Gairah Cinta Mafia Karatan

Gairah Cinta Mafia Karatan
Kepulangan Jack


__ADS_3

Pertempuran sengit kembali terjadi, dan kali ini Jack tidak akan mengampuni semua musuh nya,


Dia menyerang Broncos dengan cara membabi buta, seperti nya Jack sudah sangat muak dengan para musuh nya tersebut...


Gara gara mereka, Jack harus merelakan malam pertama nya sebagai sepasang pengantin baru,


Dan tentu saja ketika Jack mengingat hal tersebut, dia langsung naik pitam dan menghajar para musuh tanpa ampun...


Kali ini Jack sedang berhadapan dengan Pria bernama Broncus, pria itu sangat lah kuat, sama seperti Jack...


Hingga Jack harus bisa lebih cerdik agar dapat menang dari pria kelak tersebut...


Bukk... bukk.....


Tinjuan dan pukulan terus mereka lakukan, saling berbalas dan menyakiti antara satu sama lain, hingga akhirnya mereka berdua jatuh secara bersamaan..


"Bangsat.. kenapa kau tidak mau mengaku kalah juga, aku sangat lelah menghadapi mu Broncus sialan"


Teriak Jack mulai kesal


Sedangkan Broncus dia meludah dengan kasar untuk mengeluarkan darah yang keluar dari dalam mulut nya..


"Cuih..... kau juga bangsat Jack, karena tidak bisa mengalahkan ku dengan cepat, seperti nya kekuatan kita sama sama kuat Jack"


"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang, aku sudah malas jika harus bermain tangan dan kaki dengan mu"


"Baiklah... bagaimana jika kita berperang menggunakan pedang saja, apakah kau membawa pedang? "


Tanya Broncus sambil mengeluarkan sebilah pedang yang mengkilap dan sangat tajam..


Dengan Cepat Jack juga mengeluarkan pedang milik nya, kali ini Jack harus bisa mengalahkan Broncus agar dia bisa kembali pulang ke Indonesia...


"Broncus, kita bertarung sekarang juga, ingat kau jangan sampai membunuh ku ya, kau boleh menyakiti seluruh tubuh ku, tapi tidak boleh membuat ku mati"


Ucap Jack sudah mengambil ancang ancang, mereka saling menatap dengan sedikit membungkuk , menatap tajam antara satu sama lain


"Cih... apakah kau kira kita ini teman Jack, kenapa juga kau malah membuat sebuah permintaan, aku tidak janji jika tidak akan membunuhmu Jack"


Jawab Broncus tersenyum menyeringai, hingga Jack merasa marah serta kesal kepada pria jelek tersebut...


"Hey Broncus... kau benar-benar menyebalkan ya, apakah kau kira aku tidak bisa mengalahkan mu, baiklah sekarang ayo kita bertarung kembali, sampai mati"


Ucap Jack dengan semangat, suara pedang yang bergesek mulai terdengar di telinga semau orang yang ada di tempat tersebut


Saat ini anak buah Jack sudah memenangkan perang dan mengalahkan anak buah milik musuh..

__ADS_1


Dan setelah itu, mereka memutuskan untuk beristirahat sambil menyakiti peperangan yang di lakukan oleh bos mereka..


Jack benar-benar lincah dalam menggunakan pedang, berkali-kali dia berhasil mengenai tubuh Broncus hingga tersayat sayat tipis


Jeritan suara kesakitan mulai terdengar di telinga mereka semua, hingga akhirnya Broncus terjatuh sambil berbaring di atas lantai..


"Kau kalah Broncus , dan aku akan segera menghabisi mu"


Ujar Jack mengarahkan pedang milik nya ke arah perut pria tersebut..


"Apakah kau akan membunuh ju Jack?"


"Tentu saja, kan sudah aku katakan jika aku akan membunuhmu"


"Baiklah... kau aku izinkan membunuh ku, tapi... kau jangan senang dulu Jack karena aku masih memiliki Sekutu yang akan meneruskan perjuangan ku ini"


Ucap Broncus tersenyum menyeringai , membuat Jack langsung spaning dan merasa marah


"Apa maksud mu Broncus? kau sudah kalah sekarang, dan semua anak buah mu sudah habis aku bantai"


"Hahaha..... itu kan menurut penglihatan mu, sekarang kau bunuh saja aku, karena aku sudah tidak dapat menahan rasa sakit akibat pedang mu ini,"


"Dasar tukang bohong, baiklah jika itu permintaan mu, maka aku akan mengabulkan nya.."


