Gairah Cinta Mafia Karatan

Gairah Cinta Mafia Karatan
Malam juma'atan


__ADS_3

Jack yang merasa sangat frustasi pun langsung menghubungi nomor handphone milik Ikram adiknya,


Dia ingin meminta solusi agar bisa mengendalikan seorang ibu hamil yang sangat garang..


"Hallo... ada apa bang? "


Tanya ikram disebrang sana...


"Hallo... kenapa kau lama sekali mengangkat telfon dari ku hah! apakah kau tidak bisa mendengar jika handphone mu terus berdering dengan keras, "


Ketus bang Jack membuat Ikram langsung menjauhkan handphone dari telinganya


"Ikram... Ikram....! kenapa kau hanya diam saja, apakah kau tidak mendengar kan perkataan ku? "


Tanya Bang Jack dengan nada kesal, hingga detik kemudian, barulah Ikram kembali menjawab pertanyaannya dari bang Jack..


"Ada apa bang? apakah kau tidak tahu jika ini sudah pukul berapa? kau selalu saja mengganggu kesenangan malam ku bang"


"Apa...! kesenangan malam? memangnya kau sedang apa saat ini Ikram? jangan bilang jika kau sedang melakukan olahraga malam bersama istri mu? "


"Tentu saja iya, apakah kau lupa jika malam ini adalah malam jum'at, itu artinya aku harus memberikan nafkah wajib kepada istri ku bang"


"Cih.... dasar pembohong, tidak malam jum'at pun aku yakin jika kau akan meminta jatah wajib setiap harinya kepada istri mu, sekarang lebih baik kau sudahi dahulu olahraga mu itu Ikram, karena aku akan mengajak mu untuk malam jum'atan"

__ADS_1


"Apa...! apa maksudmu malam jum'tan bersama ku bang? kenapa kau tidak malam Jum'atan bersama Ayu saja? "


Tanya Ikram dengan sangat kesal, pasalnya dia bersama sang istri sudah melakukan pemanasan yang membangkitkan senjata perang milik nya,


Dan karena ulah dari abangnya itu, dengan terpaksa Ikram menghentikan pertempuran yang baru saja akan dia lakukan, lalu.. dengan mudahnya Jack malah menyuruhnya untuk menemani dirinya melalui telfon


Sungguh benar-benar gila si Jack karatan itu...


"Tidak bang, aku tidak bisa, kau sudah cukup selalu menganggu malam indah ku bersama Sinta, bahkan disaat malam pertama ku pun kau pernah mengganggu ku bang"


"Eh.... aku bukannya menganggu, tapi aku hanya ingin menemani mu saja, Ikram sebagai seorang adik maka kau harus menurut kepada ku Ikram"


Ujar bang Jack mencoba merayu Ikram...


"Maaf bang jika begitu aku break dulu menjadi adik mu, selamat malam bang"


Tut.... tut... tut...


Panggilan Ikram mulai terputus, membuat pria itu langsung berdecak dengan kesal..


"Sial.. tidak istri ku, tidak adikku , sepertinya mereka benar-benar menjauhiku seorang diri, baiklah.. jika begitu aku akan tidur disofa saja, sambil menonton televisi"


Katanya dengan kesal, kini Jack sudah tidur tiduran dia atas sofa, dia mengotak atik remot televisi yang sangat membosankan untuknya

__ADS_1


Sepertinya tidak ada tayangan yang bagus didalam televisi tersebut, hingga akhirnya Jack menghempaskan remot hingga terpental ke atas lantai...


"Benar-benar malam yang membosankan, sekarang aku harus bagaimana? aku tidak bisa tidur tanpa memegang gundukan kecil berwarna merah milik istri ku,, apakah aku harus membohongi pintu kamarnya saja? tapi.. bagaimana jika dia marah, Aakhh... aku sangat kesal saat ini"


Ucap Jack membolak-balikan tubuh nya di atas sofa...


Sedangkan didalam kamar, Ayu yang sudah tidur dengan pulas Tiba-tiba saja bermimpi sedang melakukan malam yang panas.


Didalam mimpi itu, terlihat Jack sudah menyentuhnya dengan sangat buas, melakukan pembukaan sebelum masuk ke bagian inti,.


Ayu yang merasakan kenikmatan dari sentuhan suaminya itu pun mulai meminta lebih,..


Dia sudah tidak sabar ingin segera dimasukin dengan senjata milik suaminya Jack, senjata yang panjang dan juga besar,


Bahkan untuk memasukkan nya saja butuh kehati hatian agar tidak terlalu terasa sakit dan perih..


Ayu yang merasa tidak sabaran pun langsung memegang milik suaminya dan mengarahkan ke arah inti miliknya.


Hingga detik kemudian....


jleebbb.....


brukkk....

__ADS_1


__ADS_2