Gairah Cinta Mafia Karatan

Gairah Cinta Mafia Karatan
Jack mulai bergerak


__ADS_3

Burung burung mulai berkicau menandakan jika pagi telah datang menyapa,Jack yang mencoba menggeliat kan tubuh nya pun mulai tersadar jika saat ini dia tidak sedang sendiri...


Ada sebuah tangan kecil yang melingkar indah di perut kekar Jack dan tentu saja itu membuat Jack menjadi tersenyum sendiri...


Ayu tidur dengan nyenyak tepat di bawah ketiak milik nya, ketiak yang penuh dengan bulu bulu panjang itu pun, untung saja mengeluarkan harum yang sangat sedap..


Jack walaupun jorok soal kamar nya, tapi jika masalah kebersihan tubuh tentu saja, Jack nomor satu untuk membersihkan seluruh anggota tubuh nya itu..


Jadi jika saat ini Ayu tidur di bawah ketiak nya, maka wanita muda itu tidak akan merasakan harum yang mengganggu indra penciuman nya...


Setelah puas menatap Ayu, Jack mencoba untuk bangkit dengan menggeser tangan Ayu yang melingkar erat di perut Jack...


Pria itu seperti nya belum merasa puas jika hanya menatap nya saja, karena Jack ingin kembali menikmati tubuh Ayu yang sudah menjadi candu untuk dirinya...


"Ehh..... "


Lenguhan dari bibir Ayu mulai terdengar membuat Jack tidak berani untuk melanjutkan kegiatan nya tersebut..


Seperti nya tadi malam mereka melakukan nya hingga berkali-kali dan hal itu membuat Jack merasa tamu jika aset milik Ayu akan sakit dan juga perih...


"Baiklah... kali ini kau aku biarkan Ayu, karena aku ingin rasa sakit mu bisa berkurang dan hilang tapi... setelah itu seperti nya aku tidak akan membiarkan mu bisa selamat Ayu"


Gumam Jack sambil mencoba bangkit dari ranjang milik nya,


Setelah itu Jack meninggal kan Ayu untuk segera membersihkan diri, dan sebelum dia beranjak masuk ke kamar mandi


Jack membenarkan terlebih dahulu selimut yang sudah sedikit turun dari tubuh Ayu, dan ketika akan menaikkan selimut itu kembali, Jack langsung mencium otot lengan Ayu yang terlihat sangat lah mulus...


"Tidur lah sayang, mulai hari ini kau sudah aku bebas kan dari Perjanjian yang pernak kita buat itu"


Gumam Jack pelan....


Hampir satu jam lama nya, akhirnya kini Jack sudah keluar dari kamar mandi, dia memakai bathroop untuk menutupi tubuh kekar nya tersebut..


Hingga tak lama kemudian, terdengar suara handphone milik Jack yang berbunyi di atas meja nakas..


Jack langsung mengangkat telfon tersebut, karena memang ini lah yang dia tunggu sedari kemarin...


"Halllo...... bagaimana dengan pencarian mu? "

__ADS_1


Tanya Jack kepada Dio orang kepercayaan nya,


"Sudah ketemu bos, kampung itu berada di kota surabaya, benar yang di katakan nona Ayu bos, jika ibu nya sedang dalam keadaan tidak baik saat ini"


"Benarkah...! memang nya siapa orang yang telah berani menganggu nya Dio?"


Tanya Jack mulai emosi, tapi mencoba untuk menahan nya, jangan sampai Jack malah membangun kan Permaisuri nya tersebut...


"Dia orang terkaya di kampung itu bos, seperti nya ini masalah tentang balas budi bos"


"Apa... kurang ajar sekali orang itu, sekarang coba kau beritahu siapa nama orang tersebut? "


"Emm..... saya belum mengetahui nama asli nya bos, tapi jika nama panggilan, saya mengetahui nya, dia biasa di panggil dengan sebutan Marco bos"


"Apa... Marco...??? ck.. ck.... keren sekali nama nya, aku jadi ingin segera pulang ke kampung untuk melihat orang tersebut yang menjadi saingan ku, apakah dia lebih tampan dari pada aku? "


Tanya Jack sambil berfikir,


Sedangkan disebrang sana Dio hanya menggaruk kepala nya bingung, seperti nya dia tidak harus memberitahu seperti apa saingan bos nya tersebut...


