
bab 48
π³π³π³π³π³π³π³
Setelah mengalami masa kritis yang cukup mendebarkan,akhirnya keadaan Anthony sudah mulai membaik hanya saja dia belum sadar kan diri. Dokter mengatakan kalau Anthony sudah lebih baik,hanya saja dia masih shock dan sepertinya memiliki banyak pemikiran . Tubuh nya juga seperti tidak ingin bangun,seolah tidak memiliki semangat untuk hidup.
Sementara itu,shakila sudah bersiap-siap untuk menemui mama nya Anggara. Dia akan menjalankan rencana nya,dia yakin jika Anggara akan mengikuti semua mau nya karena dirinya yang sudah mengandung anak nya.
Anggara sudah datang menjemput shakila,dia permisi pada sang nenek untuk membawa shakila pergi. Hari ini Anggara memilih untuk tidak bekerja ,dia ingin menghabiskan waktu bersama dengan Shakila dan keluarga nya seharian.
"ayo sayang,kau sudah siap ?" tanya Anggara dengan tenang,dia menggandeng tangan Shakila saat mereka sudah sampai didepan rumah kedua orang tua nya.
ShakiΔΊa hanya diam saja,dia hanya mengangguk kecil karena dia sedang mencoba menenangkan dirinya agar bisa menghadapi kedua orang tua nya anggara. Terutama mama nya Anggara,dia tau sangat tau malah kalau mama nya Anggara memang tidak pernah menyukai nya dan keluarga nya .
__ADS_1
Anggara menggandeng tangan Shakila memasuki rumah nya,dia akan segera mengenalkan shakila sebagai calon istri nya karena memang minggu depan dia akan menikahi shakila. Dia ngak mau charlie lebih dulu menikahi Camila,tapi memang lebih baik kedua nya langsung menikah bersamaan seperti ucapan sang nenek.
"ma....pa....ini Shakila,dia akan menjadi menantu mama nanti " ucap Anggara dengan lantang ,dia merasa bahagia saat ini.
"hhmmm....selamat datang dirumah kami, silahkan duduk. Kita sarapan dulu,mama baru siapkan semua nya " jelas mama Anggara dengan lembut membuat Shakila terkejut,hampir saja mata nya keluar melihat wajah dan sikap mama Anggara terlihat berbeda.
"apa karena didepan anggara makanya mama nya sok lembut begini?" batin shakila
"kalian duluan saja duduk di ruang keluarga,mama dan shakila akan menyiapkan cemilan juga teh untuk dibawa kedepan...."jelas mama Anggara saat mereka sudah selesai sarapan.
"sebaiknya kita berjemur di halaman belakang saja,Apalagi hari masih pagi jadi enak untuk berjemur" ucap papa anggara
"baiklah,kalian duluan saja . Shakila,bantu mama bereskan semua nya ya " ucap mama Anggara membuat Shakila terkejut,karena panggilan mama yang diberikan oleh mama nya Anggara
__ADS_1
"iya..."jawab Shakila yang mencoba untuk tenang walaupun hati nya masih bingung melihat perubahan mama nya Anggara
Setelah kepergian anggara dan papa nya,mama anggara mengajak shakila untuk menyiapkan teh juga cemilan agar mereka bawa ke halaman belakang dimana anggara dan papa nya sudah berada disana.
"maaf...." ucap mama Anggara pelan tapi masih terdengar oleh Shakila
"maaf kan mama,mama ngak tau kalau anak mama seberengsek itu hingga membuat mu hamil" ucap mama Anggara dengan lembut,shakila masih diam saja dan mendengarkan mama Anggara berbicara
"tapi mama bersyukur karena kamu hamil,mama harap kamu bisa menjaga bayi dalam perut mu....kami akan merestui pernikahan kalian,kami akan melamar mu pada nenek dan kakak mu " jelas mama Anggara membuat Shakila tidak bisa mengatakan apa pun,dia tidak menyangka jika mama Anggara memperlakukan nya sebaik ini.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1