Gairah Hasrat Kakak Ipar

Gairah Hasrat Kakak Ipar
bab 74


__ADS_3

⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


Aldi menarik tangan thalia dan duduk berdampingan dengan farhan yang masih memangku tubuh kecil daren,thalia berada ditengah-tengah mereka. Aldi ingin melihat bagaimana sikap pria itu,karena saar terakhir kali bertemu dengan farhan. Terlihat jelas sekali kalau farhan sudah mulai menyukai thalia,walaupun aldi belum mengetahui secara jelas seperti apa tapi ada rasa cemburu dimata farhan saat melihat kedekatan thalia dengan nya


"kami merestui kalian untuk menikah,hanya saja kalian menikah tidak sendiri. Akan ada daren yang ikut bersama kalian,kalian tanyakan pendapat daren mengenai hal itu "ucap papa thalia dengan bijak.


Semua mata melirik ke arah farhan yang diam saja,mereka sebenarnya ingin thalia menikah dengan farhan tapi seperti nya farhan belum juga menerima keberadaan thalia dan daren dan masih ingin bersenang-senang dengan kehidupan percintaan bebas nya.


"daren.....apa daren mau paman aldi menjadi papa daren ?" tanya aldi dengan lembut


Daren menggelengkan kepalanya,senyuman tipis hadir di bibir ke lima orang disana tak terkecuali farhan. Farhan yakin jika daren akan memihak pada nya ,walaupun dia tidak ingin menikahi thalia tapi dia tidak ingin thalia menjadi milik pria lain.


"kenapa nak?apa daren masih ingin paman farhan yang menjadi papa daren ?" tanya thalia,kali ini dia ingin memperjelas keputusan nya.


Daren hanya diam saja saat yang bertanya adalah mama nya,dia tidak ingin membuat mama nya sedih. Sering sekali daren melihat mama nya menangis dikamar sendiri,tapi selalu terlihat tegar didepannya dan semua orang


"dengar sayang,paman farhan tidak menginginkan kita menjadi keluarga nya. Maksud nya,paman farhan tidak ingin daren menjadi anak nya dan mama menjadi istri nya. Paman farhan memiliki kehidupan sendiri,kalau kita masih bersama dengan paman farhan maka paman farhan akan merasa tidak nyaman..." jelas thalia


Penjelasan Thalia membuat semua orang terkejut termasuk farhan,dia jadi ingat kata-kata terakhirnya saat di taman sore tadi. Dia menatap ke arah wajah thalia dengan tajam.,tapi thalia tidak menanggapi nya. Dia hanya menatap anak nya yang masih dipangkuan nya


"sayang....mama tau kamu butuh papa agar semua orang tidak meremehkan kita,mama juga butuh teman. Kita ngak bisa mengharap dengan orang yang tidak menginginkan kita,kamu ngerti kan sayang?" ucap thalia dengan lembut


Ke empat orang tua yang ada disana mengangguk bersamaan,selama ini memang farhan lah yang selalu menolak keinginan mereka dan mungkin benar kata thalia. Mereka butuh seorang pria yang bisa melindungi mereka,aldi juga bukan pria yang suka bermain seperti farhan. Malah aldi lebih baik dari farhan karena aldi tidak pernah diketahui bercinta dengan wanita mana pun,tidak seperti farhan yang suka membuang sembarangan benih nya pada wanita mana pun.

__ADS_1


Daren mengangguk ,dia menatap ke arah mama nya dan mengulurkan tangannya agar thalia memeluk dan mengangkat tubuh kecil nya dari pangkuan farhan. Thalia tersenyum,dia menyambut tangan kecil daren dan memindahkannya ke pangkuannya.


"daren mau kan menerima paman aldi sebagai papa kita?" tanya thalia sambil menatap anaknya yang dipangkuannya


Daren melirik ke arah farhan yang masih diam,dia seolah meminta farhan menghentikan semua nya dan menerima mereka tapi melihat farhan hanya diam. Membuat daren kembali menatap mama nya,dia menganggukan kepala nya saja.


