Gairah Cinta Mafia Karatan

Gairah Cinta Mafia Karatan
Jack melakukan penyerangan


__ADS_3

Setelah selesai menelfon sang istri tercinta, Jack langsung keluar dari kamar milik nya menemui para anak buah mafia yang sudah siap berperang..


Setiba nya di lantai bawah , Jack menatap wajah mereka satu persatu dan memberikan semangat agar tidak takut melawan para musuh,


"Bagaimana... apakah kalian semua sudah siap? "


Tanya Jack dengan suara menggelegar


"Sudah bos... kami sudah siap untuk menumpas para musuh yang sudah berani melawan kita"


"Bagus.. Dio seperti biasa kau akan menjadi ketua di setiap kelompok, dan yang lain nya mengikuti langkah ku, kita harus cerdik dalam melakukan penyerangan, buat jebakan agar mereka tidak bisa bergerak"


"Baik bos... "


"Oya Dio, kita harus bisa menangkap siapa pembuat racun mematikan di kelompok mereka, karena dia adalah kunci dari kehebatan mereka saat ini"


"Baik bos, kami akan mencari orang tersebut"


Setelah semua telah siap mereka langsung mengambil persenjataan yang di keluar kan dari gudang persenjataan.


Jack mengambil senjata yang juga menggunakan racun dari hasil racikan nya sendiri,


Jack akan menghabisi semua lawan nya tanpa ampun agar dia bisa kembali ke indonesia dengan cepat,,


Selain senjata beracun, Jack juga membawa senjata api dan juga senjata tajam untuk melakukan perlawanan dan penyerangan kepada para musuh...


"Apakah sudah siap? ".


tanya Jack berdiri dengan tegak,


" Sudah bos, kami sudah siap"


"Bagus, sekarang gunakan penutup wajah kalian semua, jangan sampai mereka mengetahui wajah kita"


"Baik bos"


Setelah semua selesai mereka semua langsung melangkah keluar dari markas tersebut..


Perjalanan menuju ke markas musuh lumayan memakan waktu yang lama, karena mereka berada di daerah hutan belantara yang ada di negara tersebut.


Hampir lima jam perjalanan menggunakan mobil , dan ketika sudah akan tiba ditempat markas musuh, Jack menyuruh para mafia nya agar menghentikan mobil milik mereka.


Jack akan melakukan penyerangan dengan cara menelusup masuk diam diam, karena jika langsung masuk ke dalam wilayah markas musuh maka sudah bisa di pastikan jika musuh bisa mengetahui pergerakan mereka..


"Dio, kau bawa kelompok mu untuk menuju ke belakang markas mereka, kita akan menyerang dari lain sisi"

__ADS_1


Ucap Jack memerintah Dio, setelah mereka bergerak, Jack kembali menatap ke arah dua kelompok yang lain nya,


"Dan untuk satu kelompok lain nya, tetap berjaga disini, sambil mengintai pergerakan kami,jika penyerangan telah terjadi maka kalian bisa langsung menyusul masuk"


"Baik bos.., kami akan mengikuti rencana bos"


"Bagus... semoga kita dapat mengalahkan mereka semua, mereka adalah para kelompok pembunuh bayaran yang tidak memiliki rasa manusiawi, jadi orang seperti mereka pantas untuk di habisi"


"Bos benar, dan kami para mafia Black Dragon, sangat siap untuk membasmi para hama tersebut"


"Okey, sekarang ayo kita bergerak , satu kelompok yang lain nya ikuti langkah ku, keluar kan senjata kalian semua nya, kita akan menyerang markas mereka"


Ajak Jack mulai mengeluarkan senjata milik nya, setelah itu kelompok yang ada di belakang Jack mulai mengikuti langkah kaki Jack menuju masuk ke perkarangan markas musuh..


Sesampainya di depan gerbang terlihat ada empat orang yang berjaga di depan nya, Jack dan para anak buah sudah bersembunyi di balik semak belukar dan siap membidik lawan...


Setelah semua merasa siap, Jack memerintah para mafia menggunakan panah yang terdapat racun mematikan di setiap ujung senjata nya,


Sluppp..... slupp....


