
Tidak terasa kehamilan Ayu kini sudah menginjak usia 9 bulan, dan itu artinya sebentar lagi bayi mereka berdua akan segera lahir kedunia..
Hari ini didalam markas milik Jack sedang di adakan pertemuan keluarga,
Jack dan Ayu mengundang keluarga kecil Ikram untuk datang menghadiri jamuan kecil mereka..
Sehingga rumah mereka yang menjadi markas itu terlihat tampak ramai karena suara seorang gadis kecil bernama Cinta...
Cinta sudah berusia 6 tahun, dan dia semakin hari semakin tampak remaja..
Jack yang sedari dulu sudah dekat dengan gadis kecil itu pun langsung mengajak Cinta untuk bermain kejar kejaran..
"Paman Jack, ayo tangkap Cinta lagi kalau bisa, paman jangan kalah dong sama anak kecil"
Ucap Cinta mengejek Jack
Sedangkan Jack saat ini merasa sangat kelelahan, sepertinya umur 40 tahun telah membuat tenaga nya banyak berkurang, ditambah lagi dengan kegiatan olahraga malam yang rutin Jack kerjakan bersama sang istri,y,
Membuat Jack tidak mampu untuk berlari hingga sepuluh kali putaran...
Dan Jack tanpa tahu malu membeberkan hal tersebut kepada semua orang yang sedang duduk menatap ke arah dirinya
"Sudah... paman menyerah Cinta, paman tidak sanggup lagi mengejar mu"
Jawab Jack dengan berteriak sambil membungkukkan tubuhnya untuk menghilangkan rasa lelah...
Mereka semua yang melihat tingkah Jack tersebut pun langsung tertawa lucu, akhirnya sang mafia karatan bisa nyadar juga, jika dirinya memang lah sudah tua dan tak lagi muda..
Ayu yang melihat sikap. konyol dari suaminya itu pun langsung bangkit dan berjalan mendekati Jack
Dan selanjutnya dia memberikan cubitan di perut Jack yang terasa keras..
"Aakhhh..... sayang... sakit sayang, kenapa kau malah mencubit ku? "
Tanya Jack menatap ke arah samping..
Ayu memasang wajah kesal terhadap suaminya tersebut, bisa bisa nya Jack tidak menyadari jika ucapannya barusan sudah membuat Ayu malu..
__ADS_1
"Honey, apakah kau lupa jika disini sudah ada ibu dan juga ibu Ningsih, kenapa kamu selalu saja berkata tanpa di filter terlebih dahulu, apakah kamu tidak malu Honey? "
Tanya Ayu kesal, sedangkan Jack malah tersenyum sambil memasang wajah tidak bersalah..
"Hehehe... kenapa harus malu sayang, lagian mereka pasti sudah tahu karena pernah merasakan nya,aku yakin jika mereka sudah maklum dengan perkataan ku ini sayang"
"Iya.. tapi tidak usah dipamerkan juga Honey, apakah kamu lupa jika ibu ku dan juga ibu Ningsih adalah seorang janda, bagaimana jika mereka tiba-tiba merasa kepingin karena telah mendengar perkataan mu itu? bisa ribet urusan nya Honey"
"Ya jangan bingung sayang, tinggal panggil kakek duda yang ada di kampung sebelah pasti semua nya beres terkendali sayang"
Jawab Jack dengan asal membuat ibu mertua nya dan juga ibu Ningsih langsung memukul tubuh Jack
Ikram bersama Sinta hanya tersenyum lucu menatap ke arah mereka, akhirnya kehidupan Jack bisa berubah juga. setelah bertemu dengan Ayu..
Ikram merasa sangat bahagia karena abang nya yang sudah karatan itu akhirnya laku juga..
"Ibu, sepertinya bang Jack sudah pintar menggoda saat ini, tidak melulu memikirkan peperangan saja"
"Kamu benar mas, bang Jack terlihat sangat berubah dari beberapa tahun yang lalu, dan itu semua berkat Ayu yang telah berhasil membuat bang Jack menjadi pria baik dan juga bertanggung jawab..
Ujar Sinta menimpali pembicaraan suaminya, membuat Jack yang mendengar perkataan itu langsung menatap wajah mereka berdua dengan intens.
"Mengatakan hal penting apa bang? wajah mu berubah menjadi sangat serius bang? "
Tanya Ikram kepada Jack..
"Ehmm... selagi kita berkumpul ditempat ini, maka ini kesempatan aku untuk mengatakan niat kami, Ikram dan ibu, aku dan Ayu sudah mengambil keputusan, jika. setelah Ayu melahirkan makan kami akan pindah keluar negeri"
"Apa....!!! apakah kau serius bang? "
Tanya ikram menatap tak percaya..
"Iya Ikram, aku serius, dan aku akan kembali menyerah kan markas berserta geng Black Dragon untuk kau urus, aku mohon, jangan menolak nya Ikram, karena aku tidak akan kembali lagi ke negara Indonesia"
"Tapi... kenapa bang? bukan kah diluar negeri kau masih dalam keadaan tidak aman? bagaimana jika mereka para musuh lama kita kembali menyerang mu bang? "
Tanya Ikram dengan wajah khawatir..
__ADS_1
Tidak akan Ikram, aku sudah menghabisi mereka hingga ke akar akarnya, jadi disana sudah aman sekarang, dan aku akan memulai kembali bisnis ku disana "
"Ayu... apakah kau sudah menyetujui nya? "
Tanya Sinta menatap wajah Ayu, dan Ayu langsung tersenyum dengan manis..
"Iya mbak, aku sudah menyetujui ajakan bang Jack, karena kemanapun suami ku tinggal, maka aku akan ikut menemani nya mbak"
"Lalu.. bagaimana dengan ibu mu? "
Tanya ibu Ningsih menimpali..
"Ibu akan ikut bersama kami bu, karena ibu tidak memiliki siapapun lagi selain aku"
"Bagus lah jika begitu, aku do'akan semoga kalian betah ya disana, oya nanti jika kami memiliki waktu libur pasti aku dan mas Ikram serta yang lainnya akan mengunjungi kalian disana"
"Iya mbak.. terimakasih ya mbak"
Jawab Ayu langsung memeluk tubuh Sinta dengan sayang..
Hingga tak lama kemudian tiba-tiba saja Ayu merasakan perutnya sangat sakit dan juga mulas...
Dia langsung memegang perut nya tersebut dan menjerit dengan keras...
"Ayu kau kenapa? apakah perutku telah menyakiti perut mu? " tanya Sinta merasa panik, begitu juga dengan yang lain nya..
Jack langsung berlari untuk menangkap tubuh Ayu yang hampir terjatuh kebelakang..
"Sayang... ada apa dengan mu sayang,? apakah kau merasa kesakitan? "
"Aaakhhh.... iya honey, perut ku sangat sakit dan mulas, tolong aku Honey" teriak Ayu histeris
Membuat Jack merasa bingung serta panik
"Nak, sepertinya Ayu akan segera melahirkan, sekarang ayo bawa dia kerumah sakit, jangan membuang waktu terlalu lama nak Jack"
"Baiklah buk, Ikram. suruh anak buah kita untuk menyiapkan mobil"
__ADS_1
"Baik bang"
Jawab Ikram langsung berlari dengan tergesa-gesa,