
Bab 41
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Semua nya masih terdiam,mereka ingin mendengar penjelasan lainnya dari Anggara karena pastinya bukan itu inti dari pembicaraan ini . Mereka yakin jika Anggara mengatakan semua nya karena ada maksud dan tujuannya,mereka masih menunggu hal itu disampaikan oleh Anggara.
"aku ingin meminta ijin pada nenek dan Camila untuk menikahi Shakila minggu depan,aku ingin selalu ada saat shakila hamil" ucap Anggara dengan tegas
"hei.....mana bisa seperti itu,aku yang akan menikah duluan dengan Camila. Kau harus antri bung" bentak charlie,dia yang sangat ingin menikahi camila dan membawa nya pulang kerumah nya
"ngak,aku duluan. Aku ingin berada disamping Shakila,aku ngak bisa hidup jauh dari nya "ucap Anggara dengan tegas,dia ngak mau mengalah untuk urusan ini.
__ADS_1
Mereka masih berdebat dengan masalah pernikahan, sedangkan kedua wnaita yang ingin dinikahi merasa tersanjung. Wajah mereka sudah memerah karena malu,tapi kemudian sang nenek menggebrak meja.
braaak
"kalian bisa diam?kalau tidak ada yang mau mengalah,maka menikah lah bersama-sama" ucap sang nenek dengan kesal dan marah ,karena kedua calon cucu menantu nya ini ingin sekali menikahi cucu nya lebih dulu
"ide bagus nek" jawab kedua nya dengan senang,tapi sang nenek malah memijat pangkal hidung nya . Dia hanya asal bicara saja ,bukan benar-benar menyuruh mereka menikah bersama.
Dengan menarik nafas panjang,sang nenek menatap kedua pria didekatnya secara bergantian. Wajah nya terlihat kesal,tapi dia juga ingin menanyakan hal yang penting menurut nya.
"tiga hari lagi sidang perceraian ku dengan Camila,setelah itu aku akan mengatakan semua nya pada kedua orang tua ku. Aku ngak perduli mereka merestui pernikahan kami atau tidak,yang pening kami sudah meminta restu pada mereka" jawab Anggara dengan tegas
__ADS_1
"trus nanti tinggal dimana?aku ngak mau tinggal di rumah kedua orang tua mu atau rumah mu yang dulu saat bersama kak Camila " ucap Shakila,dia langsung menyampaikan keinginannya secara langsung.
"kita tidak akan tinggal bersama dengan kedua orang tua ku,aku juga tidak akan membawa mu ke rumah kami dulu karena rumah itu aku berikan pada Camila setelah bercerai, terserah jika Camila ingin tinggal disana tau dia akan jual" jelas Anggara
"aku akan menjual nya,aku akan tinggal bersama dengan charlie dan Yuna dirumah nya " jawab Camila dengan wajah yang sudah memerah
"nah ....kalau begitu kita tinggal bersebelahan dengan charlie saja,aku punya rumah disana dua . Bersebelahan dengan charlie,satu untuk nenek dan satu lagi untuk kita. Memang ngak besar seperti rumah kami dulu ,itu pun jika kau bersedia. Aku yakin kau ingin bersama dengan nenek dan Camila kan?" Jelas Anggara dan shakila mengangguk tanda setuju,dia memang selalu ingin bersama dengan keluarga nya walaupun mereka sudah pada menikah. Dia tidak ingin meninggalkan sang nenek sendirian
Shakila tau kalau Anggara akan memberikan apa yang dia ingin kan,terlihat jelas dari sikap dan perlakuan anggara pada nya selama hampir dua minggu ini padahal saat itu anggara juga belum mengetahui kalau Shakila hamil.
Anggara tersenyum melihat anggukan kepala shakila,dia akan mengurus nya dengan cepat agar bisa menikah dengan Shakila secepat nya. Anggara pun memilih pamit pulang ,karena dia juga ingin melihat kondisi mama nya yang dinyatakan pingsan tapi hanya dirawat dirumah.
__ADS_1
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