
Fandi mulai merasakan perutnya lapar karena sedari tadi belum terisi. Dia pun beranjak dari kamarnya menuju ke dapur.
"MAAAKKKK !!! Masak apaa maakk ???"
Kata Fandi berteriak dari ruang tamu menuju dapur.
"Sandal goreng!! ehh eluh bisa kagak gausah tereak tereak !! gue kagak budek"
Kata ibu Fandi kesal.
"Yaelah maakk gitu aje marah. Ehh emang beneran masak sandal ?"
"Bodo..."
Ibu Fandi menjawab sinis dan melanjutkan menggoreng sesuatu.
Aroma sedap menyeruak membuat perut semakin lapar. Harumnya khas masakan pedesaan yang lezat dan nikmat. Fandi yang sudah lapar dari tadi langsung membuka tudung saji di meja makan. Terhidang dengan mewah masakan ibunya.
Tanpa aba-aba, Fandi langsung saja mengambil piring dan makan dengan nikmat. Masakan ibunya sangat familiar di lidahnya terlebih masakan ibunya sangat nimat. Fandi bisa saja melahap habis semua masakan ibunya itu, tetapi masih ada makan malam yang sebentar lagi tiba jadi Fandi hanya makan secukupnya saja sembari menunggu ayahnya pulang dari kantor.
"Enak ga sandal gorengnya ?"
Tanya ibu Fandi tiba-tiba.
"Lah... ini beneran sandal maakk??"
"Kagak lah. udah kelar belon ?"
"Udah"
"Sini bantuin makk"
"cuci piring yaa"
Kata Fandi menawar pekerjaan.
"Setuju"
Fandi segera beranjak tak lupa dia mambawa hapenya untuk mendengarkan musik.
Sebuah lagu telah selesai di putar tanpa hambatan. Fandi sudah mencuci sekitar selusin piring dan pastinya masih banyak lagi yang harus di cuci.
Kejadian yang naas menimpa hape Fandi. peristiwa sadis tanpa sengaja terjadi tepat di depan matanya. Kejadidan diamana Fandi meletakkan hapenya di rak atas wastafel. Hapenya bergetar dengan liar dan akhirnya masuk kedalam wastafel yang penuh air bekas cucian piring. Hapenya perlahan tapi pasti menuju dasar wastafel yang penuh air bekas cucian piring itu. Dengan sigap Fandi mengambilnya.
'*Thor yang bener napa sih ??!! masak lu bikin hape gue rusak... ntar gimana gue hubungin dinda kalo kek gini ??'
'sekali lagi eluh protes gue tampol nih... ngikut aje kenapa sih ... ngelawan aje luh dari kemaren.....'
*kembali kecerita**
Fandi yang panik langsung membersihkan hapenya dari sisa-sisa busa sabun pencuci piring dengan tisu. Segera dia melepaskan batre dan yang lain sampai membuka skrup casing nya.
Ibu Fandi segera mematikan kompor dan menghampiri Fandi di meja makan yang sedang sibuk dengan hapenya.
__ADS_1
" Fan ... hapenya kenapa ?"
"Berenang di wastafel tadi"
"Besok ayah kamu kan gajian, coba bilang kalo hape kamu rusak dan harus di reparasi."
"Iya mak. Tapi ini gimana ?"
"Kamu beli silica gel sekarang"
Fandi segera pergi ke toko untuk membeli silica gel. Sebenarnya dia masih bingung untuk apa benda itu.
●●●●
Lewat pukul 8 malam, Fandi memberani kan diri untuk berbicara ke ayahnya perihal hapenya yang rusak.
"Ayah hape Fandi tadi berenang di wastafel."
kata Fandi sedikit malu-malu.
"Iya besok kalo ayah gajian beli yang baru ya."
Jawab ayah Fandi santai dan tenang.
"Seneng yee lu upil koala."
Sahut ibu Fandi yang baru datang dari dapur.
"Apaan sih mak ! Nyambung aje."
Fandi segera memasuki kamarnya untuk segera tidur. Tak lama, terdengar suara ketukan dari luar jendela.
tuk tuk ... tuk tuk tuk ....
Penasaran siapakah gerangan yang berani mengetuk jendela malam-malam, Fandi segera menghampiri dan membuka jendelanya.
