Gairah Cinta Mafia Karatan

Gairah Cinta Mafia Karatan
Hampir ketahuan


__ADS_3

Terdengar suara tawa yang di tahan oleh seorang pria bernama Jack..


Dia memegangi perut nya yang terasa kram karena terlalu lucu melihat ekspresi yang di keluar kan oleh wanita pujaan nya tersebut..


Dan hal itu benar-benar membuat Ayu menjadi heran serta merasa kesal, karena tuan nya tersebut terus saja tertawa tanpa henti..


"Tuan.. kenapa anda malah tertawa saja? bagaimana jika ibu sampai mendengar nya? "


Tanya Ayu mulai panik,


Pasal nya setelah Jack meminta agar Ayu melayani diri nya tadi, ternyata Ayu merasa sangat terkejut dan mengamuk kepada bos nya itu,.


Dan setelah itu, Jack mulai tertawa karena dia sudah berhasil mengerjai wanita nya tersebut


"Haha..., kau tenang saja Ayu, ibu mu tidak akan mendengar suara ku ini"


Ucap Jack menahan tawa, sedangkan Ayu mulai menatap Jack dengan tatapan kesal..


"Tuan.. lebih baik tuan keluar saja dari kamar saya, ini sudah malam lo, kenapa tuan tidak beristirahat saja"


"Aku masih mau melihat mu Ayu, jadi jangan mengusir ku, lagian aku juga berniat untuk tidur di kamar mu ini"


"Apa...! tuan jangan mengerjai ku lagi tuan, karena ini bukan lah waktu yang tepat.. "


"Lalu memang nya kapan waktu yang tepat itu Ayu? apakah di saat kau resmi menjadi istri ku"?


Degghh...


Jantung Ayu langsung berdegup kencang, saat mendengar pertanyaan dari bos nya tersebut


Jack yang melihat wajah Ayu mulai memerah pun langsung mendekati wanita itu dan mengapit nya dengan sangat rapat, tanpa celah sedikit pun..


"Ayu... kau adalah milik ku saat ini, jadi kau tidak boleh menolak apa pun yang aku mau, apakah kau mau berdosa karena telah menolak ku Ayu?"


Tanya Jack berbisik tepat di telinga Ayu, membuat Ayu bertambah terasa meremang di bagian tubuh nya.


"Tuan.. aku.... aku...


Ucap Ayu secara terbatas bata, Jack langsung menyambar bibir merah Ayu yang sedari tadi terus saja memanggil manggil dirinya untuk segera di kecup..


Jack menikmati bibir itu dan ******* nya dengan sangat bergairah.


Apa lagi setelah merasakan pembalasan dari Ayu, Jack benar benar merasa bahagia, dia seperti mendapatkan persetujuan dari Ayu untuk terus mengecup dan menikmati rongga bibir nya..


Hampir sepuluh menit berlalu, dan ciuman panas itu masih terus terjadi, rasa nya Ayu sudah masuk ke dalam pesona mulut manis Jack..

__ADS_1


Sedangkan Jack dia sudah terbakar oleh gairah nya sendiri, hingga tanpa sadar, tangan Jack sudah bergerak ke sana kemari memberikan sentuhan yang membuat Ayu merasakan geli sekaligus suka..


"Akhhh.......


Jerit Ayu dengan suara pelan, dia berusaha menggigit bibir nya agar tidak terdengar oleh ibu nya,


Jack sudah bermain di daerah gunung kembar milik Ayu yang masih sangat ketat dan lumayan besar..


Kebetulan saat ini Ayu hanya mengenakan baju daster sebatas lutut, jadi tentu saja Jack mempunyai kesempatan untuk mengobrak abrik bagian atas Ayu..


Kancing baju itu sudah terbuka dengan sendirinya, dan Jack mulai merem*s rem*s aset Ayu membuat Ayu mengeluarkan suara ******* nya..


Tak sampai disitu, setelah puas merem*s Jack mulai membuka sedikit sebuah bisa yang menutupi aset tersebut..


Hingga menyembul lah bagian kecil berwarna pink yang membuat Jack seakan menggila


Dia tidak bisa menahan gairah nya lagi, Untuk tidak mengemut dan menyusu layak nya seorang bayi kecil..


Dengan gerakkan cepat, Jack sudah membaringkan tubuh Ayu di atas ranjang dan Jack mulai mengerjai bagian atasan Ayu hingga membuat Ayu seperti melayang ke udara...