Daren mulai memikirkan ucapan mama nya,selama ini memang farhan menolak mereka dan dia terlalu berharap banyak pada paman nya itu. Dia akan mencoba menerima aldi sebagai papa nya,mungkin lebih baik dari pada mengharap yang ngak pasti.


"baiklah,karena daren juga sudah setuju maka kalian bisa menikah. Lebih cepat lebih baik,kamu bawa keluarga mu untuk melakukan lamaran secara langsung dan jelas " ucap papa thalia.


"saya rasa kalian juga merestui hubungan mereka kan?kita hanya ingin yang terbaik untuk mereka,kita juga tau bagaimana aldi dan keluarga nya jadi lebih baik mereka menikah secepat nya" ucap papa thalia menatap ke arah kedua orang tua farhan


"ya....anda benar pak,memang thalia dan daren berhak bahagia. Kami setuju saja,walaupun kami ingin sekali thalia hanya menjadi menantu ku saja tapi kami ngak boleh egois . Yang penting thalia dan daren bahagia " jawab mama farhan Dengan tatapan sedih menatap ke arah thalia yang hanya tersenyum tipis


"terima kasih om dan tante merestui kami ,saya akan men..." ucap aldi tapi tiba-tiba dia terkejut melihat farhan menarik wajah thalia dan mencium nya didepan umum seperti itu.


plaaak


Farhan mencium bibir thalia,seketika thalia yang terkejut dan langsung mendorong juga menampar pipi farhan dengan keras. Mata thalia sudah memerah,dia menatap tajam pada farhan yang bertindak seenak nya pada tubuh nya .


"kau...apa yang kau lakukan ?" Teriak aldi,dia menarik kerah kemeja yang dipakai oleh farhan dan langsung memukul wajah farhan dengan cepat tanpa farhan bisa mengelak nya.


bug...buuug

__ADS_1


"hentikan,sudah al....sudah " teriak mama farhan yang melihat kedua pria itu saling beradu jotos dihadapan mereka.


Wajah kedua nya sudah terlihat babak belur,hidung mereka sudah mengeluarkan darah. Nafas kedua nya juga sudah tak beraturan,daren sudah menangis didalam pelukan thalia.


"hiks....hiks....mama" ucap daren dengan tangisan nya yang cukup kencang


"daren sama oma dulu ya" ucap mama nya thalia,dia membawa daren masuk kedalam kamar nya.


Papa farhan dan papa thalia masih memegangi tubuh kedua nya,membuat kedua nya terlihat seperti anak kecil.


"kalian ini kenapa sih?" tanya papa thalia dengan kesal


"seperti anak kecil saja " ucap mama farhan menatap ke arah farhan dengan kesal


Thalia memilih berdiri dan ingin pergi ke kamar nya ,dia merasa malu melihat kelakuan farhan yang tidak menghargai nya. Tapi tangannya ditahan oleh farhan,walaupun lengan nya dipegang oleh sang papa tapi dia masih bisa menarik tangan thalia.


"kau mau kemana hah?sudah merasa bangga diperebutkan seperti ini hhmmm?" tanya farhan sambil tertawa lebar,gigi nya sudah terlihat merah karena darah dari mulut nya


"siapa yang memperebutkan aku!!! Aku hanya ingin hidup dengan tenang,jadi jangan mengganggu ku lagi. Aku ingin kau menjauh dari ku juga daren,hiduplah dengan kebebasan mu jangan buat orang lain berharap lebih pada mu" bentak thalia dengan keras,kali ini thalia sudah menangis .


Air mata nya sudah mengalir deras tanpa suara tangisan,dia menghempaskan tangan farhan dan berjalan dengan cepat ke arah kamar nya.


Farhan menghela nafas nya dengan kasar,dia menatap tajam pada aldi . Membuat aldi juga menatap nya dengan tajam,dia tidak suka farhan seenaknya mencium thalia didepan umum seperti itu seperti menganggap kalau thalia seorang ja lang yang sering dia pakai

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘


__ADS_2