"Jadi.kapan bos akan datang kekampung ini? "


"Tentu saja hari ini juga aku akan datang kesana, aku tidak akan membiarkan ibu mertua ku terluka karena si Marco sialan itu"


"Baiklah... jika begitu kami akan menantikan kedatangan bos"


"Iya, kau pantau terus pergerakan mereka, jangan sampai mereka berani menyentuh ibu mertua ku"


"Baik bos"


Jawab Dio dengan tegas..


Setelah mematikan telfon tersebut, Jack langsung berbalik menatap ke arah ranjang


Terlihat jika Ayu sudah bangun dan terduduk menatap ke arah dirinya, seperti nya Ayu mendengar pembicaraan dia bersama anak buah nya tadi...


"Apakah tuan sedang membicarakan soal ibu ku? "


Tanya Ayu tak sabar, dengan cepat Jack langsung mengangguk kan kepala nya, sambil berjalan ke arah ranjang, dia duduk di samping tubuh Ayu yang terbalut dengan selimut tebal...

__ADS_1


"Iya, aku sudah mengutus anak buah ku untuk memantau keselamatan ibu mu, dan hari ini kita akan pulang ke kampung ibu mu itu"


Degghhh.....


Ayu langsung terdiam membeku, benar kah yang di ucapkan oleh majikan nya ini, apakah dia sedang tidak bermimpi...


"Benarkah tuan? anda tidak berbohong kan? "


Tanya Ayu memastikan,


"Tentu saja tidak Ayu, apa kau kira aku ini suka berbohong..? "


Tanya Jack memasang raut wajah kecewa, dan hingga detik kemudian tiba-tiba saja Ayu langsung menubruk tubuh Jack, dan memeluk nya dengan sangat erat...


"Terimakasih tuan, tuan sangat lah baik, aku doakan semoga rezeki tuan semakin bertambah banyak, dan kelompok mafia tuan semakin maju dan menjadi yang terkuat "


Ucap Ayu mendoakan Jack, membuat Jack merasa senang dan bahagia..


"Terimakasih untuk doa mu itu Ayu, jujur kau adalah wanita pertama yang telah mendoakan ku Ayu"


Ucap Jack sambil bersedih, entah mengapa ketika mendengar doa dari Ayu, Jack seperti tersentuh dengan ucapan wanita nya tersebut..


"Sekarang berikan aku hadiah Ayu , karena aku telah membantu mu! " ujar Jack membuat Ayu merasa bingung..


"Hadiah apa tuan? apakah tuan mau meminta seperti yang tadi malam? "


"Emmm... boleh juga, ayo cepat lakukan"


Ucap Jack sambil menyiapkan diri nya, setelah itu Ayu langsung berdiri di atas ranjang, dia dengan malu malu mulai membuka selimut tebal yang ada di tubuh nya dan berjalan ke arah Jack yang sedang duduk di atas ranjang..


Jack terdiam membeku melihat apa yang Ayu lakukan untuk nya saat ini, wanita itu tiba-tiba saja sudah duduk di atas pangkuan Jack membuat Jack kembali merasa on seperti tersengat aliran listrik...


"Ayo tuan, aku akan melakukan nya dengan ikhlas, walaupun masih terasa sakit tapi aku akan menahan nya, karena lama lama juga sakit nya menjadi hilang di gantikan dengan rasa yang sangat aneh dan tidak dapat di ungkapkan oleh kata kata"


Jelas Ayu dengan menggerakkan tubuh nya,


Jack benar benar bleng saat melihat apa yang di lakukan pelayan nya tersebut, padalhan Jack hanya meminta Ayu untuk mencium kedua pipi nya, tapi....


Seperti nya Jack telah mendapat kan rejeki nomplok..., benar benar amazing.....

__ADS_1


__ADS_2