Future : World

Future : World
EPISODE 22 : REBUT KEMBALI


__ADS_3

Setelah 5 hari kemudian Kujo akhirnya sudah sembuh total. Dan Kujo mulai menjalankan rencana untuk mengambil senjata Kasuto yang sebelumnya diambil alih oleh petugas pemerintahan kota Hamada.


"Wah... wah... Ternyata kau sembuh juga ya. Ku kira kau tidak akan pernah sembuh-sembuh" Ucap Hanko.


"Wah... begini ya cara mu menyambutku yang sudah sehat ini. Gadis Pysco" Ucap Kujo.


"Ara... Ara.... Kau ingin ku masukkan ke rumah sakit lagi?" Ucap Hanko.


"Kalian berdua berhenti lah. Bukan saatnya untuk bertengkar" Ucap Hiki.


Setelah selesai menemukan letak senjata Kasuto yang disimpan. Kishi kembali untuk menemui Kujo dan anggota organisasi lainnya.


"Selamat Datang kembali, Senior" Ucap Kishi.


"Ahhh.... Terima kasih" Ucap Kujo.


"Kalian sudah akrab ya" Ucap Hanko.


Setelah mengobrol seluruh organisasi dipanggil untuk mendengarkan pengumuman yang diberikan Petinggi kota Hamada.


"Hei! Kalian semua dipanggil Petinggi untuk segera memasuki Aula" Ucap Pengawas.


"Baiklah. Kami akan segera kesana"


Ucap Hanko.


"Dasar kau sudah seperti Lead DART saja. Oh ha. Kuro ada yang ingin ku tanyakan padamu. Kalian Duluan saja" Ucap Kujo.


"Oh.. Oke" Ucap Kishi.


Setelah semua anggota organisasi pergi ke aula. Kujo dan Kishi mulai membicarakan rencana mereka.

__ADS_1


"Bagaimana, Kau sudah menemukan Senjata itu?" Ucap Kujo.


"Sudah kutemukan. Letaknya didalam laboratory 3 Loker ke 4" Ucap Kishi.


"Bagaimana dengan Kitanda dan Mura?"


Ucap Kujo.


"Mereka berdua sedang melakukan peretasan untuk mematikan semua alarm dan jebakan" Ucap Kishi.


"Kapan kita akan mulai?" Ucap Kujo.


"Malam hari setelah semua anggota tidur"


Ucap Kishi


Setelah selesai membicarakan rencana. Mereka segera menuju ke Aula untuk mendengarkan pengumuman yang diberikan Petinggi.


"Sepertinya menarik Hahahha" Ucap Hanko.


"Sepertinya mereka membicaran Mura"


Ucap Kishi dalam hati.


"Dan juga ada seorang Wanita berambut panjang dan berwarna Ungu" Ucap Petinggi.


"Wah... wah... sepertinya kedua temanmu itu terkenal ya" Ucap Kujo.


"Jika kalian bertemu dengan kedua orang itu tangkap mereka. Jika kalian tidak bisa menangkap mereka maka bunuhlah. Dan juga kalian akan mendapatkan imbalan yang tinggi jika kalian berhasil menangkap mereka"


Ucap Petinggi.

__ADS_1


"SIAP!!!" Ucap Semua anggota organisasi.


"Wow... Imbalan ya. Kalau begitu para anggota ku. Terget kita adalah menangkap mereka berdua" Ucap Mina Ketua organisasi BULLET.


"Kalau soal uang kau sangat bersemangat ya"


Ucap salah satu anggota Bullet.


"Hahahaha... Jangan berharap ya... Kami akan menangkap mereka terlebih dahulu dengan tinju kami"


Ucap Jaku Ketua organisasi MARTIAL.


Selesai mendengar pengumuman dari petinggi kota Hamada. Semua organisasi membubarkan diri.


Akhirnya malam tiba. Dimana Kishi dan Kujo melakukan aksinya untuk mengambil senjata Kasuto yang diambil oleh Petugas Kota Hamada.


"Baiklah Ini dia senjatanya" Ucap Kujo.


"Hati-Hati senjata itu sangat berbahaya. Jangan pernah sekali-kali kau menekan tombolnya" Ucap Kishi.


Setelah beberapa meter dari tempat penyimpanan senjata. Kishi dan Kujo ketahuan oleh petugas yang berjaga.


"Hei! Kalian sedang apa disana"


Ucap Petugas.


"Hei pak petugas! Kami sedang jalan-jalan kok" Ucap Kishi.


"Jalan-jalan ya. Lalu apa itu yang ada dibelakangmu. Bukan kah itu senjata yang sedang diteliti. Kalian tidak boleh Mengambilnya" Ucap Petugas.


Petugas keamanan langsung menekan tombol darurat dan memberitahukan bahwa ada pencurian.

__ADS_1


__ADS_2