
Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu sangat lama, akhirnya Jack bersama anak buah terhebat milik nya sudah tiba di markas yang ada di negara Amerika
Dia sudah mengumpulkan para anggota mafia untuk melakukan rapat darurat seperti yang dia ucapkan..
"Jadi apa yang terjadi sebenarnya terjadi Jo? "
Tanya Jack kepada ketua kelompok kepercayaan milik nya,
"Bos, mereka menyerang kita karena salah satu di antara mafia adalah penyusup dari musuh"
"Apa...! bagaimana bisa itu terjadi Jo, bukan kah sudah aku katakan kepada mu, jika kau harus berhati hati dalam melakukan keamanan? "
"Iya, saya sudah melakukan nya tuan, tapi... seperti nya saya kecolongan tuan"
"Lalu apa lagi yang terjadi setelah itu Jo"
"Para pembunuh bayaran itu, menyerang markas kita yang lama, dan mereka membunuh mafia menggunakan senjata ampuh seperti senapan yang berisi racun bos"
"Apa....! bagaimana mungkin mereka membuat racikan racun mematikan seperti itu, sedangkan para pembunuh bayaran hanya tersisa sedikit saja bukan"
"Bos, seperti nya sebelum menyerang mereka sudah menyiapkan kekuatan terlebih dahulu bos, dan bisa jadi juga mereka memiliki ilmuan yang mengerti dengan obat obatan bos"
"Apa maksud perkataan mu Jo, apakah seperti seorang Dokter begitu? "
__ADS_1
Tanya Jack menatap tajam
"Iya bos, hanya dokter yang mengetahui ramuan mematikan itu, karena bahan nya tidak di ketahui oleh orang awam bos"
"Apakah kau ada contoh nya? "
"Ada bos... "
Jawab Jo langsung memperlihatkan jarum suntik kecil yang terdapat cairan di dalam nya,
Senjata itu di taruh di dalam plastik kecil oleh Jo, agar bos nya bisa melihat dengan jelas tanpa harus takut terkena..
"Berapa cepat kematian yang diakibatkan oleh senjata ini Jo? "
"Sangat cepat tuan, hanya lima menit, langsung tidak bernyawa"
"Baik bos"
Setelah itu, Jo langsung pergi melakukan tugas yang di berikan oleh Jack, sedangkan anak buah yang lain nya, Jack perintah kan untuk mencari di mana letak persembunyian musuh mereka...
Kini Jack mulai masuk kedalam ruangan pribadi milik nya, walaupun Jack bukan tamatan sekolah tinggi tapi entah mengapa pria brandal itu mengetahui semua jenis obat dan bahan kimia..
Jack sangat pintar dan ahli dalam meracik suatu racun untuk menjadi senjata para mafia nya,
__ADS_1
Dan biasa nya setiap racun akan Jack racik bersama dengan penetralisir nya juga..
Hingga beberapa lama menunggu akhirnya ilmuan yang Jack tunggu tunggu telah tiba di markas milik nya,
Mereka mulai melakukan penelitian untuk kandungan racun yang terdapat di dalam cairan tersebut...
****
Sedangkan di kampung, saat ini Ayu sedang duduk termenung sambil memegang handphone milik nya,
Sudah dua hari sejak kepergian Jack, pria itu bahkan belum memberikan kabar kepada Ayu..
Ayu merasa sangat khawatir saat ini, walaupun dia sadar jika belum ada cinta yang tumbuh di hati nya, tapi Ayu sudah mulai memperdulikan suami nya tersebut, mungkin rasa sayang mulai tumbuh di relung hati nya..
Saat sedang melamun tanpa sadar tangan Ayu malah menyentuh ke arah perut nya sendiri,, entah mengapa ucapan Jack di tempo hari saat mereka selesai melakukan penyatuan, kembali terngiang di benak ayu..
Pria itu berdoa agar benih unggul nya dapat tumbuh dan menjadi seorang anak di dalam rahim Ayu..
Dan hal itu membuat Ayu menjadi tersenyum senang, seperti mendapatkan sebuah Kekuatan dan semangat hidup, itu lah yang Ayu rasakan saat ini..
"Sayang mama, jika kamu memang sudah ada di perut mama, mama mohon, doakan ayah mu ya, agar dia bisa kembali dengan selamat dan cepat, mama sayang dengan kalian berdua"
Gumam Ayu dengan pelan, jangan sampai perkataan nya tersebut terdengar oleh ibu nya,
__ADS_1
karena Ayu belum berani untuk mengatakan rahasia yang dia tutupi dari sang ibu. ...
"Tunggu sampai suami ku pulang bu, dan aku akan menceritakan semua nya"