Fial Sang Raja Iblis

Fial Sang Raja Iblis
The Truth


__ADS_3

2000 Tahun yang lalu aku hanyalah seorang anak kecil yang tak tertarik dengan dunia luar, aku hanya ingin di akui oleh ayahku, kadang terlintas rasa bahwa ayah selama ini tidak pernah menganggap bahwa aku ada.


Aku ingin seperti para anak lain, yang menikmati berkeliling kota bersama ayahnya, bukan hanya duduk di kastil dan menatap keluar jendela dengan dalih 'demi keamanan', aku terus dipaksa menjadi superior karena menyandang gelar putri.


Tiap hari aku hanya berlatih sihir sebagai menu utama ku, aku ingin ayah sesekali datang ke kamarku dan mengajak ku bermain seperti anak sebaya ku



Yang dapat kulakukan hanya menatap keluar jendela. Sebagai anak yang berbakti aku hanya dapat mengiyakan perintahnya.


Seiring berjalannya waktu, aku tumbuh tidak seperti anak lain, aku dengan kekuatan yang sangat besar di gadang-gadang mampu mengalahkan raja iblis, lalu seorang pendeta datang ke kota ku bersama para pelancong.


Aku yang saat itu hanya memikirkan dendam pada raja iblis karena doktrin dari para penguasa pun ditawari kesempatan untuk menjadi lebih kuat dengan bergabung dengan aliansi pahlawan.


Tanpa ragu aku mengiyakan ajakan pendeta tersebut, ayahku senang karena aku menjadi kandidat pahlawan suci, Setelah 1 tahun berlatih bersama orang kuat di aliansi pahlawan, aku pun rindu dengan kampung halaman dan memutuskan untuk berlibur sebentar.


Sesampainya disana, betapa terkejutnya aku dengan benteng yang sudah hancur api dan asap sepanjang mata memandang



Dan setelah kumendekat aku melihat ayahku dibunuh tepat di depan mataku, tanpa berpikir lama, aku yang telah dikuasai emosi dalam diriku mengambil alih pasukan dan memberantas para iblis.

__ADS_1


Perang berlanjut dari malam bertemu pagi sampai akhirnya aku berhasil membunuh semua iblis dan membalaskan dendam rakyatku



Aku sempat merasa ragu, apa yang harus kulakukan setelah keluargaku tewas dan kerajaanku runtuh, aku belum sempat membuat ayahku bangga dan kagum akan kekuatanku pun tak tahu jalan mana yang harus kutempuh lagi, selama belasan tahun aku latihan hanya agar di akui oleh ayahku bukan membela kebenaran.


Pasukan pahlawan pun tiba karena mendengar berita penyerangan ini, teman-teman di aliansi pahlawanku pun berjanji tidak akan berhenti sampai para iblis itu lenyap dari Altrantos.


Kami pun di perintahkan untuk mundur dan kembali ke markas pahlawan bersama dengan sisa prajuritku, saat tiba disana aku hanya mengurung diri di dalam kamar selama berbulan-bulan meratapi kesedihan.


Sampai suatu hari Arthur membujuk ku


Aku pun kembali berlatih setelah beberapa kali dibujuk oleh Arthur, berkatnya aku mulai menemui tujuan hidupku yang baru.


Bersama Aliansi pahlawan, aku mulai membebaskan kota-kota yang sudah diinvasi oleh mereka, aku mulai dari barat.


Disaat itu kami mendapat berita keajaiban bahwa sang tirani Fial sudah tertidur dan digantikan oleh keturunannya.


Itu membuat moral prajurit manusia pun bangkit dan terus bersemangat membasmi para iblis, Kota demi kota telah kami bebaskan dari para iblis.


Kami melakukan invasi yang menurutku cukup singkat yakni 6 tahun setelah para iblis berhasil menguasai seluruh Altrantos, di tengah jalan kami tak sengaja menemukan sumber kehidupan.

__ADS_1


Sumber kehidupan itu dulu nya dijaga oleh para Elf, hutan barat, lalu kami yang tak sengaja meminum air itu karena haus pun menjadi abadi tidak seperti manusia lain, abadi yang dimaksud bukanlah tidak bisa dibunuh, namun hanya umur kami yang tetap dan tidak dapat menua.


Kami senang sekaligus sedih karena mendapat umur panjang, kami senang karena dapat melihat dengan mata kami kehancuran dari kerajaan iblis, namun sedih karena melihat manusia yang mati di depan mata kami.


Setelah itu akhirnya kami tiba di kastil milik raja iblis, awalnya kami takut namun pendeta agung datang memberi semangat sekaligus ikut berperang melawan iblis, kami para pahlawan diminta langsung menerobos pasukan musuh dan masuk ke kastil untuk segera membunuh raja mereka.


Aku berhasil sampai pertama kali di kastil dan langsung masuk ke dalam, saat di dalam aku langsung dikepung oleh para jendral iblis, tapi dengan kekuatanku saat itu aku berhasil mengalahkan mereka dan membunuh raja mereka.


Para iblis pun berhamburan setelah melihatku membunuh raja mereka, namun raja ini tidak memiliki kemampuan seperti pendahulunya, kami mencari jasad raja terdahulu yang tertidur untuk dihancurkan, namun kami tidak dapat menemukannya.


Setelah tiga hari kami memutuskan untuk pulang dan berpesta merayakan kemenangan, saat itu aku dipuja puja bagaikan dewa dimata para manusia.


Selang ratusan tahun berlalu, dunia yang kupikir damai pun mulai ter usik karena keserakahan manusia, mereka kembali menginvasi kerajaan satu sama lain, namun kami para pahlawan tidak dapat berbuat apapun, karena sesuai dengan hukum internasional, bahwa kami tidak boleh ikut campur dalam urusan peperangan antar manusia.


Akhirnya aku pun berkelana mencari para iblis yang tersisa termasuk ketiga jendral yang sebelumnya kukalahkan namun berhasil kabur.


*Kriiingg*


"ehmm, hah mimpi itu lagi" ucap Aelfdene


Lalu Aelfdene pun bersiap untuk pergi ke sekolah

__ADS_1


__ADS_2