
Setelah selesai dengan misi nya itu, Jack dan para anak buah nya langsung meninggal kan gudang yang telah mereka bakar..
Jaket dan juga baju kaos hitam Jack saat ini sudah terkena percikan darah, karena terlalu bersemangat untuk menembaki para musuh hingga hancur...
Tapi Jack dengan santai tidak melepaskan jaket tersebut, bagi nya ada bau amis darah di pakaian nya adalah hal yang sudah biasa,
Bahkan Jack tidak langsung mencuci baju tersebut, dan akan dia biarkan saja menghiasi lantai kamar nya ketika sudah tiba di markas nanti..
Saat ini Jack dan para anak buah nya sudah berlari kembali menuju ke tempat di mana mobil mereka terparkir
Tapi belum sampai pertengahan jalan, Tiba-tiba saja Jack dan anak buah nya mendengar suara dengusan dari binatang di hutan tersebut..
Jack langsung memberikan aba aba kepada mereka semua agar menghentikan langkah...
Dia yakin jika itu adalah binatang berkulit loreng yang sedang berjalan jalan mencari mangsa..
Apa lagi pakaian mereka terkena percikan dara, sudah bisa di pastikan jika para binatang buas itu akan mencium nya....
"Diam jangan bergerak, seperti nya kita harus berlindung di atas pohon terlebih dahulu"
Ucap Jack memerintah kan para anak buah nya..
Tak lama kemudian, satu dari mereka langsung naik ke atas pohon untuk memastikan ada berapa jumlah binatang ganas tersebut....
Dia sangat terkejut ketika melihat jika terdapat lima bintang loreng yang sudah mengaung mencari mangsa nya..
"Bos,naik lah sekarang juga, bintang itu ada lima bos"
Panggil anak buah Jack yang sudah berada di atas pohon tersebut..
Mereka para anak buah Jack langsung merasa panik, bukan nya tidak mau melawan dengan senjata, tapi alangkah baik nya jika mereka menghindari nya saja...
Jack yang melihat kepanikan semua anak buah nya langsung berjalan kesana kemari untuk membantu mereka mencari pepohonan yang bisa di naiki oleh mereka...
Jack bahkan sampai lupa dengan keselamatan nya sendiri padalhan dari semua orang yang ada disitu Jack lah yang paling berbau amis darah...
"Cepat kalian naik, jangan turun sebelum ke adaan aman"
Perintah Jack dengan tegas, mereka semua mulai naik ke atas pohon, dan menghidupkan lampu senter untuk melihat situasi ke bawah..
Kebetulan malam sudah menyapa jadi penglihatan mulai tak tampak seperti semula...
Jack terus berjalan membantu para anak buahnya, jika di tanya siapa ketua mafia paling setia kepada anak buah nya, mereka pasti akan menjawab Jacob lah orang nya...
__ADS_1
Tanpa takut dia menjaga para geng Black Dragon yang telah lelah dalam melakukan misi..
Hingga detik kemudian, tanpa sadar jika saat ini sudah ada dua binatang loreng itu yang tak jauh dari belakang tubuh Jack.....
"Haummmmmm..... "
Anak buah Jack langsung menjerit memberi tahu bos mereka hingga Jack langsung berbalik badan dan menatap siapa tamu yang sudah mengunjungi nya...
"Haaaummmmmm".....
Dua binatang itu mulai mengaung kembali, memberi tanda jika mereka sudah siap untuk menyerang manusia yang ada di depan mereka..
Jack yang tidak takut pun langsung mempersiapkan diri untuk menyerang...
Bagi nya ini adalah uji adrenalin yang sangat bagus, sedangkan Dio, dia juga ikut membantu bos nya tersebut ,
Saat ini mereka sudah mengambil aba aba, Jack mengeluarkan pisau tikam nya yang sangat tajam, dan menatap mata harimau itu yang memancarkan sinar...
Para anak buah langsung menyenter ke arah Jack dan juga dio, jangan sampai mereka berdua kalah dengan bintang buas tersebut...
