
Kini Jack dan yang lain nya sudah duduk di kursi sederhana yang ada di rumah ibu Wati,
Wanita paruh baya yang pernah menjabat sebagai kepala sekolah di TK Permata Bunda itu pun sangat berterimakasih kepada Jack karena pria sangar tersebut sudah mau repot repot mengantarkan putri nya untuk pulang ke kampung halaman...
Ibu Wati berbicara dengan sangat sopan, layak nya seorang ibu kepada putra nya sendiri,
Dan hal itu membuat Jack menjadi merasa sedikit tersentuh..
Karena diri nya sudah lama tidak bertemu seorang ibu yang sama persis seperti mendiang ibu nya dahulu...
"Maaf, anda tidak perlu bersikap seperti itu, karena saya juga melakukan kebaikan ini tidak gratis"
"Apa...! maksud tuan tidak gratis, itu bagaimana ya..? apakah Ayu membayar anda tuan? "
Tanya ibu Wati penasaran, membuat Ayu yang duduk di samping ibu nya mulai merasa tidak tenang..
Jangan sampai majikan tidak waras nya itu membongkar kejadian apa yang telah mereka lakukan, karena jika sampai ibu nya tahu, pasti ibu Wati akan merasa sangat kecewa kepada diri nya..
Tanpa Ayu sadari jika ternyata Jack sedari tadi terus menatap ke arah nya, di dalam hati Jack tersenyum lucu,
Akhirnya dia bisa mengerjai wanita yang dia sukai menjadi panik..
"Ehmm.... tentu saja, tapi saya tidak meminta bayaran uang kepada putri ibu, karena saya tahu jika dia tidak mempunyai uang, "
"Lalu.. jika bukan uang, bayaran apa yang tuan minta? "
Tanya ibu Wati tak sabar..
Jack tersenyum menyeringai ke arah Ayu, dan Ayu mulai menatap Jack dengan tatapan memohon...
"Apakah ibu harus tahu?"
"Iya, saya sangat penasaran tuan, setidaknya jika putri saya tidak sanggup membayar nya, maka saya bisa membantu untuk melunasi nya tuan"
"Apa.. maksud nya ibu mau membantu untuk membayar nya begitu? "
Tanya Jack sampai bangkit dari duduk nya, ibu Wati langsung mengangguk kan kepala nya membuat Jack menjadi tertawa dengan sangat lucu...
"Hahaha....... tidak..., bagaimana bisa ibu mu juga ikut membayar nya, bahkan aku tidak bisa membayangkan nya Ayu... "
Ucap Jack sambil terus tertawa, dia sedang membayangkan jika Ibu Wati lah yang akan mengganti kan Ayu untuk melayani dirinya di atas ranjang..
__ADS_1
Wah.. Jack benar-benar sudah gila saat ini, bahkan dia terus tertawa membuat semua orang mulai menatap heran ke arah dirinya..
Ayu yang terus memperhatikan wajah Jack pun mulai mengerti dengan apa penyebab yang telah membuat majikan nya tertawa hingga terpingkal pingkal..
Ayu mulai merasa kesal, bagaimana bisa Jack berfikir kotor seperti itu...
"Ibu... dimana aku bisa bertemu dengan pria itu, aku akan segera menyelesaikan semua nya ibu"
Ucap Ayu berteriak membuat Jack langsung menghentikan tertawa nya dengan cepat...
"Apa maksud mu Ayu...! untuk apa kau menemui pria itu" tanya Jack marah
"Tentu saja untuk menyelesaikan masalah perjodohan ini tuan, aku sudah tidak mau kabur lagi, seperti nya jika cepat di selesai kan akan semakin baik"
Jawab Ayu yakin, setelah itu Ayu langsung bangkit dari duduknya, membuat ibu Wati mencoba menghentikan langkah putri nya tersebut..
"Tunggu nak...! apakah kau tidak takut dengan dia nak? "
Tanya ibu Wati khawatir..
