Gairah Hasrat Kakak Ipar

Gairah Hasrat Kakak Ipar
bab 91


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Ayah jessie kembali memanggil dokter yang baru saja keluar, membuat dokter itu kembali ke dalam kamar nya. Memeriksa ulang kondisi anthony, semua pekerja rumah sakit sedikit heboh karena pria yang hampir setahun itu baru sadar.


"semua nya baik-baik saja seperti biasanya nya,hanya saja karena sudah lama tidak digunakan makanya sedikit kaku dan agak hilang fungsi nya. Saya akan berikan obat agar suara pak anthony bisa kembali seperti semula,tapi jangan dipaksakan ya....biar normal kembali, pelan-pelan saja " jelas dokter yang menangani anthony dari awal.


Jessie masih menatap wajah Anthony dengan air mata yang terus mengalir dipipi nya,hati nya merasa senang. Dia akan memulai hidup baru nya bersama dengan anthony selama nya,akhir kisah cinta nya yang menjadi impiannya dari dulu.


"Sebaiknya kita pergi dulu,biarkan anthony dan jessie berdua. Siapa tau Anthony bisa belajar berbicara " ucap mama anthony,dia sudah merasa senang melihat mata anak nya terbuka .


Mereka pergi meninggalkan jessie dan anthony,kedua nya saling bertatapan dengan air mata yang mengalir dipipi nya. Kedua nya merasa senang,jessi yang tadi nya berdiri kini sudah duduk di dekat anthony.


"Kenapa seperti ini? Harus nya saat aku tinggal ,kamu menikah dan hidup bahagia bukan seperti ini"ucap jessica dengan air mata yang mengalir deras dipipi nya.


Tangan Anthony terulur dengan pelan,dia ingin menghapus air mata jessica dipipi nya tapi belum sampai ke pipi nya tangan Anthony sudah jatuh tapi langsung di tangkap oleh jessie dan diletakan dipipi nya.


Anthony menggeleng,dia tidak ingin jessi menangis . Saat ini ,kebahagiaan nya adalah bersama jessi. Mata beralih pada perut jessie, jessi yang mengerti langsung meletakan tangan anthony di atas perut nya.


"Dia hadir saat aku pergi,aku tidak menyadari nya waktu itu. Mungkin ini lah alasan nya agar aku bertahan dengan nya,agar papa nya bisa cepat bangun dan melihat dia keluar secara langsung" jelas jessi sambil tersenyum lembut.


"Jangan menangis,dia ingin papa nya menjadi kuat. Bukan cengeng seperti ini" ucap Jessica saat melihat anthony kembali menangis.


Jessica menghapus jejak air mata dipipi anthony dengan lembut,kemudian mengecup kedua mata anthony cukup lama.

__ADS_1


"Aku mencintai mu,aku janji ngak akan meninggalkan mu lagi. Kita akan bersama selama nya" ucap anthony


"maaf...." ucap anthony dengan suara pelan nya,jessie tersenyum lembut dan menganggukan kepala nya.


"Sekarang istirahat lah,ini pertama dan terakhir kali nya kau mengatakan maaf. Kita akan mulai semua nya dari awal,anak kita butuh kedua orang tua nya yang sehat jadi kita harus sehat selalu " jawab jessica.


Jessica memperbaiki selimut anthony,kemudian dia ikut merebahkan tubuh ny disamping anthony. Tapi tiba-tiba pintu diketuk dan beberapa perawat masuk,mereka tersenyum dan mendekati tempat tidur. Jessica tidak jadi tidur,dia melihat salah satu perawat membawa makan siang membuat jessie baru teringat kalau dirinya belum makan .


"Maaf kami menggangu,tapi mulai sekarang pak anthony akan makan langsung dan tidak memakai infus lagi jadi infus nya kami buka ya bu" ucap perawat satu nya,jessica mengangguk .


