Gairah Hasrat Kakak Ipar

Gairah Hasrat Kakak Ipar
bab 90


__ADS_3

❤❤❤❤❤❤❤


Saat ini memang jessica dan keluarga nya sudah kembali ke kota,ayah jessica sudah bisa kembali berjalan. Mama anthony menerima ayah jessica untuk bekerja di perusahaan mereka,karena ayah jessie dulu nya bekerja dibagian pengembangan maka mama anthony menempatkan nya di bagian pengembangan juga.


Mama anthony membuka usaha kecil untuk ibu nya jessica,kemudian dia juga membelikan rumah yang sederhana di perumahan yang tak jauh dari perusahaan nya untuk keluarga jessica.


Jessica masih menggenggam tangan anthony ,dia menatap wajah anthony yang masih terlihat sedikit pucat. Dengan perlahan dia mengelus pipi anthony dengan sayang,kemudian mengecup kening dan bibir nya sekilas.


"Sayang....aku mencintai mu,aku janji aku ngak akan meninggalkan mu lagi jika kau bangun nanti. Aku ingin kita selalu bersama,aku ingin bercinta dengan mu . Bangun lah ,agar kau bisa menyaksikan aku melahirkan putra kita. Aku ingin kau menemani ku saat lahiran " ucap jessica yang kembali menggenggam tangan anthony dengan lembut.


Jessica naik ke atas tempat tidur,dia merebahkan tubuhnya di samping anthony kemudian menarik tangan anthony dan meletakan nya di atas perut nya.


"kau bisa merasakan nya ?dia selalu menendang perut ku" ucap jessi dengan sent tipis nya


"nak....bangun kan papa mu,jadi saat kau lahir nanti. Papa mu ada disamping kita ,menjaga dan melindungi kita " ucap jessica yang mengelus perut nya sendiri.


dug....dug


Perut jessica bergerak,seperti tendangan dari dalam nya. Sudah sering jessica mendapatkan tendangan dari dalam semenjak usia kandungan nya empat bulan ,apalagi sekarang ini tendangan nya lebih kuat.


Tangan anthony bergerak,dia dapat merasakan tendangan dari perut jessica. Tapi jessi tidak menyadari nya,dia malah terlelap karena merasa sangat lelah seharian menjaga anthony.


Kedua mata anthony terbuka perlahan,dia kembali merasakan tendangan dari dalam perut jessica . Wajah nya tersenyum,dia melepaskan infus yang masih tertanam ditangannya.


Wajah nya melirik ke arah jessica yang masih tidur dengan damai, tangan anthony sudah berada di atas perut jessie. Dia mengelus nya dengan perlahan ,kembali ada gerakan dari dalam perut jessica.


Anthony menangis dengan tangan yang masih mengelus perut jessica dan merasakan gerakan yang berasal dari dalam, dia tersenyum dalam tangisannya.

__ADS_1


"Sayang....aku merindukan mu ,terima kasih masih mau mengandung anak kita " ucap anthony dalam hati,karena lidah nya seolah susah untuk dia gerakan. Mungkin karena terlalu lama dia tidak bicara,tubuhnya juga terasa kaku saat akan dia gerakan.


Anthony memeluk tubuh jessica,kemudian dia ikut tertidur lagi. Anthony berusaha untuk menggerakan tubuhnya juga suara nya,tapi tidak bisa karena semua nya terasa kaku.


"Sayang....maafkan aku,kedepannya aku akan membuat mu lelah karena harus mengurus ku " ucap anthony dalam hati.


Ceklek


Tak lama pintu ruangan itu terbuka ,ibu dan ayah jessie sudah masuk ke dalam kemudian disusul oleh mama nya anthony. Mereka datang ingin mengajak jessica untuk makan ,karena hari ini memang masih siang.


"Kenapa jarum infus ini terlepas ?" tanya mama anthony dengan tatapan khawatir,dia tidak ingin anak nya kekurangan makanan karena selama tidak sadar kan diri. Mama anthony menyuruh perawat yang bertugas untuk memberikan vitamin dan gizi yang cukup dalam cairan infus,sebagai pengganti makanan.