Empat panah telah melesat dengan sangat kencang tanpa suara dan tanpa terlihat, sedangkan Para penjaga gerbang mulai jatuh ke bawah tanah tak sadar kan diri...


Kini racun mematikan racikan Jack sudah mulai masuk ke dalam luka tersebut menyatu dengan darah yang mulai masuk ke dalam tubuh..


Sehingga beberapa detik kemudian, para musuh yang sudah terjatuh itu langsung mengeluarkan busa dari mulut nya dan badan nya berubah membiru...


"Bos.. apakah kita bisa bergerak sekarang? "


Tanya salah satu mafia Jack.


"Jangan, tinggu sebentar lagi, karena mereka para musuh akan membuka gerbang dan segera keluar untuk melihat keadaan teman mereka yang sudah sekarat.."


"Benarkah bos... bagaimana bos bisa tahu, apakah di depan gerbang itu memakai kamera CCTV? "


"Tentu saja, maka dari itu, biar kan mereka mencari kita, baru lah kita bergerak menyerang, sedangkan selebih nya langsung berlari masuk ke dalam gerbang"


"Baik bos"


Jawab mereka sambil bersembunyi di balik semak, hingga tak lama kemudian terlihat gerbang mulai terbuka dan keluar lah para pria berbadan dengan membawa senjata di tangan mereka..


"Bangsat.... lihat mereka sudah mati, siapa yang telah menyerang mereka? ".


Teriak pria yang berbadan besar tersebut kepada teman nya.


" Siapa pun orang itu, aku yakin mereka pasti masih berada di sekitar sini, sekarang ayo kita cari mereka "

__ADS_1


Ajak rekan dari pria tersebut langsung berlari ke arah semak belukar.


Jack yang melihat mangsa telah menuju ke arah mereka pun langsung memberikan isyarat agar segera menyerang


Hingga detik kemudian..


Shutt..... shut... shutt....


Suara panah kembali anak buah Jack layang kan di susul dengan suara teriakan para musuh yang telah jatuh ke rerumputan..


"Hey.. siapa kalian, dasar pengecut, cepat keluar jika kalian berani? "


Teriak pria yang sedari tadi sudah merasa marah,


hingga akhir nya mafia Jack mulai keluar untuk menyerang pria itu,


sedangkan Jack bersama yang lain mulai masuk menerobos gerbang..


Setiba nya di dalam para musuh sudah menyambut kedatangan Jack, mereka. menyerang Jack menggunakan pedang berlaras panjang...


Jack langsung mengeluarkan senjata tajam milik nya, juga dan mulai menepis serangan yang di berikan untuk tubuh nya..


Ssreett......


Darah segar mulai keluar dari paha pria yang telah menyerang Jack, dan dengan cepat Jack langsung mengarahkan pedang runcing milik nya ke arah perut pria tersebut


"Aaaakhhh....... "


Teriakan mulai terdengar dengan pelan dan menyedihkan, saat Jack berhasil menusuk perut pria itu dengan sangat sadis


Darah segar langsung memuncrat ke arah wajah Jack, dan hal itu membuat Jack tersenyum bahagia.


"Kalian memang pantas untuk mati, aku doakan agar arwah kalian akan langsung masuk ke dalam neraka"


Teriak Jack dengan mata memerah, begitu juga dengan para anak buah Jack, mereka terus melakukan penyerangan hingga para musuh jatuh dengan bersimbah darah..


Setelah para penjaga markas berhasil Jack lumpuh kan, pria itu langsung masuk ke dalam untuk mencari pintu belakang markas,


Dan dia mempersilahkan Dio serta kelompok nya yang sudah menunggu untuk masuk dan melakukan penyerangan kepada para musuh yang masih berdatangan..


"Bos, apakah bos akan masuk kedalam? "


"Iya, ayo kita cari dalang di balik penyerangan tempo hari"


"siap bos"

__ADS_1


Jawab Dio mengikuti langkah bos nya untuk masuk ke dalam markas besar tersebut...


__ADS_2