"Ehhh onta luh ngapain malem malem kesini ?"
Fandi terkejut karena Rahmat yang tengah berdiri di hadapannya.
"ikut gue sekarang."
Jawab Rahmat singkat dan misterius.
"Kenapa sih ? ga jelas luh jadi orang."
"Penting. Udah ikut aja."
"Ogah ... gue mau ngorok."
Tiba-tiba tangan Fandi di tarik paksa melalui sela sela teralis jendela kamarnya.
Sontak Fandi terkejut dan kesakitan karena ketiaknya terjepit diantara teralis.
__ADS_1
Karena terpaksa Fandi pun akhirnya mau keluar mengikuti Rahmat ke suatu tempat yang entah dimana.
Perjalanan cukup jauh di lalui mereka berdua menuju suatu tempat yang sangat sering di kunjungi Fandi. Markas cabang X KING.
Ternyata Rahmat mengajak Fandi ke markas karena sudah sejak lama dia ingin bergabung dengan X KING.
"Tunggu, ngapain luh ngajak gue kesini ?"
Tanya Fandi sembari melewati koridor menuju pintu masuk.
"Gue mau luh ikut gabung juga ke kelompok ini"
Kata Rahmat antusias.
Tak lama ada seorang anggota lewat berpapasan dengan Fandi dan Rahmat. Fandi segera mengarahkan telunjuknya ke bibit sebagai isyarat untuk diam.
Sesampainya di pintu masuk, mereka disambut Rizal di depan pintu. Segera fandi memberi isyarat supaya dia tutup mulut dan membuka pintunya. Segera setelah pintu di buka, mereka berdua di antar menuju ruangan ketua X KING di cabang kota itu.
Terpampang jelas nama beserta foto sang ketua di meja yang menghadap pintu yang pastinya ruangan itu kosong. Tampak Rahmat dengan wajah kaget dan tidak percaya melihat foto sang ketua. Wajah sang ketua begitu sangat familiar. Masih tak percaya dengan foto, dia segera melirik nama yang terletak persis di sebelah foto ketua dengan teks yang berwarna merah terang dan besar.
Dengan plat silver dan warna teks merah menyala, Rahmat dengan mudah membaca nama sang ketua. Tertulis nama SETYAWAN AFFANDI. nama seseorang di sampingnya. Sahabat karibnya. Fandi.
"Fan jadi luh ketua X KING di kota ini ? kenapa luh ga bilang? kenapa luh jadi culun di sekolah ?"
Rahmat segera menyerang Fandi dengan berbagai pertanyaan.
Dengan santai, Fandi berjalan menunju mejanya. Rahmat di persilahkan duduk di hadapannya.
"Oke gue jelasin," Fandi menjelaskan dari awal mula dia masuk ke X KING dan hingga bisa menjadi ketua di kota ini. " jadi gitu ceritanya."
*kalo penasaran baca aja chapter 8
'thor luh serius mau bongkar rahasia gue ke rahmat ? apa ga nntar aje ?'
'biar dia tau ....'
'gile luh ... bisa mampus nih gue di hajar anak sekolahan.'
***kembali ke cerita**
Mendengar penjelasan Fandi, Rahmat masih tidak percaya kalau Fandi sudah bergabung X KING di usia yang masih muda dan sekarang sudah mencapai tingkat ketua di kota ini.
Menurut peraturan, bagi siapapun yang ingin bergabung di kelompok ini harus menjalani beberapa test terlebih dahulu tanpa terkecuali. Jadi dalam waktu dekat ini Rahmat harus menjalani test yang sengaja di buat khusus untuknya.
Setiap anggota X KING pasti melalui test yan berbeda setiap individunya. Semua test di gunakan sebagai media untuk menentukan dia masuk ke dalam kelompok pertahanan dan penyerangan.
*AUTHOR NOTE :
**MAAPIN YAK BARU BISA UP HARI INI KARENA ADA MASALAH PELANTIKAN DI ALAM BAKA.
OKE JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN PENCET TOMBOL FAVORITNYA YAA MAKASIH.
FB : SAM FANDI
__ADS_1
IG : ADHEK K_CHIL***