"Apakah kau mau menyerang ku Loreng"
Tanya Jack tersenyum miring,
Setelah itu, binatang tersebut langsung melompat dengan sangat tinggi dia mengarahkan nya ke arah Jack membuat Jack langsung mengeluarkan jurus tendangan kaki nya...
Brukkk.....
Binatang itu terjatuh ke arah belakang, dan langsung kembali bangkit untuk menyerang Jack...
"Haummmm....... "
Kemarahan binatang itu semakin menjadi kini Jack mulai menahan serangan tersebut, cakar dari kedua kaki nya sudah hampir menyentuh kulit Jack membuat Jack berusaha menghindar dan terus melawan..
"Haummmm......
Hingga akhirnya, Jack kalah tenaga dengan binatang tersebut..
Srek......, srek.....
Dua cakaran mendarat sempurna di otot lengan tangan Jack, membuat Jack dengan cepat langsung membalas perlakuan Bintang tersebut..
Satu tangan nya dia gunakan untuk menghadang mulut harimau yang ingin menggigit dirinya, dan yang satu tangan lagi, dia gunakan untuk menancapkan pisau yang sudah dia pegang ke arah tubuh harimau tersebut..
__ADS_1
Cruk......
Haauuu.mmmmmm
Suara ngaungan mulai terdengar nyaring, dengan cepat para anak buah Jack melayang kan tembakan dari atas pohon untuk mengusir ketiga harimau yang sedang menunggu mereka di bawah pohon..
Dan setelah harimau itu lari, para anak buah Jack langsung turun dengan cepat, begitu pun dengan Jack, dia meninggalkan harimau yang sedang terluka tapi tidak sampai mati, karena Jack hanya menancapkan senjata di daging nya saja..
Dio yang sudah berhasil melumpuhkan Harimau juga ikut lari bersama teman teman nya, jangan sampai ngaungan dari harimau tadi membuat para penghuni hutan datang mengepung mereka semua....
Dengan secepat kilat mereka semua berlari tanpa lelah, rumput, semak belukar bahkan ranting kayu yang terasa keras pun mereka terjang tanpa melihat, ..
Tujuan mereka saat ini hanya lah bisa kembali ke dalam mobil dan pergi meninggalkan hutan belantara tersebut...
"Semuanya, jangan sampai ada yang meninggal kan teman, kita harus kembali dengan selamat besama sama"
Teriak Jack di sela sela berlari nya, hingga akhirnya dari kejauhan mereka melihat kumpulan mobil yang masih terparkir di sana...
Jack beserta anak buah nya langsung masuk ke dalam mobil dan menghidupkan mobil dengan kecepatan sangat kencang...
Di dalam mobil, dio langsung menoleh ke arah bos nya tersebut, betapa setia sekali bos nya itu, tidak pernah memikirkan keselamatan nya sendiri, karena bagi Jack keselamatan anak buah nya lah yang utama..
Detik kemudian, mata Dio terpaku dengan otot lengan Jack yang sudah mengeluarkan banyak darah, bahkan jaket yang Jack gunakan sudah terkoyak akibat cakaran harimau tersebut yang sangat tajam..
"Bos... lengan bos berdarah sangat banyak"
Teriak Dio panik...
"Jangan panik begitu Dio, kau seperti baru pertama kali saja melihat aku berdarah"
"Tapi bos.., darah nya semakin banyak mengalir, aku akan membalut nya bos"
Ucap Dio yang langsung membuka baju kaos yang dia kenakan, setelah itu Dio mulai menarik baju itu dan mengoyak nya dengan pisau...
Jack hanya membiarkan saja Anak buah nya melakukan hal tersebut, hingga detik kemudian, Jack merasakan balutan kain di otot lengan milik nya...
"Bos.., sesampainya di markas, aku akan menelfon dokter kita, jangan anggap remeh dengan jari harimau bos karena bisa menyebabkan infeksi"
Ucap Dio menjelaskan, Jack langsung tersenyum tipis, dia bisa merasakan jika para anak buah nya benar benar sangat menyanyangi diri nya..
"Iya.., kau bawel sekali Dio, aku akan langsung berobat nanti"
Jawab Jack tertawa....
__ADS_1