
Setelah menerima telfon tersebut, Jack langsung menatap ke arah wajah istri nya dengan sangat intens...
Baru saja resmi menikah, kenapa juga harus terpisah karena suatu masalah, Ayu yang mulai penasaran pun langsung membalas tatapan suami nya tersebut..
"Ada apa Honey? apakah ada masalah? "
Tanya Ayu dengan pelan membuat Jack langsung menganggukkan Kepala nya..
"Iya, dan ini sangat darurat Ayu"
"Benar kah..! sedarurat apa Honey? "
"Ayu... sayangku, istri cantik ku yang baru beberapa jam aku nikahi, sungguh sebenarnya aku tidak ingin mengatakan ini, tapi....
" Tapi apa tuan! cepat katakan lah, jangan buat tambah penasaran "
"Baiklah.. akan aku katakan, honey.... sepertinya kita tidak bisa melakukan malam pertama kembali, karena aku harus pergi ke Amerika saat ini juga"
"Apa... ke Amerika?"
Tanya Ayu terkejut...
"Iya Honey, kau pasti terkejut bukan? sama, aku juga begitu, maaf jika aku tidak bisa memberikan malam pertama kita setelah resmi menikah, aku mohon jangan merasa kecewa ya"
Ucap Jack dengan percaya diri, tanpa dia tahu jika sebenarnya di dalam hati Ayu yang paling dalam, Ayu merasakan kebahagiaan karena tidak akan melayani majikan yang sudah menjadi suami nya tersebut,
"Emm... baiklah Honey, aku sangat mengerti dengan tugas mu itu, aku janji tidak akan marah dan juga kecewa dan, aku akan mengizinkan mu untuk pergi, "
"Benarkah.! apakah kau serius mengatakan nya Honey"
"Eh... iya sebenarnya aku merasa sedikit keberatan, tapi... bukan kah aku tidak boleh egois, kau akan berjuang untuk menyelamatkan anggota Mafia mu, jadi aku akan mendukung kepergianmu itu Honey"
"Wah..... terimakasih sayang, ternyata kau adalah istri yang sangat pengertian, tidak salah aku menikahi mu Ayu ku sayang"
Ucap Jack tersenyum bahagia dan langsung memeluk tubuh Ayu dengan sangat erat..
Para tamu undangan mulai menatap ke arah mereka dengan sangat iri , Jack benar benar tampak mencintai Ayu sang gadis miskin dari kampung mereka...
Setelah puas berpelukan, Jack mulai memerintah kan para anak buah nya untuk membubarkan acara pernikahan, dengan cara memberikan salam tempel kepada setiap tamu yang datang...
__ADS_1
Satu koper penuh uang berwarna merah mulai Dio buka dengan lebar, membuat para tamu undangan langsung merasa sangat senang..
"Ehmmm, ... Untuk semua tamu undangan yang sudah berkenan hadir ke acara pernikahan ku ini, aku ingin mengucapkan banyak terimakasih, tapi... karena ada hal penting maka acara pernikahan akan segera di bubarkan ,jadi sebagai ganti nya, aku akan memberikan satu kepala tamu undangan dengan ganti rugi uang merah sebanyak 3 lembar"
Jelas Jack membuat semua para tamu mulai bersorak gembira..
"Wah... benarkah tuan, ternyata kau sangat baik ya"
Ucap salah satu tamu tersebut..
Jack tersenyum bangga mendengar kan pujian dari para orang kampung tersebut, setelah itu dia langsung menyuruh Dio dan anak buah yang lain nya untuk melakukan tugas yang Jack perintah kan..
"Dio... bagi dengan rata, jangan lupa, berikan juga untuk para pembaca setia ku di nt, eak...... "
"Baik bos, "
Jawab Dio menurut... setelah itu mereka langsung membentuk barisan agar lebih mudah melakukan tugas mereka...
Hingga hampir setelah jam kemudian, uang di dalam koper telah ludes tidak tersisa,
Ibu Ningsih yang menyaksikan kebaikan dari menantunya tersebut pun langsung tersenyum bangga,
"Nak Jack... terimakasih ya karena sudah mau memberikan rezeki mu untuk para warga di kampung ini,
Ucap Ibu Ningsih kepada Jack...
