
15 hari berlalu rumah sakit selesai di renovasi. Dan perawat serta pasien bisa melakukan aktivitasnya kembali. Dan juga Kepala Rumah Sakit Hanama diganti dengan Dokter bernama Anko Riku dari kota Rea.
Riku adalah seorang dokter yang mampu mengatur fasilitas serta arahan-arahan untuk diberikan kepada pegawai rumah sakit.
"Selamat Pagi!, saya Anko Riku. Panggil saya Riku. Dan saya akan menjadi kepala rumah sakit ini untuk kedepannya" Ucap Riku.
"Mungkin Kepala rumah sakit kali ini lebih baik dari pada yang sebelumnya yang hanya mementingkan uang" Ucap salah satu pasien.
"Tapi jangan terlalu gembira dulu. Siapa tahu di lebih buruk dari yang sebelumnya"
Ucap salah satu pasien.
Kitanda pergi keluar dengan bantuan kursi roda dan di dorong oleh Kasuto dan Kishi untuk melihat Kepala rumah sakit baru Hanama.
"Siapa Nona Cantik ini" Ucah Riku.
"Oy! Jangan terlalu dekat dengannya"
Ucap Kishi.
"Maaf.. Maaf. Saya hanya ingin berkenalan dengan Nona Cantik Ini" Ucap Riku.
"Nama Saya Kitanda"
Ucap Kitanda sambil tersipu malu.
"Wah... Nama yang cantik seperti wajahnya"
Ucap Riku.
"Tolong jangan terlalu menggoda nya"
Ucap Kasuto.
"Jadi, Anda sedang menderita sakit apa?"
__ADS_1
Ucap Riku.
"Hanya lengan kiriku yang terkena sedikit racun. Mungkin ini adalah balasan untukku yang suka penasaran ini" Ucap Kitanda.
Setelah melihat lengan kiri Kitanda. Riku merasa pernah merawat pasien yang terkena racun yang sama dengan Kitanda.
"Mungkin beberapa hari lagi Anda akan sembuh. Sampai saat itu jagalah kesehatan anda agar cepat sembuh" Ucap Riku.
"Kalo begitu ayo kita pergi Kitanda, Kasuto"
Ucap Kishi.
Kasuto, Kishi dan Kitanda pergi sebentar ke luar rumah sakit dan mencari taman yang dengan Rumah Sakit Hanama. Dan mereka mulai membicarakan kepala rumah sakit yang baru.
"Apa Apaan dia itu. Membuatku jengkel saja"
Ucap Kishi yang kesal.
"Menurutku dia orangnya baik. Benar begitu kan Kasuto?" Ucap Kitanda.
"Hahahaha Jangan libatkan aku dalam menilai seseorang. Aku buruk dalam menilai seseorang" Ucap Kasuto.
"Hei! Kasuto. Lihat pasien itu. Bukan kah dia itu sudah terkunci dan sekarat di dalam basement bawah?" Ucap Kishi.
"Iya. Mungkin dia berhasil selamat saat kita meninggalkan nya" Ucap Kishi.
Dilorong Kujo pindah tangan ke Riku kepala Rumah Sakit Hanama.
"Kalo begitu tolong ya!. Dan juga jangan sampai ada yang tahu identitas aslinya"
Ucap salah satu anggota Pemerintah.
"Baiklah" Ucap Riku.
Kujo dibawa ke ruang perawatan. disana Riku mencoba memberikan pertanyaan kepada Kujo. Karena Kujo mengalami trauma karena kejadian 15 hari lalu yang hampir mati. Kujo menjadi sulit untuk berbicara.
__ADS_1
"Hai!. Namaku Riku aku akan menyembuhkan mu. Jadi tolong jawab semua pertanyaanku" Ucap Riku.
"Bbbaiikklahh... Hhuufftt"
Ucap Kujo kesusahan berbicara.
"Siapa nama mu?"
Ucap Riku.
"Ito Kujo"
Ucap Kujo.
"Dulu kau seperti apa?"
Ucap Riku.
"Dulu... Dulu... Akkkhhh...."
Ucap Kujo sambil kesakitan.
"Oke, cukup sampai disini. Jangan terlalu dipikirkan. Perawat tolong jaga pasien ini"
Ucap Riku.
"Baiklah" Ucap Perawat.
Kujo mengingat sedikit ingatannya sebelum bergabung dengan DART. Setiap kali Kujo berusaha mengingat ia akan kesakitan. Disebabkan oleh alat yang ditanam didalam kepalanya.
"Aku dulu siapa, seperti apa?"
Ucak Kujo.
Tak lama Kujo mengingat seorang perempuan yang sangat dia sukai waktu SMA dulu.
__ADS_1
"Hiromi!"
Ucap Kujo sambil menggapai langit.