu, sesama iblis masa saling bunuh" ucap Remi


"Siapa kau?, dan bagaimana kau mengenalku?"


"Aku adalah Iblis primodial Leviathan" ucap Remi


"A... Ayah?, bukankah ayah tidur untuk selama nya?!" ucap Fial


"Aku tidak tahu wujud manusia mu, bagaimana ayah bisa terbangun, setelah ayah memilih untuk tidur selama nya?" tanya Fial


"Aku yang mempercayai pendahulu kita, raja iblis pertama, bersumpah akan bangun bila hitam dan suci disatukan,apakah kau menyatukan kekuatan dengan seseorang yang memiliki sihir suci dikelas itu?" tanya Remi


"Iya yah, aku sudah lama meneliti tentang ini, dan penelitian ku selama ini benar, bila kekuatan kita dan malaikat disatukan, akan tercipta kekuatan yang dahsyat, aku berlatih bersama nya untuk berjaga-jaga bila Michael menyerang" ucap Fial


"Oh, jadi manusia itu berhasil merebut hati mu ya" ucap Remi


Wajah Fial memerah "Ti..tidak juga yah, aku hanya ingin dia selamat, karena dia adalah teman sekelasku" ucap Fial


"Tidak usah ditutupi Fial, aku pun pernah jatuh cinta pada manusia, namun wanita itu dibunuh oleh para prajurit manusia karena dianggap mendukung iblis, jadi aku dendam dan berjanji akan memusnahkan manusia hingga punah" ucap Remi


"Tidak yah, aku tidak boleh punya hubungan lebih dari teman sekelas, karena itu akan membahayakannya" ucap Fial


"ya baiklah, terserahmu saja, mulai saat ini panggil aku Remi" ucap Remi

__ADS_1


"Sekarang kembali ke kelas, jam pelajaran sudah akan dimulai" ucap Remi


Sepulang sekolah


"Fial, aku akan berkunjung kerumah mu" ucap Remi


"Baiklah" ucap Fial


Fial dan Remi berjalan menuju apartemen Fial


*ting nung* Clementine membuka kan pintu


"Selamat datang tuan" ucap Clementine


"Tuan hari ini membawa tamu?" tanya Clementine


"Dia adalah Leviathan, ayahku" ucap Fial


"Maaf lancang tuan raja terdahulu" ucap Clementine


"Sudahlah tak perlu se formal ini, lagipula kerajaannya sudah tidak ada" ucap Remi


Mereka pun duduk sambil berdiskusi


"Jadi bagaimana urusanmu dengan Michael?" tanya Remi


"Sampai saat ini belum ada penyerangan, aku dulu diserang oleh Uriel, dan aku membuat Uriel terluka, mungkin itu yang membawa Michael ikut campur urusan ini" ucap Fial


"Kau sudah bertambah kuat ya, sampai bisa mengalahkan salah satu malaikat agung" ucap Remi


"Yah dia yang terlemah sih, aku tidak tahu jika harus melawan Michael, dia sangat kuat" ucap Fial


"Jika kau butuh bantuan ku jangan sungkan, aku tidak mungkin membiarkan keturunanku terbunuh kan" ucap Remi


"Tidak perlu yah, aku ingin melawan yang kuat, karena selama ini aku tidak pernah bertemu lawan sekuat itu sebelumnya" ucap Fial

__ADS_1


"Menarik sekali" ucap Remi


__ADS_2