" Iya, aku juga berterimakasih kepada ibu karena sudah menjadi kan aku menantu mu, aku senang bisa berbagi dengan mereka "
"Iya, ibu juga senang memiliki menantu baik hati seperti mu"
Jawab ibu Ningsih membuat Jack merasa terbang ke atas awan, dengan cepat dia tersenyum menatap ke arah Ayu..
Membuat Ayu terpaksa tersenyum juga, setelah semua selesai, Jack mulai menghadap ke arah ibu mertua nya, dia akan mengatakan soal kepergian nya yang sangat tiba tiba itu...
Ibu Ningsih yang mendengar perkataan dari Jack pun langsung merasa terkejut, bukan kah mereka baru saja resmi menikah, bagaimana mungkin saat ini juga akan berpisah selama dua Minggu...
Kasihan juga dengan Ayu, belum juga merasakan malam pertama, eh.. sudah di tinggal terlebih dahulu oleh sang suami.. fikir ibu Ningsih di dalam benak nya...
"Nak Jack... apakah tidak bisa di undur terlebih dahulu? "
__ADS_1
Tanya ibu Ningsih menatap Jack
"Tidak bisa buk..., ini menyangkut banyak nyawa, ibu sudah tahu kan pekerjaan ku ini, jadi aku sebagai ketua harus bertanggung jawab atas keselamatan anak buah ku buk"
"Emm..... baiklah nak, ibu mengerti, tapi apakah Ayu sudah siap jika di tinggal oleh suami mu nak? "
Tanya Ibu Ningsih menatap ke arah Ayu, membuat Ayu menjadi salah tingkah sendiri, harus kah dia mengatakan jika dia sangat siap jika harus di tinggal oleh suami mesum nya itu, ataukah dia harus mengatakan keberatan....
Dengan perlahan Ayu mulai menjawab pertanyaan dari ibu nya tersebut, sambil menatap ke arah wajah Jack...
"Emm... sebenarnya Ayu merasa keberatan ibu, tapi... Ayu juga tidak boleh egois ibu, ini adalah tugas wajib untuk tuan Jack, jadi mau tidak mau aku harus memberikan nya izin ibu"
"Ya... kau benar sayang, tidak mungkin juga Jack mengajak mu untuk pergi ke Amerika, sedangkan disana dia harus berperang melawan musuh"
"Ibu... aku hanya dua minggu saja disana, dan setelah itu aku akan langsung kembali untuk meminta jatah malam pertama ku yang sudah tertunda"
"Hahahha........ "
Ibu Ningsih langsung tertawa cekikikan mendengar ucapan dari menantu nya tersebut, begitu juga dengan anak buah Jack
Mereka sangat geli mendengar perkataan bos nya yang sangat jujur itu..
"Baiklah... ibu akan menjaga Ayu disini, dan ibu akan menservis Ayu dengan sangat baik, agar malam pertama kalian berdua akan terjadi dengan sangat berkesan"
"Terimakasih ibu"
Jawab Jack sambil menatap ke arah Ayu, membuat Ayu mulai mengeruk kan bibir nya..
"Malam pertama apa yang dia maksud sebenarnya? bukan kah kita sudah melakukan nya beberapa Minggu yang lalu , dasar suami mesum, dan pintar bersandiwara, andai kau bukan suami ku, maka aku ingin sekali mencekik leher mu itu tuan Jack"
Gumam Ayu dengan perasaan kesal, Jack bersikap seolah-olah mereka adalah pasangan pengantin baru pada umumnya,
Yang belum pernah bersentuhan sama sekali, apakah dia amesia dengan kejadian malam itu, atau Jack memang sengaja pura pura lupa...
Jack yang di tatap tajam oleh Ayu pun mulai tersenyum tipis,
Dia sengaja ingin membuat Ayu menjadi kesal dengan dirinya...
"Tunggu malam kedua kita ya sayang, aku berjanji akan melahap mu tanpa ampun"
__ADS_1
Ujar Jack menyeringai