Perawat lainnya memeriksa yang lainnya,mereka menatap seolah tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Memang ada yang seperti anthony,sadar saat sudah hampir setahun tapi selama ini Baru bisa dihitung dengan jari.


"Ini....makanan untuk ibu hamil,silahkan di nikmati. Kami permisi dulu " ucap salah satu perawat nya, kemudian mereka keluar dari ruangan anthony .


Jessica menaikan tempat tidur dengan menekan remote yang ada disamping nya,kemudian dia membantu anthony untuk meletakan bantal dibelakang nya agar dapat duduk dengan posisi baik.


"Aku suapi ,tangan mu masih belum normal dan kaku " ucap jessica sambil mengambil sup daging dan menghembuskan nya kemudian mengarahkan nya pada bibir anthony.


cup


"makan yang banyak" ucap jessi setelah memberikan kecupan di bibir anthony membuat anthony tersenyum senang.


Dengan perlahan jessica mulai menyuapi anthony,setelah itu dia juga makan dengan lahap karena memang dia sudah sangat lapar.

__ADS_1


Sebulan berlalu, anthony sudah mulai membaik. Sudah bisa makan sendiri ,apalagi saat ini dia mulai belajar jalan. Walau masih tertatih tapi sudah bisa,jessica selalu membantu nya dan merawat nya dengan baik.


Malam ini,mereka saling tidur berpelukan. Lebih tepat nya, mereka belum tidur. Hanya saling memberikan kehangatan,anthony meraba perut jessica kemudian tangannya mulai naik ke atas. Meremas salah satu gundukan milik jessica yang terasa lebih besar dari terakhir dia memainkan nya dengan paksa


"eengghh..." lenguhan keluar dari bibir jessica,dia membuka mata nya dan menatap mata anthony dengan lembut.


"aku ingin,apa kamu sudah bisa?" tanya jessica dengan tatapan yang sudah berkabut,sudah lama dia menginginkan bercinta dengan anthony.


Saat jessica merawat dan memandikan anthony,dia slalu menahan hasrat bercinta nya. Walaupun belum tegak dan mengeras,tapi ba ta ngan milik anthony sudah besar dimata nya. Jessica benar-benar menginginkan untuk menyentuhnya,tapi tidak mungkin dia melakukan nya. Dia yakin kalau Anthony masih belum bisa bercinta, karena kondisi nya masih berangsur pulih.


"Bisa....tapi kau yang diatas,aku belum bisa banyak bergerak . Kamu mau?" jawab anthony dengan pelan .


Dengan wajah memerah,jessica mengangguk. Jessica tidak menyangka kalau dirinya bisa begitu berani meminta lebih dulu,tapi memang dirinya saat ini sangat ingin bercinta . Mungkin bawaan bayi nya,atau mungkin karena sudah lama sekali tidak dibelai .


Jessica masih diam,dia bingung harus mulai dari mana. Anthony seolah mengerti,dia mencium bibir jessica,awalnya hanya ciuman biasa kemudian lama kelamaan ciuman itu menjadi ******* dan berakhir dengan ciuman panas.


Tangan Anthony mulai masuk kedalam kaos yang dipakai oleh jessica,kemudian meremas salah satu gundukan kenyal milik jessi. Dia menyibakan sedikit kaos hingga terlihat pu ting susu milik jessi,seperti bayi yang sedang kehausan. Anthony mulai menghisap dan meremas yang lainnya,dia menarik pu ting susu yang lainnya dengan cukup kuat membuat jessica kembali melenguh.


Tidak berhenti disana,tangannya yang lainnya mulai menjelajahi daerah sensitif milik jessica yang sudah basah. De sa han mulai keluar dari mulut jessica saat satu jari milik anthony sudah menusuk didalam miliknya .


"ssshh.....aah...."


Anthony melepaskan ciumannya,dia melihat wajah jessica yang terpejam kemudian terbuka dan menatap nya.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2