Friendship Love Story

Friendship Love Story
Part 4


__ADS_3

Pagi hari


"Mi, Giva ke kampus dulu ya." Pamit Ragiva setelah menghabiskan sarapannya.


Ragiva mendekat ke arah Derlin dan juga papinya Arya yang sudah terlihat rapih dengan jasnya. Ragiva mencium punggung tangan dan memeluk kedua orang tuanya tersebut.


"Hati-hati ya, nak. Jangan ngebut bawa mobilnya." Ucap Derlin mengingatkan Ragiva.


Ragiva mengangkat tangannya menyimbolkan kata OK👌 lalu tersenyum.


Ia pun berangkat ke kampus melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


***


"Vy, makasih Ya." Ucap Riswan kepada Stevy di depan ruang rawat Bapaknya.


"Iya, sama-sama Wan. Kalo gitu Aku pulang dulu, Ya." Pamit Stevy.


"Maaf, Aku ngga bisa nganterin. Aku harus jaga Bapak."


"Iya santai aja." Stevy pun melambaikan tangan ke Riswan lalu berjalan keluar dari rumah sakit.


Depan rumah Stevy


"Jane, ngapain Lo pagi-pagi udah kesini." Tanya Stevy saat melihat Jane yang juga baru saja turun dari mobil.


"Jemput Lo. Eh, Lo juga, baru balik? dari mana emang?"


"Rumah sakit." Jawab Stevy.


"Emang siapa yang sakit?" Jane semakin penasaran.

__ADS_1


"Calon mertua." Ucap Stevy melangkah masuk ke dalam rumahnya yang diikuti Janeeta.


"Halah. Yaudah, cepetan sana siap-siap. Gue tunggu." Jane mendorong punggung Stevy agar bergegas untuk bersiap-siap.


***


Jam istrirahat di kantin kampus


"Guys, liat nih. Sean.Corp. udah ngumumin CEO barunya. Ya ampun Cogan.." Ucap Stevy memperlihatkan sesuatu di ponselnya pada Jane dan juga Ragiva.


"OMG. Jadi si Br*ngsek itu penerus dari Sean.Corp. Perusahaan terbesar di negara ini?! S*al banget tu orang tuanya dapat penerus sebr*ngsek dia." Batin Ragiva.


"Astaga. Gue emang pernah denger kalo penerus Sean.Corp. Itu emang kayak jelmaan malaikat. Ngga nyangka, gossipnya bener. So Perfect." Puji Stevy membuat Ragiva menyebikkan bibirnya.


"B aja kali, Vy." Ketus Ragiva.


Stevy menarik kembali ponselnya tanpa menghiraukan ucapan Ragiva.


Ragiva mengalihkan pandangannya ke arah Jane yang dari tadi tidak memberi komentar sedikitpun.


Jane menghela nafas panjang sebelum membuka mulutnya.


"Gue diselingkuhin, Gi." Ujar Jane sendu.


"What? Are U sure?" Ucap Ragiva kaget.


Sedangkan Stevy terlihat hanya santai mendengar ucapan sepupunya.


Jane mengambil ponselnya dan memperlihatkan foto pacarnya sedang berpelukan dengan wanita lain.


"Terus gimana? Kalian putus?" Tanya Ragiva kembali membuat Jane menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Syukurlah." Imbuh Stevy enteng membuat Ragiva dan Jane menatapnya dengan heran.


"Kok Lo ngomong gitu sih, Vy?" Jane kesal melihat respond sepupunya yang malah bersyukur mendengarnya putus.


Stevy mengedikkan bahunya.


"Sebenernya sih Gue udah curiga beberapa hari ini. Inget kan Gi, waktu di Kafe kemarin Gue mau ngomong sesuatu sama Lo tapi ngga sempat?!" Ucap Stevy membuat Ragiva menganggukkan kepalanya dan Jane terlihat bingung.


"Sebenernya Gue pernah mergokin Vito jalan sama cewek di mall. Tapi dia malah pura-pura ngga kenal dan berusaha menghindar gitu." Jelas Stevy karena beberapa hari yang lalu Ia tak sengaja melihat Vito mantannya Jane jalan dengan seorang wanita sambil berpegangan tangan.


"Kok Lo ngga ngomong Sih, Vy?" Jane kaget mendengar ucapan Stevy.


"Gue mau ngomong. Tapi Gue ngga punya bukti dan Gue juga ngga mau nuduh orang kalo sampe itu ngga bener." Alasan Stevy membuat Ragiva mengangguk setuju.


"Bener sih. Lagian sekarang udah terlanjur gini kan? Lo udah tau gimana Vito yang sebenernya. Jadi, mau ngga mau Lo harus ngelepasin dia. Inget Jane, laki-laki bukan Vito doang." Ragiva menasihati Jane.


Jane menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya.


"Iya. Lagian kan masih ada si Rian yang ngejar-ngejar Lo. Kenapa Lo ngga coba buka hati Lo buat dia. Rian baik kok, manis pula." Komentar Stevy mengingat sosok Rian, Orang yang selama ini mengejar-ngejar Jane namun tak pernah digubris oleh Jane karena cintanya pada Vito.


Bel masuk berbunyi.


"Eh udah bel nih. Gue masih kelas. Cabut dulu ya." Pamit Stevy.


Ragiva dan Jane pun ikut pergi meninggalkan kantin dan mengikuti mata kuliah masing-masing.


***Janeeta Clara



*Ryan Varesha Atmaja

__ADS_1



TBC


__ADS_2