"Ahh..... kenapa sangat terasa manis Ayu, aku benar-benar suka"


Ucap Jack dengan terus menikmati gunung yang sudah ada di dalam genggaman tangan nya..


"Tuan... jangan seperti ini, nanti ketahuan dengan ibu ku tuan? "


"Nikmati saja Ayu, aku tahu kau juga menyukai nya sama seperti ku".


Jawab Jack terus memberikan sentuhan sentuhan yang memabukkan di bagian tubuh Ayu..


Hingga sampai di bagian area bawah.. Jack mulai kembali meletakkan sebelah tangan nya disana..


Dia berencana akan merangsang tubuh Ayu agar wanita itu mau meminta dan memohon dengan sendirinya..


Dan kini Jack sudah berhasil mengobrak-abrik bagian intim tersebut , tongkat sakti milik nya seperti nya sudah ikut terserang aliran listrik, dan Jack sudah sangat ingin untuk mengarahkan nya ke tempat yang sedang dia jelajahi tersebut...


Dan saat Jack akan menurunkan resleting celana nya, tiba tiba saja terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar milik Ayu..


Membuat kedua sejoli yang sedang terbawa gairah itu pun langsung terkejut setengah mati...


"Tuan... itu pasti ibu ku? '


" Iya, aku tahu, jangan panik Ayu, tetap lah bersikap biasa saja"


Jawab Jack mulai bangkit dari tubuh Ayu, Jack mondar mandir mencari tempat persembunyian, jangan sampai kejahatan nya ketahuan oleh calon ibu mertua sebelum dia mendapatkan putri dari ibu tersebut..

__ADS_1


"Ayu, aku harus bersembunyi dimana? kamar mu sangat kecil Ayu? "


Ucap Jack merasa bingung, begitu juga dengan Ayu, setelah selesai merapikan kembali pakaian nya, Ayu mulai ikut mondar mandir kesana kemari,


Tok..... tok....


"Ayu.. kau sedang apa nak? "


Tanya ibu Ayu yang mulai tidak sabar,


Ayu yang melihat bawah kolong tempat tidur pun langsung menyuruh Jack untuk bersembunyi di tempat tersebut,


Dan tentu saja Jack terpaksa mengikuti perintah Ayu, dia masuk ke dalam kolong tempat tidur yang terasa sangat sempit dan pengap..jangan sampai perbuatan nya ini ketahuan oleh salah satu anak buah nya..


Karena jika itu terjadi maka Jack harus siap di gosip kan dan di tertawa kan oleh mereka semua..


"Seorang ketua mafia kejam mengumpat di bawah kolong tempat tidur hanya karena takut terpergok oleh sang ibu mertua di dalam kamar putri nya"


Wah.. Jack menjadi geleng-geleng sendiri, merutuki kebodohan nya tersebut,


hingga tak lama kemudian, terdengar suara Ayu mulai membuka pintu kamar milik nya, dan masuklah ibu Ningsih untuk mengecek kamar tersebut..


"Ayu... kau. sedang apa di dalam kamar, kenapa ibu mendengar suara ranjang mu berdecit hingga berkali kali Ayu? "


Degghh....


Ayu terdiam membisu saat mendengar pertanyaan dari ibu nya tersebut, bagaimana mungkin dia sampai tidak menyadari nya jika sedari tadi tempat tidur nya berbunyi mengeluarkan suara decitan hingga keluar kamar..


"Emm... ibu... itu karena Ayu sedang latihan senam ibu"


"Apa.. latihan senam? memang nya kau melakukan latihan senam di atas ranjang iya? "


"Iya ibu, aku sangat malas untuk turun kebawah, jadi aku memutuskan untuk latihan senam di atas ranjang ibu"


Jawab Ayu tak enak,


"Kenapa harus malam malam begini Ayu? apakah tidak bisa esok hari"


"Tidak ibu, aku tadi sangat ingin melakukan nya"


"Ya sudah, sekarang kau kembali tidur lagi, jangan lupa kunci pintu nya Ayu, ibu tidak mau jika majikan mu atau pun anak buah nya nyasar masuk ke dalam kamar mu"


"Baik ibu, akan Ayu lakukan"


"Hemm.... ibu keluar sekarang, ibu sudah sangat mengantuk"

__ADS_1


Ucap ibu Ningsih menutup kamar Ayu dengan rapat, dan setelah kepergian ibu nya, Ayu langsung menghirup nafas dengan dalam..


"Ya Tuhan, hampir saja"


__ADS_2