GADIS PURNAMA

GADIS PURNAMA
Capture 07


__ADS_3

Setelah acara pernikahan Purnama dan Irma di laksanakan Gladis pun tersenyum getir sia sia sudah pengorbanan yang dia lakukan selama ini..


"Semoga kamu bahagia ya Mas bersama wanita pilihan orang tuamu. Dan aku akan membuat Gadis tak pernah tahu tentang siapa kamu supaya tak ada lagi bayang bayang aku di hidupmu."pekik hati Gladis..


Gladis pun langsung tersenyum dan kini menatap wajah Gadis yang sedang tertidur lelap..


"Kamu tenang saja sayang Bunda pasti akan bisa menjadi Ibu sekaligus Ayah buat kamu. Dan kamu juga jangan khawatir ada Om Daffa dan juga Om Dirga yang akan menjagamu seperti Bunda menjagamu."airmata Gladis pun kembali terjatuh...


Gladis pun kembali mengingat bagaimana sikap kedua orang tua Purnama waktu itu yang benar benar membuatnya sakit hati...


"Gladis kamu jangan sedih kamu pasti bisa melewati semuanya ini. Kamu akan menjadi orang yang hebat untuk anak kamu kelak.."Gladis pun kembali menghapus airmatanya dan tersenyum...


Pada ke esokan hatinya acara pernikahan Purnama dan Irma pun di laksanakan suasana bahagia pun di rasakan oleh Nyonya Wijaya dan keluarganya namun dalam hati Purnama seperti merasakan ada yang janggal...


"Jika memang Irma memang tunanganku kenapa aku tak bisa merasakan apapun terhadapnya apakah mungkin ini ada kesalahan apakah benar jika Irma itu kekasihku?"Purnama pun kini bertanya tanya..

__ADS_1


Purnama pun menatap kearah kedua orang tuanya dan melihat ada kebahagiaan dia dalam mata mereka membuat Purnama merasa kasihan jika harus membatalkan pernikahan ini...


Purnama pun melanjutkan acara pernikahannya dengan Irma.


"Saya terima nikah dan kawannya Irma Permatasari dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan perhiasan seberat 150 gram di bayar tunai."Purnama pun mengucapkan ijab Kabul dengan sangat lantangnya...


Semua orang pun merasakan kebahagiaan yang tak terkira terutama Nyonya Wijaya yang begitu bahagia bisa mendapatkan menantu seperti Irma.


"Akhirnya kamu jadi menantu Mama juga sayang,Mama sangat senang semoga secepatnya kamu bisa mendapatkan keturunan ya."Nyonya Wijaya pun tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.


Irma nampak malu menatap wajah Purnama yang sedang menatapnya.


"Kenapa Mas terus saja menatapku? Apakah ada yang salah pada diriku?"tanya Irma sedikit malu malu..


Purnama pun tersenyum lalu mendekati wanita yang kini telah resmi menjadi istrinya.

__ADS_1


"Apakah benar kamu adalah tunangan ku sebelumnya? Kenapa ada perasaan yang aneh di dalam hatiku maaf aku gak yakin dengan apa yang Mama dan Papa katakan. Sekarang kita sudah menikah dan aku berharap kamu akan berkata jujur.."Purnama mencoba menekan Irma.


Irma pun terpaksa larut dalam kebohongan yang telah di ciptakan oleh Nyonya Wijaya...


"Iya Mas itu semua benar? Kita adalah sepasang kekasih sebelumnya dan kamu tahu kenapa kamu bisa kecelakaan waktu itu? Itu karena Mas ingin menemui aku."ucap Irma semakin larut dalam kebohongan.


Hati Purnama terus saja merasakan keraguan dan hal itu membuatnya memilih untuk mengalah dan mencoba untuk menghindari pertengkaran dan lebih memilih untuk merebahkan tubuhnya dan kemudian beristirahat...


"Tidurlah ini sudah larut.."ucap Purnama singkat setelah itu Purnama pun memejamkan matanya untuk menghilangkan semua pikiran pikiran buruknya tentang siapa sebenarnya Irma.


Sedangkan di Singapura Gladis dan Daffa dengan berada di sebuah restoran untuk menikmati makan malam bersama sedangkan Dirga yang sedang bertugas untuk menjaga Gadis di apartemen.


"Bang Daffa apakah selama ini kamu tak memiliki kekasih gitu,apakah selama kamu dan Mas Dirga di sini kehidupan kalian selalu seperti ini?"tanya Gladis secara tiba tiba hal itu membuat Daffa kaget.


Daffa tersenyum sembari menatap kearah Gladis wanita yang sebenernya dia sukai namun karena masih ada hubungan saudara hal itu memaksa Daffa untuk mengubur perasaannya kepada Gladis...

__ADS_1


"Kenapa kamu jadi bawel dan kepo si Dis,kami itu cowok high cllas jadi gak sembarangan orang bisa kencan dengan kami..."ucap Daffa sembari tertawa renyah.


__ADS_2