
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Farhan juga daren mendengar nya karena stela melakukan panggilan video pada thalia,thalia yang belum menghabiskan bubur nya pun berjalan menjauhi mereka.
"ya ampun stella....kau buat aku malu" ucap thalia dengan kesal
"memang nya kenapa?Apa yang terjadi hah?" tanya stella dengan pelan,dia menatap wajah thalia yang merah
"yang membuka nya tadi farhan" jelas thalia dengan wajahnya yang masih merah, dia malu dengan farhan
"farhan?adik ipar mu yang tampan itu?wah....kenapa kamu ngak mau menikah dengan nya sih lia?" tanya stella dengan lancar nya,thalia belum juga menjawab nya tapi memberikan tatapan yang tajam pada stella.
"kau kan juga sudah dengar,jangan buat aku marah" jawab thalia dengan kesal
"ha...ha...iya,iya iya...aku denger kok kalau pria tampan itu menolak menikah dengan mu,berarti kau kurang mempesona lia....tapi Aku yakin kau pasti puas dengan pemberian ku itu,itu tongkat sakit yang bisa memberikan kepuasan tanpa batas " ucap stella panjang lebar sambil terus tertawa dengan keras nya.
"ah....aku akan mengembalikan nya pada mu" jawab thalia dengan ketus
"ngak usah,kamu coba pake aja kalau memang ngak mau mencoba nya . Ya....dibuang aja ,aku sudah ada kok ,banyak bentuk nya lagi...." jelas stella sambil terus tertawa.
"tapi lia,lebih enak kalau yang megang nya bukan kita. Kamu bisa suruh adik ipar mu atau daren ha...ha...." ucap stella lagi dan thalia langsung menutup panggilan video nya,stella memang temannya semasa kuliah. Stella suka bicara blak-blakan mengenai kehidupan nya,cara dan gaya bercinta nya dengan suami nya sudah menjadi rahasia umum.
"haiiiiss....stella,stella....kamu ngak pernah berubah" gumam thalia sambil memijat kening nya
Thalia berjalan menuju meja makan ,dimana daren dan farhan masih ada disana. Dia melanjutkan menghabiskan bubur nya,mata farhan terus menatap ke arah thalia tapi thalia tidak mengetahui nya karena dia sibuk dengan bubur nya apalagi suara daren terus saja mengajak farhan berbicara . Jadi thalia berpikir kalau farhan hanya menanggapi daren bicara saja .
__ADS_1
"kita berangkat sekarang?" tanya thalia setelah membereskan bekas makan mereka.
"ayo ma....mama jadi dijemput om aldi?" tanya daren dengan polos nya
"iya,jadi daren diantar paman farhan saja ya" jawab thalia dengan lembut
Wajah thalia terlihat lebih cantik dengan polesan alami make up nya,tadi malam saat wajah thalia polos pun sangat terlihat cantik dimata farhan. Selama ini dia tidak pernah memperhatikan nya,hanya menjemput daren dan tidak memperhatikan thalia dengan seksama.
Tin....tin...
Tak lama mobil sedan putih sudah terparkir didepan halaman rumah thalia,daren juga farhan yang sudah berjalan ke arah halaman begitu juga dengan thalia.
"kau sudah siap?" tanya aldi mendekati thalia dan daren
"mama pergi dulu ya sayang,kamu baik-baik disekolah. Nanti kalau paman ngak bisa jemput,kabari mama biar mama yang jemput " jelas thalia lagi sebelum masuk kedalam mobil aldi,aldi sudah membuka pintu mobil depannya.
Farhan terus memperhatikan wajah aldi dengan tatapan tajam,dia tidak menyukai tatapan mata aldi yang seolah ingin menelanjangi tubuh thalia yang terlihat sangat seksi saat ini.
"Aku pergi ya adik ipar" ucap thalia,dia tidak ingin nantinya farhan mengira kalau dirinya tidak menganggap farhan sebagai adik ipar karena farhan juga memanggilnya dengan kakak ipar.
"hhmmm...." Farhan hanya menjawab dengan deheman saja,kemudian dia membawa masuk daren kedalam mobil nya.
Farhan merasakan dada nya yang sesak,entah kenapa dia tidak suka melihat thalia bersama pria lain. Tapi dia juga tidak bisa melarang thalia berhubungan dengan pria ,karena dia ngak punya hak untuk itu.
Thalia diantar ke depan butik nya,dia ingin mengerjakan semua pesanan baju yang akan di ambil minggu depan. Karena setelah itu dia akan pergi keluar kota bersama dengan teman-teman nya termasuk aldi,karena memang mereka teman-teman nya aldi juga.
__ADS_1
Siang nya,thalia mendapatkan pesan dari salah satu guru nya kalau daren tidak di jemput oleh farhan karena farhan sibuk. Tadi farhan yang menelpon pihak sekolah,karena hal itu akhirnya thalia menghentikan pekerjaan nya dan berangkat menjemput daren .
Memang thalia tidak membawa mobil nya karena pagi tadi dijemput oleh aldi,jadi dia memesan taksi online saja. Apalagi daren belum pulang sekolah,tapi farhan sudah menghubungi pihak sekolah.
Thalia sampai di gerbang sekolah daren,dia berjalan masuk kedalam sekolah dan menunggu nya didepan . Saat menunggu daren,tak lama sebuah mobil berhenti tepat didepannya dengan membuatnya terkejut karena farhan yang keluar dari dalam mobil itu.
"kak.....sudah sampai?" tanya farhan tanpa berdosa sedangkan thalia hanya mengernyitkan dahi nya,pekerjaan nya cukup banyak hari ini tapi dia tinggalkan karena harus menjemput daren. Tapi ucapan farhan membuat nya kesal,kan bisa farhan yang menjemput daren jadi dia bisa menyelesaikan semua pesanan nya sebelum pergi bersama teman-temannya.
"kok disini ?tapi kata guru daren ,kamu ngak bisa datang" tanya thalia dengan menyipitkan sebelah mata nya
"tadi aku ngak bisa jemput karena ada rapat yang ngak bisa ditunda,tapi ternyata rekan bisnis ku tidak jadi datang makanya aku langsung jemput kesini. Aku pikir kamu belum datang,mau aku telpon tapi aku ngak punya nomor kamu" jelas farhan sambil berharap thalia memberikan nomor ponsel nya
Thalia hanya diam saja,dia duduk dibangku taman depan sekolah daren. Dia memainkan ponselnya tapi tidak memberikan nya pada farhan, membuat farhan kesal karena di cuekin begitu saja oleh thalia.
Farhan duduk didepan thalia,menatap wajah wanita cantik didepannya yang terbilang sangat cantik. Senyuman thalia yang melihat ke ponsel nya membuat farhan ikut tersenyum,tapi kemudian dia sadar dan cemberut.
Farhan penasaran dengan apa yang ada diponsel thalia,karena sebentar thalia tersenyum sebentar cemberut dan kesal. Farhan ingin sekali melihat nya,dia tidak suka jika thalia tersenyum ngak jelas . Dia takut jika thalia sedang berbalas pesan dengan aldi,kemudian dia mengernyit kan dahi nya .
"kok aku malah mikirin gitu ?ya terserah sih kalau dia sama aldi, lagian kakak juga sudah meninggal "batin farhan yang merasa bingung melihat dirinya sendiri berpikiran mengenai thalia.
Wajah thalia kembali tertawa pelan,kemudian dia masih sibuk dengan ponsel nya lagi. Karena terus penasaran,akhirnya dia pindah duduk disamping thalia. Dia ingin melihat apa yang disibukan oleh thalia .
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1