
"Ternyata kau adalah anggota aliansi yang dulu melindungi para anggota aksi demo ya?" Ucap Kitanda.
"Wah... Ternyata kami sangat terkenal ya"
Ucap Mura.
"Jadi setelah aliansi itu bubar kau tinggal di mana" Ucap Kitanda.
"Aku tinggal di sebuah kota yang letak nya sangat jauh dari sini. Kota itu sangat aman dan kota itu mempunyai aturan yang ketat" Ucap Mura.
"Biar ku tebak kau melanggar salah satu aturan dari kota itu dan diasingkan dari kota?"
Ucap Kitanda.
"Wah... Benar sekali. Disana dilarang banyak hal yang tidak boleh dilakukan dan sana aku tidak sengaja melakukan hal itu dan langsung diusir" Ucap Mura.
"Boleh aku tanya sekarang berapa umurmu?"
Ucap Kitanda.
"Dua puluh delapan dan aku masih Lajang" Ucap Mura.
"Ternyata masih muda hahaha" Ucap Kitanda.
Kishi bertemu dengan Hiki adiknya Kasuto.
Kishi mengingat sedikit kejadian penembakan waktu berada dirumah sakit.
"Ahh... Sakit sekali. Siapa yang ditembak itu? apakah temanku? atau keluarga ku?" Ucap Kishi.
__ADS_1
"Hei kau tidak apa-apa" Ucap Hiki.
"Tidak apa-apa. Ada urusan apa anda ingin bertemu dengan saya?" Ucap Kishi.
"Kami ingin merekrut sebagai pengganti anggota kami selama dia masih dirawat dirumah sakit" Ucap Hiki.
"Tapi saya masih berada dalam tahap pelatihan" Ucap Kishi.
"Kalau soal itu kau tenang saja. Kami akan bicara kepada kepala pelathian" Ucap Hiki.
"Kalau begitu perkenalkan Aku?....... Namaku Siapa....?" Ucap Kishi.
"Kau tidak dikasih nama ya?." Kalau begitu ku beri nama......" Ucap Hiki.
"Kuro Akito" Ucap Hanko.
"Dasar kau masih saja seenaknya" Ucap Hiki.
"Sebaiknya kau bercermin dulu" Ucap Hiki.
"Kurasa nama itu lumayan juga" Ucap Kishi.
Kishi akhirnya bergabung dengan anggota DART. Dan Hanko menunjukan kamarnya.
"Ini adalah kamarmu. Jika kau ingin menanyakan sesuatu atau membutuhkan sesuatu panggil saja aku. Karena aku adalah seniormu" Ucap Hanko.
"Terima Kasih. Anda telah mengantarkan saya" Ucap Kishi.
"Satu lagi. Bicaranya jangan formal begitu"
__ADS_1
Ucap Hanko.
"Baiklah" Ucap Kishi.
Pada saat keesokan harinya chip yang dimakan oleh Kishi berfungsi dan semua ingatan Kishi kembali. Tetapi sebelum itu Kishi mendapatkan rasa sakit yang luar biasa dikepala.
"Hei kau Kenapa? kenapa Kuro?" Ucap Hanko.
"Tidak apa-apa.. Eh... Kuro?" Ucap Kishi.
"Jadi kau belum terbiasa dengan nama itu ya?" Ucap Hanko.
"Eh... Iya" Ucap Kishi.
"Apa yang sakit?. Mau ku panggil kan Profesor?" Ucap Hanko.
"Tidak perlu" Ucap Kishi.
"Kalau begitu aku kembali ke kamarku" Ucap Hanko.
Setelah Hanko pergi. Kishi mengingat semua hal yang telah dia lakukan pada saat menjadi petugas penegas.
"Maafkan Aku semua yang telah ku bunuh dan yang kutangkap. Bila saat waktunya aku akan membebaskan kalian semua yang ditangkap" Ucap Kishi.
Setelah 5 bulan kemudian pemerintahan tidak
melihat para masyarakat melakukan aksi demo. Pada saat itulah semua para organisasi mendapat libur. kebanyakan dari mereka pergi menjenguk Kujo yang berada dirumah sakit. Pada saat itulah kesempatan Kishi untuk melakukan pertemuan kepada Kitanda.
"Jadi karena tidak ada masyarakat yang melakukan aksi demo kalian bebas melakukan apa saja diluar Kantor pemerintahan. Tetapi kalian tidak diizinkan untuk pergi ke luar kota Hamada"
__ADS_1
Ucap Petinggi Kota Hamada.
"Inilah Kesempatanku untuk bertemu dengan Kitanda" Ucap Kishi dalam hati.