
Bab 39
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Tatapan anggara mengendur,dia tidak berani menatap shakila yang terlihat marah . Hanya tatapan Shakila yang membuat nya tidak bisa berkutik sama sekali,dia benar-benar bingung dengan perasaan nya yang begitu mencintai shakila.
"hah? jadi benar aku hamil ?lantas bagaimana anak ku?" tanya Shakila dengan rasa lega dan senang dihati nya,ternyata dugaan nya benar jika dirinya hamil.
"hhmmm....sayang,kau belum mengetahui nya?tapi kenapa kau seperti merasa takut sesuatu terjadi pada nya?" tanya Anggara dengan lembut,kali ini dia benar-benar kalah oleh Shakila
"aku telat hampir dua minggu,aku yakin kalau aku hamil tapi aku tidak berani untuk memeriksa nya karena bagaimana pun anak ini tidak akan membawa hubungan apa pun untuk kita" jawab Shakila pelan,dengan menarik nafas dan menghembuskan nya lagi akhirnya dia pun melanjutkan ucapannya
"kita hanya kakak dan adik ipar saat itu,kita melakukannya karena kesalahan. Kau mabuk saat itu saat mengetahui kalau Camila keguguran, kita melakukannya karena terpaksa dnegan keadaan jadi kau bisa menganggap anak ini tidak ada. Aku akan memikirkan nya nanti" lanjut shakila
"apa kau bilang ?anggap ngak ada?heh....jadi mau kamu apa kan dia?jangan bilang kamu akan melenyapkan nya?aku ngak setuju,dia anak ku" bentak Anggara dengan keras,sehingga hampir semua yang ada disana menatap ke arah nya.
__ADS_1
"dia memang anak mu,tapi dia ada didalam tubuh ku. Dengar tuan anggara yang terhormat,kita sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja. Mama mu membenci kakak juga nenek ku,orang yang paling aku sayangi. Bahkan beliau berani menyinggung perasaan nenek ku,apa aku harus menerima mama mertua seperti itu?aku hanya ingin hidup sendiri dimana tidak ada mama mu dihidup ku,cukup beliau sudah memberikan tekanan batin pada Camila. Aku bukan Camila yang bisa diperlakukan seperti itu,aku berbeda" bentak Shakila dengan tak kalah keras nya
Anggara seketika melunak,dia menatap ke arah Shakila yang sedang marah dengan wajah sendu nya. Dia sangat sedih mengingat Camila yang sering sekali di sindir dan di jelekkan oleh sang mama,dia yang memang belum mengerti keadaan hanya diam saja dan tidak membela Camila sama sekali.
Camila hanya diam saja dan menolak bantuan nya saat itu,hal yang dikatakan shakila membuat Anggara merasa menyesal karena tidak bisa membela Camila yang saat itu menjadi istri nya.
"Sayang maaf kan aku,aku akan merubah segalanya. Kau akan menjadi istri ku,kita akan pergi jauh dari sini. Seperti perkataan ku pada mu saat dimobil,aku akan meninggalkan semua nya termasuk mama ku" ucap Anggara dengan nada memohon,dia meraih tangan Shakila dengan lembut
Shakila merasakan sakit dibagian perut nya lagi,tapi tidak sedikit tadi. Karena dia langsung menenangkan dirinya dan menarik nafas perlahan-lahan hingga lama-lama sakit itu hilang,anggara menjadi sedikit panik saat melihat shakila memegang perut nya dan wajah nya terlihat meringis kecil.
"aku ngak apa-apa ,hanya sakit sedikit... tidak seperti tadi" jawab Shakila dengan nafas yang tersengal-sengal
Dokter yang berjaga disana segera mendekati shakila,mereka memeriksa keadaan shakila secara langsung dengan cepat. Kemudian menyuruh Shakila untuk minum air hangat sebentar.
Setelah memeriksa keadaan shakila ,dokter dan para perawat pun kembali ke tempat nya semula yang berada tak jauh dari mereka.
__ADS_1
"aku akan menikahi mu minggu depan,aku pastikan tiga hari lagi aku resmi bercerai dengan Camila dan akan meminta restu pada Camila juga nenek agar menjadikan mu istri ku" ucap Anggara dengan tegas,tapi shakila yang sudah terlihat tenang hanya tertawa kecil dan Anggara melihat nya
"bagaimana dengan keluarga mu pak anggara ?kau tau kalau mama mu tidak akan pernah menerima ku,aku tidak ingin tersiksa batin saat bersama nya" ucap Shakila dengan santai,dia menampilkan senyuman sinis nya dan itu terlihat oleh Anggara.
"itu urusan ku,kau hanya duduk manis di pelaminan karena aku akan membuat pesta meriah untuk kita. Aku ingin memberitahukan semua orang siapa istri ku ,dulu pernikahan ku dan Camila disembunyikan karena Camila juga mama ku yang menginginkan nya tapi saat ini....aku ngak akan menyembunyikan siapa istri ku,aku ngak mau orang lain mendekati istri ku" jelas Anggara dengan tegas dan serius.
Memang saat itu Camila menutupi status nya sebagai istri dari Anggara, pemilik perusahaan dimana dirinya bekerja. Sebenarnya bukan karena keinginan nya sendiri,melainkan karena permintaan mama Anggara. Mama anggara hanya menginginkan semua orang tau istri dari Anggara adalah wnaita pilihannya,bukan Camila yang berasal dari keluarga biasa saja.
ShakiΔΊa hanya bisa diam saja saat ini,dia tidak ingin berdebat apa pun dengan Anggara hingga tak lama seorang perawat mendekati mereka dan memberikan resep obat kuat kandungan dan vitamin juga foto USG yang menyatakan kalau bayi dalam kandungan nya sehat dan kuat.
"hari sudah mulai sore pak ,anda bisa membawa istri anda keluar dari sini dan beristirahat dirumah. Anda juga harus menebus resep obat nya ,agar saat sampai rumah nyonya shakila bisa minum obat nya setelah makan" jelas perawat itu dengan sopan dan lembut,anggara mengangguk kemudian menatap ke arah Shakila.
"kita pulang sekarang " ucap Anggara
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