"Tidak bu,... aku sudah tidak takut dengan siapa pun lagi, bukan kah aku sudah bekerja dengan seorang ketua mafia, jadi aku sudah memiliki kekuatan saat ini bu"
"Iya... ibu tenang saja, aku akan melindungi Ayu mulai dari sekarang, bahkan pembunuh berantai sekali pun tidak akan berani menggangu Ayu atau pun ibu lagi, apa lagi hanya orang licik seperti pria bernama Marco itu, aku akan membuat nya diam tidak berkutik bu"
Setelah mendapat kan izin, Ayu dan Jack di ikuti oleh beberapa anak buah Jack mulai berjalan keluar menuju ke rumah pria bernama Marco,
Jack sudah sangat yakin, jika setampan apa pun Marco itu, tetep saja Ayu akan lebih memilih diri nya, karena Jack sudah mengambil sesuatu yang sangat berharga dari diri Ayu...
Bahkan Jack sudah mengikat Ayu secara tak nampak, dengan cara menanamkan benih unggul milik nya di dalam perut Ayu...
Kini mereka telah tiba di depan rumah termewah di kampung tersebut,
Jack yang bersikap sombong dan arogan pun mulai menenteng kedua tangan nya di atas pinggang, dan berdiri tegak tepat di depan gerbang rumah tersebut...
Dan selanjutnya Jack mulai berteriak dengan sangat kencang, sambil memanggil nama Marco,...
Kali ini Jack sudah yakin jika sebagai pria sejati yang sedang memperebutkan sang wanita pujaan, maka Jack akan mengajak duel pria bernama Marco tersebut secara one by one,
Agar Ayu bisa melihat sendiri bagaimana hebat nya Seorang Jack yang sebenarnya...
"Hey Marco sialan, cepat keluar kau dari kandang mu, "
__ADS_1
Teriak Jack yang sudah hampir puluhan kali..
Setelah lelah berteriak tak lama kemudian, pintu gerbang rumah itu mulai terbuka dengan lebar...
Dan di susul dengan beberapa pria perawakan besar dan kekar yang telah berdiri di hadapan mereka semua..
Ayu langsung kaget saat melihat para bodyguard milik Marco, dia bahkan langsung menggeser tubuh nya tepat di belakang tubuh Jack..
"Jangan takut Ayu, ada aku yang akan melindungi mu"
Ucap Jack mengelus tangan Ayu...
"Tuan... mereka terlihat sangat menyeramkan, bahkan lebih seram dari pada anak buah tuan Jack"
Ujar Ayu dengan pelan..
Setelah itu Jack kembali berdiri dengan tegak dia akan melindungi wanita yang dia cintai dengan segenap jiwa dan raga..
Dengan memasang wajah tak kalah sangar, Jack mulai memberi tatapan membunuh ke arah para bodyguard tesebut.
"Dimana bos kalian, panggil dia sekarang juga, katakan kepada nya jika aku Jack alias GO-JEK sudah menunggu kedatangan nya di luar gerbang rumah nya sendiri"
Ucap Jack berteriak...
"Baiklah.. tunggu sebentar lagi, kau akan terkejut jika sudah bertemu dengan bos kami"
"Haha...., aku tahu bos kalian pasti masih muda dan juga tampan, tapi tenang saja, aku juga tidak kalah kuat dan tampan dari bos kalian itu"
"Benarkah...! kau terlalu percaya diri bung"
"Cih.. sudah jangan banyak bacot, sekarang panggil bos kalian sekarang juga, aku sudah sangat ingin mengajak nya duel secara pria sejati"
Ucap Jack sambil mengambil ancang ancang penyerangan,
Tak lama kemudian, terdengar suara langkah kaki di iringi dengan suara tongkat yang berbunyi menyentuh lantai...
Sehingga membuat Jack dan juga yang lainnya mulai menatap ke arah asal suara..
Jack mencoba mengintip dari balik tubuh para Bodyguard yang berdiri menutupi orang tersebut, Jack yakin jika itu adalah pria bernama Marco yang sedang dia tunggu sedari tadi...
Hingga detik kemudian, terdengar suara seseorang yang membuat Jack dan anak buah nya merasa sangat terkejut.
__ADS_1
"Siapa yang telah menantang ku hah! "
Degghh.....