"Bagaimana bisa terlepas? Anthony tidak bergerak sama sekali,apa jessie yang melepaskannya?" tanya ayah jessie sambil menatap ke arah jessie yang masih tertidur dengan pulas nya.


"Aku akan panggilkan dokter,biar bisa memeriksakan Anthony" ucap mama anthony, dia keluar menuju bagian informasi dan meminta mereka untuk memanggil dokter .


"Jess....Bangun lah,lihat ini" ucap ibu jessie dengan pelan .


"ngghhh....ah,ya bu" jawab jessie dengan mata yang sebelah terbuka,dia melihat ibu dan ayah nya di dekat nya.


"Ada apa hah? aku masih ngantuk " ucap jessie


"Lihat ini,siapa yang melepaskan infus anthony ?" tanya ibu jessica


Jessica segera duduk,dia melihat tangan anthony sudah berada diatas perut nya. Kalau tangan yang diatas perut nya memang dia yang meletakkannya,tapi tangan yang lainnya bukan dia yang membuka nya.


"Aku ngak tau,tadi masih terpasang " jawab jessica

__ADS_1


"Apa mungkin dokter datang saat kau tidur dan melepaskan nya?" tanya ibu jessie ,jessi hanya menggeleng karena dia juga ngak tau.


Mama anthony datang dengan dokter,terjadi kehebohan didalam ruangan itu hingga tak lama anthony membuka mata nya saat dokter selesai memeriksa nya dan memasang infus pada tangan anthony kembali. Kemudian anthony menatap sekeliling nya,melihat ke arah mereka yang berkumpul disana.


Tidak ada yang menyadari hal itu sampai akhirnya Anthony berusaha mengumpulkan tenaga nya agar bisa bersuara,dia berusaha keras untuk mengeluarkan suaranya walaupun pelan.


"Sa....yang....huuuff sayang" panggil anthony dengan pelan sambil menghela nafas nya dna menariknya lagi


Beberapa kalo anthony memanggil jessie hingga akhirnya jessi merasa mendengar sesuatu,dia memandang ke arah tempat tidur pasien. Lebih tepat nya wajah anthony. Jessie terkejut melihat anthony tersenyum,kemudian air lolos begitu saja dari mata nya.


"Sayang....Kau sudah bangun?" ucap jessie sambil mendekati ke arah tempat tidur pasien


Jessie memeluk tubuh anthony ,walau terganjal dengan perut nya yang besar tapi dia berusaha terus memeluknya. Kedua orang tua jessie dan mama anthony ikut menangis,perjuangan yang mereka lakukan dengan sangat keras membuah kan hasil yang maksimal.


"Anthony,kau sudah sadar nak?" tanya mama nya dengan menatap anthony penuh dengan air mata.


"suara ku....kenapa hilang ma?" tanya anthony dengan bingung,tapi hanya gerakan bibi saja . Suara nya tidak keluar sama sekali


"Ngak apa-apa,perlahan saja ya. Mungkin karena kau sudah lama tidak menggunakan nya,tubuh mu juga pasti nya kaku. Semua akan kembali normal sebelum jessie melahirkan putra kalian " jawab mama anthony.


Ayah jessie kembali memanggil dokter yang baru saja keluar, membuat dokter itu kembali ke dalam kamar nya. Memeriksa ulang kondisi anthony, semua pekerja rumah sakit sedikit heboh karena pria yang hampir setahun itu baru sadar.


"semua nya baik-baik saja seperti biasanya nya,hanya saja karena sudah lama tidak digunakan makanya sedikit kaku dan agak hilang. Saya akan berikan obat agar suara pak anthony bisa kembali seperti semula,tapi jangan dipaksakan ya....biar normal kembali, pelan-pelan saja " jelas dokter yang menangani anthony dari awal.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2