
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Saat ini mereka sudah didalam mobil masing-masing, shakila terlihat cemberut saja . Sedangkan Anggara tersenyum senang,karena nenek dan Camila mengijinkan shakila ikut dengan nya.
Camila dan neneknya sudah mencurigai gerak-gerik yang dilakukan oleh Anggara dan shakila,dia yakin jika diantara kedua nya sudah terjadi sesuatu tapi mereka belum mengetahui apa itu. Mereka hanya perlu waktu untuk mengetahui semua nya,apalagi charlie juga merasakan hal yang sama.
Didalam mobil charlie,mereka membahas mengenai shakila yang terus menolak satu mobil dengan Anggara. Mereka meyakini kalau pernah terjadi sesuatu diantara kedua nya,makanya dia mereka masih membahas nya.
"ada yang aneh dari sikap shakila " ucap Camila sambil menatap wajah neneknya dengan pelan ,tangannya pun masih mengelus kepala Yuna yang sudah tertidur di pangkuan nya
"nenek juga melihat nya,seperti nya mereka memiliki hubungan " jawab sang nenek
"hhmmm.....iya,aku takut jika benar nek" ucap Camila,dia tidak ingin shakila mendapatkan ibu mertua seperti mama nya Anggara karena mama Anggara tidak menyukai keluarga Camila dari dulu.
"aku rasa juga begitu,mereka memiliki hubungan yang serius tapi sikap Anggara sedikit berbeda. Tidak seperti saat dia bersama dirimu dulu,dia terlihat lebih ceria dan shakila.....aku lihat,mama Anggara sedikit takut pada nya. " jelas Charlie,dia ikut menyambung cerita Camila dengan sang nenek
"ya.....Anggara terlihat sedang jatuh cinta,kami menikah karena saling membutuhkan saat itu. Tidak ada rasa cinta, hanya karena sama-sama kesepian dan sendiri makanya kami memutuskan untuk bersama " jelas Camila dengan tenang ,dia hanya mengkhawatirkan adik nya saja .
"anda benar dok,shakila kami memang anak yang kuat. Dia pasti bisa menghadapi mama nya Anggara jika nanti nya dia menjadi pengganti Camila " jawab sang nenek
__ADS_1
"Jadi nenek dan Camila setuju jika Shakila menikah dengan Anggara ?" tanya Charlie dengan penasaran
"jika Shakila bersedia,maka nenek ngak akan menghalangi nya tapi....apa shakila bisa hamil ?nenek takut nanti shakila akan mendapatkan perlakuan yang sama seperti Camila " ucap nenek dengan perasaan sedih
"tenang saja nek,shakila pasti sehat" jawab Camila, walaupun dia merasa khawatir akan hal itu juga tapi dia ingin menenangkan sang nenek agar tidak terlalu bersedih. Dia juga berharap kalau Shakila bisa hamil dan memiliki keturunan dari Anggara, dia merasa bersalah karena tidak bisa memberikan keturunan untuk pria itu walaupun mereka tidak memiliki cinta didalam nya.
Camila dan nenek nya tau bagaimana sikap shakila dari dulu,shakila tidak bisa di ganggu atau di bully. Kalau pun ada yang ingin mengganggu nya maka mereka yang akan habis dihajar oleh Shakila,bahkan shakila sering membantu anak-anak lain yang di ganggu . Dia merupakan gadis kecil pemberani,dulu banyak sekali yang ingin menjadi temannya.
Mengingat hal itu,Camila yakin jika sang adik dapat menaklukan mantan mama mertua nya itu. Apalagi tadi charlie mengatakan kalau mama Anggara seperti takut pada Shakila,hal itu lah yang menguatkan hati nya untuk melihat Shakila bahagia bersama keluarga kecil nya nanti dan semoga saja ShakiΔΊa memiliki keturunan dari Anggara karena dia juga ragu kalau Shakila akan sama seperti nya tapi dia harus berusaha meyakinkan dirinya kalau semua akan baik-baik saja.
Dimobil lainnya,anggara menghentikan mobil nya dipinggir jalanan yang agak sepi. Dia memang membawa mobil nya agak lambat dan berada dibelakang mobil charlie ,karena dia ingin berlama-lama dengan Shakila.
Shakila yang dari tadi mengalihkan pandangan nya ke jalanan ,kini menatap tajam ke arah Anggara karena menghentikannya di pinggir jalan.
Shakila menarik kunci pintu mobil ,tapi tidak bisa terbuka sama sekali hingga dia kembali menatap ke arah Anggara dengan mengernyitkan dahi nya. Namun tiba-tiba anggara sudah mendekatkan tubuhnya dan menarik tubuh Shakila kedalam pelukannya,membuat nya terkejut.
"siapa yang ingin kau turun?aku hanya ingin memeluk mu, aku merindukan mu sayang "jawab Anggara yang dari tadi menahan hasrat nya untuk tidak menerima shakila didepan Camila dan nenek nya,jika dihadapan yang lain dia tidak perduli.
"rindu?kau gila ya?kita baru bertemu tadi,semalam juga kita bertemu " bentak Shakila dengan keras sambil mendorong tubuh Anggara agar dapat melepaskan nya,tapi pelukan itu terasa semakin erat.
__ADS_1
"lepaskan aku kakak ipar,kau masih berstatus kakak ipar ku jadi jangan melakukan hal ini " ucap Shakila dengan nada pelan
"aku bukan kakak ipar mu lagi,kami sudah bercerai. Hanya dalam seminggu ,semua nya akan berakhir jadi aku akan memulai kehidupan baru dengan mu seminggu lagi" jelas Anggara dengan santai nya tanpa melepaskan pelukannya.
"oh ya?anda yakin kakak ipar?" tanya Shakila dengan nada pelan
"sangat yakin,aku akan melamar mu pada Camila dan nenek" jawab Anggara dengan lembut.
"bisakah kau melepaskan pelukan mu?aku merasa kesulitan untuk bernafas" ucap Shakila dengan tenang
"ah....maaf,aku terlalu merindukan mu sayang. Bisakah kita bercinta sebentar disini?" ucap Anggara tanpa malu,membuat mata shakila melotot tajam.
"kau sakit ya?" tanya Shakila dengan keras
"ya...aku sudah gila karena cinta mu dan sakit karena ngak bisa jauh dari mu,maka jangan pernah pergi dari ku" jawab Anggara sambil menatap mata shakila yang mengkilat
"huuufff....dengar kak,urus dulu keluarga mu. Mereka ngak akan setuju kau menikahi ku dan lagi....kau yakin kalau aku bisa hamil?mungkin aku akan sama seperti nenek dan kak Camila yang tidak bisa memiliki anak,kau pun akan selingkuh dan menyingkirkan ku kan?" Jelas shakila dengan menghela nafas nya dengan kasar
"aku ngak akan meninggalkan mu,walaupun kau ngak bisa hamil. Kita bisa mengadopsi anak nanti,urusan keluarga ku....aku akan meninggalkan mereka jika mereka ngak mau menerima mu ,aku punya perusahaan sendiri dan aku ngak butuh warisan keluarga . Kita bisa tinggal dikota lain dan memulai hidup baru disana " jelas Anggara dengan tatapan memohon nya.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ya πππππππ