Future : World

Future : World
EPISODE 10 : GADIS PSYCOPATH


__ADS_3

Ketika mereka sampai dirumah sakit Hanama mereka segera meletakkan barang-barang mereka dan meminta kepada ibu Kitanda pulang kerumah nya agar ibu Kitanda aman.


"Kami akan bermalam disini untuk sementara. Ibu bisa pulang dan beristirahat di sana. pasti capek kan menjaga Kitanda tanpa henti"


Ucap Kishi.


"Hah.. kenapa harus begitu. Aku kan ibunya selelah apapun aku. aku tetap akan menjaga anakku" Ucap Ibu Kitanda.


"Tenang saja. Kami akan menjaga Anak ini dengan baik. Karena kami adalah teman Kitanda" Ucap Kasuto.


Kitanda yang mencurigai ada sesuatu yang disembunyikan Kasuto dan Kishi. Dan Kitanda membantu mereka agar ibunya pulang kerumahnya.


"Ibu tenang saja. Aku akan baik-baik saja kok. Aku juga tidak ingin merepotkan ibu lebih dari ini" Ucap Kitanda.


"Klo itu mau mu ya sudah. Ibu akan pulang. Ku serahkan anakku pada kalian. Kalian jaga dengan baik-baik ya!" Ucap Ibu Kitanda.


"Tenang saja" Ucap Kishi.


Setelah ibu Kitanda pulang. Kitanda mulai bertanya dengan Kasuto dan Kishi apa yang terjadi sekarang.


"Aku tahu kalian menyembunyikan sesuatu. tolong kalian beritahu aku!" Ucap Kitanda.


"Sebenarnya akan terjadi aksi demo akan terjadi beberapa hari lagi di dekat sini. Dan kemungkinan Seluruh anggota organisasi DART akan menghancurkan tempat ini. Karena rumah sakit ini dekat dengan Taman Kota Hamda" Ucap Kishi.


"Hei!. Kau bilang rumah sakit ini akan dihancurkan. Bukan kah rumah sakit ini tidak ada kaitannya dengan aksi demo itu"


Ucap Kasuto.

__ADS_1


"Memang tidak ada. Akan tetapi pasuakn DART adalah pasukan yang tidak mengenal ampun. Mereka akan menghancurkan semua yang berada dekat dengan aksi demo tersebut" Ucap Kishi.


"Hah... apakah benar begitu?" Ucap Kasuto.


"Itu benar Kasuto. aku tahu ada 3 wanita dipasukan itu. tetapi aku hanya pernah melihat salah satunya saja. Yaitu wanita yang berambut merah. Dia itu menyerang tanpa ampun walaupun mangsanya sudah meminta ampun. Gadis itu tetap membunuhnya"


Ucap Kitanda.


"Berarti ini adalah situasi yang sangat gawat"


Ucap Kasuto.


"Kalo begitu. Ini ku berikan padamu sebuah Pistol dengan dilengkap scope dan laser. Ini sangat mudah digunakan dan juga ringan"


Ucap Kishi.


"Kau tau semenjak kau berhenti sekolah aku terus-terusan dibully. Dan akhirnya aku membawa salah satu pistol ayahku dan menembakkannya ke langit, ketahuan oleh guru. Dan aku langsung dipindahkan ke Kota Busuk ini. Dan orang tuaku meninggalkan ku entah kemana" Ucap Kishi.


setelah 3 hari berlalu aksi demo pun belum juga terjadi. Pada keesokan harinya diTaman Kota Hamada mulai banyak orang bertutupan hitam berkumpul membawa sebuah meriam dan menembakkannya ke arah pusat Kantor Hamada.


"1... 2... 3.... TEMBAK!!!"


Ucap salah satu dari pendemo.


"BOM!!! DAS!! SSTSTTT"


(Suara meriam yang ditembakkan).

__ADS_1


Terlihat dari kejauhan salah satu anggota pasukan DART berlari dengan cepat seperti anak panah. Dan membunuh setengah dari pendemo berpakaian hitam itu dengan sekejap.


"Hahaha... Apa yang kalian tanam itu lah yang kalian peroleh. Namaku Hanko Si Gadis Psycopath. Hahahaha" Ucap Hanko.


"Sial!. Kita harus mundur. Andai saja aliansi yang melindungi kita masih ada. Mungkin kita masih bisa bertahan"


Ucap salah satu pendemo itu.


"Tapi Aliansi itu banyak terbunuh dan dibubarkan. Para anggotanya juga berpisah dan pergi entah kemana"


Ucap salah satu pendemo itu.


"Hei! Kalian semua cepat musnahkan semua yang ada disini termasuk rumah sakit yang berada di ujung sana" Ucap Hanko.


"Huh kau siapa memang kau bosnya?"


Ucap salah satu anggota DART.


"HAH..... KAU MAU KUBUNUH?!!!"


Ucap Hanko.


"Tidak!. Sial laksanakan"


Ucap salah satu anggota DART.


"ahh.... kenapa dia selalu di tugaskan untuk selalu berada di gedung pemerintah. Aku hanya ingin dia merasakan hal yang sama denganku seperti dulu" Ucap Hanko.

__ADS_1


__ADS_2