Gairah Hasrat Kakak Ipar

Gairah Hasrat Kakak Ipar
bab 78


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Tubuh thalia merasa lemas,dia melihat dan merasakan daerah sensitif nya yang berjekat. Ada rasa khawatir saat mengingat ucapan farhan tadi malam,dia benar-benar tidak tau maksud dan tujuan farhan mendekati nya lagi.


Thalia membersihkan tubuhnya,kemudian keluar dan menghabiskan sarapan nya. Dia segera ingin berangkat ke rumah kedua orang tua nya dan memberitahukan apa yang di buat oleh farhan tadi malam pada nya,entah apa maksud dari farhan dan dia ingin kedua orang tua nya tau


Saat thalia keluar dari rumah nya,dia melihat salah satu sekuriti nya didepan kemudian dia mendekati nya . Dia ingin menanyakan mengenai kedatangan farhan tadi malam,dia juga ingin memarahi mereka karena mengijinkan farhan masuk kerumah nya bahkan kedalam kamar nya.


"pak...apa tadi malam farhan datang?kenapa dia diijinkan untuk masuk kedalam rumah bahkan ke kamar saya ? " tanya thalia dengan ketus,entah kenapa dia merasa kesal pada kedua sekuriti didepannya ini.


"ma...maaf nona,tapi tuan farhan yang memaksa masuk. Kami juga sudah memberitahu papa anda mengenai kedatangan tuan farhan,beliau mengijinkan nya masuk nona" jelas salah satu nya,karena saat melihat thalia disana. Satu dari mereka yang berada didalam langsung keluar, dia juga ingin menjelaskan semua nya karena dia lah yang menelpon papa nya thalia


Thalia kembali terkejut,dia menghela nafas nya dengan kasar. Papa nya mengijinkan farhan masuk,untuk apa? Apa mereka masih berharap akan menjodohkan dirinya dengan farhan ?begitu lah yang dipikirkan oleh thalia,dia merasa kesal dengan kedua orang tua nya


Thalia berjalan dengan cepat menuju mobil nya,dia menjalankannya dengan kecepatan penuh. Dia ingin segera menemui kedua orang tua nya juga kedua mertuanya,karena hari ini hari minggu jadi biasanya mereka masih berada dirumah kedua orang tuanya hingga malam hari


Hanya butuh beberapa menit akhirnya thalia sampai didepan rumah kedua orang tua nya,dia berjalan masuk tanpa menyapa sekuriti yang berjaga didepan seperti biasanya. Hari ini suasana hati nya sedang sangat kesal,karena bisa-bisa nya papa nya tau mengenai farhan yang masuk kerumah nya tapi tidak melarang atau mengusir nya.


"sayang....kau datang ?" tanya mama thalia dengan lembut,sudah cukup lama thalia tidak datang dan menginap disana karena memilih menyibukkan diri dengan butik nya . Thalia akan datang sampai didepan pintu untuk mengantar daren,bahkan dia langsung pergi atau supir pribadi kedua orang tua nya yang menyuruh untuk menjemput daren.


"apa kabar ma?" tanya thalia yang sudah memeluk tubuh mama nya

__ADS_1


"jangan terlalu sibuk sayang,kau butuh liburan" ucap mama thalia tanpa menjawab pertanyaan thalia


Thalia mengedarkan pandangan mata nya,menatap setiap penjuru rumah itu untuk mencari keberadaan papa nya karena yang dia tau papa nya lah yang tidak melarang farhan masuk kedalam rumah nya.


"dimana papa ma?" tanya thalia yang sudah kesal dan ingin menanyakan pada papa nya maksud papa nya tidak melarang farhan


"mereka di taman belakang,mama dan mama nya farhan sedang membuat cemilan didapur. Kau bergabung lah bersama mereka" jelas mama thalia yang kembali ke dapur


Mama thalia sengaja kedepan karena mendengar suara mobil thalia,mama nya sangat hapal betul suara mesin mobil itu . Apalagi dia merindukan putri satu-satu nya itu,jadi dia akan menyambut kedatangannya.


Thalia berjalan ke arah halaman belakang,dia ingin membicarakan mengenai kedatangan farhan tadi malam dan apa yang dia lakukan pada nya. Dia juga membawa bukti cctv kamar nya,hanya dia yang bisa melihat cctv itu karena menurut nya cctv kamar nya merupakan hal pribadi miliknya.


Setelah tau kalau farhan yang menggantikan pakaiannya dari bik nani ,dia langsung melihat cctv di kamar nya dari ponsel nya sambil sarapan. Terlihat jelas sekali apa yang dilakukan oleh farhan,tapi dia tidak tau apa yang dia katakan tadi malam.


Saat sampai di halaman belakang ,dia melihat tiga pria disana yang sedang duduk bersama dengan daren. Dia berjalan mendekati ke arah mereka duduk,terlihat kalau daren baru saja bermain bola dengan pria yang belum dia ketahui siapa karena hanya terlihat punggung nya saja.


"pa....om" sapa thalia dengan lembut dan sopan


Seketika ketiga pria itu berbalik, mata thalia membulat sempurna. Pria yang bermain dengan daren adalah farhan,kenapa dia tidak menyadari pria itu.


Thalia mencoba menenangkan dirinya,dia akan menyampaikan apa yang di lakukan oleh farhan. Terlihat senyuman farhan mengembang saat melihat kedatangan thalia,tapi thalia tidak menatap ke arah nya. Dia terlihat kesal dengan sikap farhan yang seolah tidak melakukan kesalahan apa pun,dia berjalan duduk mendekati sang papa.

__ADS_1


"kenapa baru datang?kami baru saja membicarakan mu" ucap papa farhan membuat thalia terkejut


"membicarakan apa om?" tanya thalia dengan nada penasaran


"farhan menerima perjodohan kami,kalian akan menikah bulan depan " jelas papa thalia dengan nada senang


"menikah?" tanya thalia dengan mengernyitkan dahi nya,dia melirik ke arah farhan yang sudah tersenyum lebar.


Terlihat daren menatap ke arah mama nya,dia awalnya senang mendengar kalau paman nya itu akhirnya menerima menjadi papa nya tapi seperti nya mama nya tidak menginginkannya. Terlihat wajah thalia yang kesal,daren mengerti bagaimana sikap mama nya itu.


"ya....kalian akan menikah bulan depan,farhan sudah setuju untuk menjadi papa nya daren dan suami mu" jelas papa farhan


"ah....tapi aku sudah tidak ingin menikah dengan nya pa" jawab thalia dengan sopan


"hah?kenapa nak?kan kau belum mempunyai calon suami ,aldi sudah menikah jadi kenapa kau menolak nya ?" tanya papa thalia sambil menatap wajah thalia dengan penasaran


"aku sudah memiliki kekasih pa,tapi saat ini dia sedang diluar kota jadi kami jarang bertemu " jelas thalia,dia berbohong karena tidak ingin berhubungan dengan pria tidak ingin bersama nya


"kau bohong,aku selalu melihat mu sendiri dan menghabiskan waktu bersama dengan teman-teman mu yang sesama desainer" bentak farhan,wajah nya sudah memerah karena marah dan kesal


"bahkan kau sering pergi ke club milik teman desainer mu itu,walaupun sesekali kau mabuk tapi tetap saja bukan pria yang menemani mu disana " ucap farhan lagi membuat thalia menatap tajam pada pria itu

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘


__ADS_2