
"Samantha, apa yang kau katakan? Kau tidak boleh menuduh papa mu sembarangan." tegur Sonia dengan cepat.
"Hm maafkan aku, tapi aku hanya menduganya saja. Salah satu teman sekolah ku memiliki seorang ayah yang katanya sedang pergi keluar negri untuk bekerja, tapi ternyata ayah nya itu bukan pergi untuk bekerja. Tapi sedang menjenguk istri keduanya disana. Aku tidak menuduh secara sembarangan, tapi semoga saja ayah bisa setia pada keluarga kita dan tidak selingkuh di belakang mama." balas Samantha berbicara dengan ekspresi yang sangat sedih.
Sonia lantas hanya bisa menghela nafas kasar sambil mencoba untuk tersenyum.
"Percayalah bahwasan nya papa sangat mencintai mu dan pasti tidak akan berselingkuh." ucap Sonia sambil memegang pundak putrinya tersebut.
Meskipun sebenarnya dia juga tidak cukup yakin akan hal itu. Tapi semoga saja Reno bisa setia kepadanya.
Ibu dan anak itu akhirnya memilih untuk segera masuk ke dalam mobil dan ingin pergi ke tujuan utama mereka.
Sementara kini, mobil yang di kendarai oleh Boby telah sampai di tempat kediaman tuan nya, setelah kepergian sang nona.
Reno langsung turun dan masuk ke dalam rumah nya, lalu tak lama kemudian Boby pun ikut menyusul masuk.
__ADS_1
"Dimana nona Sonia?" tanya anak buah nya tersebut kepada salah satu pelayan yang ada di sana.
Reno hanya diam saja sembari menunggu jawaban dari wanita itu tentang keberadaan istrinya sekarang.
"Nona baru saja pergi ke luar bersama nona muda Samantha untuk berkunjung ke rumah keluarganya. Saya pikir nona Sonia memberitahukan hal tersebut ke pada tuan." balas pelayan itu berbicara dengan sangat sopan.
Sementara Reno hanya bisa tersenyum penuh arti, mana mungkin istrinya itu akan memberitahukan kepada nya.
Sementara di perjalanan.
"Hah, untuk apa menelpon papa?" Bukan nya menjawab, tetapi Sonia malah kembali bertanya kepada putrinya itu.
"Suruh papa untuk menyusul kita, supaya setelah nantinya pulang dari rumah kakek kita bertiga bisa liburan bersama." jawab Samantha dengan penuh kesenangan.
Sementara Sonia hanya bisa tersenyum canggung, dan bingung harus bagaimana menjelaskan kepada putrinya itu bahwa dia sama sekali tidak memiliki nomor telpon Reno.
__ADS_1
Tapi sangat mustahil pastinya jika mengatakan secara terang-terangan tentang fakta tersebut. Yang ada Samantha malah akan curiga kepada hubungan nya dengan sang papa.
Kedengaran nya memang cukup aneh, sepasang suami istri yang tidak memiliki nomor kontak satu sama lain. Tapi memang begitu lah kenyataan nya! Selama 15 tahun Reno tidak pernah mengizinkan istrinya tersebut untuk membuka ataupun menyentuh handphone milik pria itu.
Karena Reno sama sekali tidak suka jika privasinya harus di ganggu oleh siapa pun termasuk Samantha.
...****************...
Reno benar-benar marah ketika melihat meja makan yang kosong tanpa ada satu pun makanan.
"Berani sekali dia pergi tanpa menyiapkan ku makanan terlebih dahulu." ucap Reno dengan penuh penenakan.
Sementara Boby berusaha untuk terus menenangkan tuan nya.
"Mungkin nona pikir anda akan makan di luar Tuan, jadi dia memilih untuk tidak menyiapkan sarapan pagi." sahut Boby mencoba untuk mengajak Reno berpikiran positif terhadap Sonia.
__ADS_1
"Ya, kau benar! Kalau begitu hari ini kita akan makan di luar saja." Reno lantas pergi melangkah kan kaki, pergi dari rumah nya untuk kembali menuju ke dalam mobil bersama dengan orang kepercayaan nya itu.