Crukkk.... crukkk.... crukkk....


Hingga hampir setengah jam lama nya, akhirnya para Mafia mulai turun untuk memberikan informasi kepada tuan mereka..


"Bos.. seperti nya sudah tidak ada lagi seorang pun yang berada di lantai atas bos kita sudah menghabisi mereka semua"


Ujar para mafia membuat Jack merasa sangat terkejut


"Benarkah.... tapi kenapa masih tidak yakin"


Gumam Jack mulai berlari ke lantai atas untuk mencari keberadaan orang lain yang masih tersisa..


Setelah memastikan jika markas tersebut telah kosong, hari itu juga Jack memutuskan untuk kembali ke negara Indonesia,


Dia ingin segera melanjutkan malam pertama yang telah tertunda karena misi nya tersebut


Tanpa Jack ketahui jika sejak setengah jam yang lalu, ternyata mereka yang berada di lantai atas sudah menyusup turun melarikan diri.


******


Sedangkan di tempat lain, tepat nya di kampung halaman Ayu, wanita cantik itu sedang membantu ibu nya berkebun di samping rumah..

__ADS_1


Ibu Ningsih telah menanam banyak tanaman yang tumbuh sangat subur, seperti cabai, sayuran, dan juga buah buahan, dan Ayu sangat senang saat sedang memanen tanaman tersebut..


"Ibu... aku ingin memetik semua buah cabai ini, apa kah boleh? "


Tanya Ayu dengan mata berbinar


Setelah di angguki oleh ibu Ningsih, Ayu pun langsung melakukan keinginan nya tersebut, dengan tersenyum senang Ayu memetik cabai tersebut, setelah cabai dia berpindah memetik terong, dan juga buah jeruk manis yang tumbuh sangat subur dan lebat


Ibu nya memang benar benar jago soal urusan tanam menanam,


"Ayu... kapan nak Jack kembali? sudah seminggu dari kepergian nya? apakah pekerjaan nya belum selesai juga? "


Tanya ibu Ningsih menatap wajah Ayu...


Dengan cepat Ayu langsung menghentikan kesenangan nya tersebut, Dia kembali teringat dengan sang suami yang tak kunjung pulang dan juga menelfon.


"Ayu juga tidak tahu buk"


Jawab Ayu menunduk sedih.. ibu Ningsih langsung bangkit memeluk putri nya, seperti nya dia sudah salah bertanya tentang suami anak nya tersebut


"Sabar ya nak, pasti suami mu akan segera tiba di rumah kita, maaf jika ibu sudah menanyakan nya dengan mu"


"Tidak apa apa buk, sampai saat ini Tuan Jack belum ada kabar kembali jadi patut jika ibu menanyakan nya"


Jawab Ayu mencoba tersenyum, hingga beberapa menit kemudian, mereka berdua mendengar suara mobil yang berhenti hingga beberapa mobil serta terdengar juga suara tawa dari anak buah Jack yang bertugas menjaga mereka di depan rumah...


. "Suara apa itu nak? kenapa berisik sekali, ayo kita melihat nya"


"Baik bu"


Jawab Ayu mulai melangkah kan kaki nya ke arah depan, hingga detik kemudian....


Deghhh ......


Jantung Ayu berdetak sangat cepat saat menatap siapa orang yang baru saja turun dari mobil mewah tersebut


Tanpa sadar Ayu langsung meneteskan air mata nya, dia tidak menyangka jika pria yang dia rindu rindu kan kini sudah tiba di depan mata nya...


"Tuan Jack...! "


Panggil Ayu tidak percaya,


Jack mulai menatap ke arah Ayu, dia benar benar merindukan sosok wanita tersebut


"Istri ku Ayu, kemarilah sayang"

__ADS_1


Teriak Jack tersenyum bahagia


__ADS_2