
Rumah sakit
"Al, Albert udah siuman tuh" ucap Toni
Fial,Toni dan Aelfdene memasuki ruangan Albert dirawat
"Bert, gimana keadaan mu? Udah mendingan? Kok bisa sih kamu pingsan seharian gitu?" ucap Aelfdene
Albert tertegun sebentar "Aku lupa-lupa ingat tentang kejadian itu, jadi waktu aku pulang sekolah, lalu ada seorang pria menghampiri dan menawarkan aku perfume, perfume itu wangi sekali sehingga aku tak sadar mengikuti nya. Setelah itu aku tidak mengingat apapun" ucap albert
"Wah bert masa kamu mau diculik om-om cabul sih? Hahaha" ucap Toni
"Yaudah bert yang penting kamu gak kenapa-napa, untung ada Fial yang menemukanmu pingsan" ucap Aelfdene
"Kalaupun dia orang jahat, tapi kenapa aku tidak kehilangan apapun, uang dan dompetku masih utuh kok, jangan-jangan dia beneran memperkosa ku?!, AHHHHHHHH TIDAK!, KEPERJAKAANKU DIRENGGUT OLEH LAKI-LAKI!" ucap Albert lalu berteriak histeris
Rumah sakit pun menjadi gaduh dan para tamu Albert di usir pulang oleh pihak rumah sakit
Fial,Aelfdene dan Toni pun berjalan pulang bersama.
"Aelf, nanti mampir ke rumah ku dulu ya" ucap Fial
__ADS_1
Toni menyenggol Fial "Cie makin hari, makin nempel nih kalo diliat-liat" ucap Toni
"Engga kok ton, aku cuma mau ngomong sesuatu sama Aelf" ucap Fial
"Toni!, kamu jangan mikir macem-macem dong aku jadi males nih mau terima ajakan Fial!" ucap Aelf dengan wajah yang memerah
"Kamu kok salting sih Aelf, sudahlah ini rahasia kita aja kok hahaha" ucap Toni
"Ish, aku jitak nih kalo kamu terus ngegoda" ucap Aelfdene
Mereka pun terus berjalan dan berpisah di persimpangan jalan, Fial dan Aelfdene berjalan ke rumah Fial, dan akhirnya mereka sampai
Apartemen Fial
"Kamu sebenernya mau ngomong apa sih, ternyata raja iblis punya tata krama ya dalam menerima tamu" ucap Aelfdene
"Aku sepertinya sudah gak punya hasrat kekuasaan lagi deh, aku ingin menjaga apa yang sekarang aku punya aja" ucap Fial sambil memasak hidangan
"Silahkan dimakan" ucap Fial
Mereka pun mengobrol sambil makan
__ADS_1
"Aelf, mulai sekarang aku akan melepaskan segel kekuatanmu" ucap Fial
Aelf terkejut "Kenapa tiba-tiba begitu? Apa kau akan memaksakan kontrak budak padaku!?, Apa kau berpikir aku akan menjadi pedangmu!?" ucap Aelf curiga
Fial tersenyum "Untuk apa aku lakukan itu?, aku bisa membunuhmu dengan mudah juga" ucap Fial
Aelf berpikir sejenak " Lalu untuk apa kau mengembalikan kekuatanku?" tanya Aelf
"Semenjak kejadian yang dialami Albert, aku khawatir jika kau tiba-tiba diserang, Kau akan menjadi incaran dunia langit dan bawah karena dekat denganku, seengganya jika kekuatanmu kembali, kau bisa membela diri dan menahan sampai aku datang" ucap Fial
Wajah Aelf memerah "Fial sang tirani mengkhawatirkanku?" tanya Aelf dalam hati
"Oi kok malah bengong" ucap Fial sambil menepuk pundah Aelf
Aelf Terkejut "Ba...baiklah" ucap Aelf
"Oh ya, aku juga akan menanamkan sihir ku sedikit agar aku tau jika kamu dalam bahaya" ucap Fial
"Ya terserah kau saja al" ucap Aelf
"Mau ikut berjalan bersamaku?, ku dengar-dengar akan ada festival kembang api di pusat kota, pasti banyak kuliner disana" ucap Fial
__ADS_1
Aelf tersenyum "hemm aku mau" ucap Aelf sambil menganggukan kepala