Guru Privat Kena Mental

Guru Privat Kena Mental
15. Pertengkaran


__ADS_3

"bella" seru jio


"ada apa sih teriak-teriak" ucap bella


"ke sini dulu sebentar" ucap jio


"mau apa?" tanya bella


"sudah jangan banyak bicara ke sini dulu" ucap jio


Bella pun menghapiri Jio yang sedanh duduk di ruang kerjanya


"ada apa?" tanya bella


"kamu keterlaluan sama manda!" ucap jio


"keterlaluan gimana sih!" bentak bella


"lihat rekaman cctv ini menunjukan kamu berbuat seenaknya!" ucap jio


"aku kan nyonya besar di sini sudah sewajarnya lah dia aku beri dia hukuman!" ucap bella


"aku mengerti tapi tidak perlu bertidak kekerasan seperti menamparnya!" ucap jio


"kamu ini kenapa sih! Selalu membela guru priva gadungan itu? Apa kamu diam-dia mulai mencintainya?" tanya bella


"mana mungkinlah! Aku mencintai orang lain selain istriku sendiri" kilah jio


"nggak usah berdalih deh, aku tau kamu menyukainya dari cara pandangmu"ucap bella


Brak!!


"hentikan omong kosongmu itu bella!" seru Jio mengebrakan meja kerjanya


"aku tidak omong kosong semua sudah terlihat dari caramu menatap dan membela dia lebih baik aku keluar dari mansion ini dari pada aku harus melihat kamu dengan wanita pelakor itu" ucap bella

__ADS_1


"buat apa kamu keluar! manda sudah pergi dari sini! Itu semua gara-gara ulahmu" ucap Jio


"ulahku!! Kamu selalu menyalahkanku aku hanya menghukumnya karena arsen jadi tidak maksimal belajarnya akibat guru itu cereboh!" bentak bella


Brak!!!


"cukup! Kamu bikin saya darah tinggi!"ucap jio meningglakan ruang kerjanya


*


*


*


Sebuah bongkahan baju-baju tercampur aduk kian kemari, seorang wanita sibuk memasukan bajunya tercecer di dekat lubang angin


"aku benci kena mental di dunia kerja yang aku nggak suka sama sekali, impian aku jadi sirna" lirih manda


Tok


Tok


Tok


"tunggu sebentar lagi, aku lagi beberes dulu"ucap manda


"hei, buruan. Aku lelah di sini menunggu kamu"ucap baros


"Iah, aku akan segera ke sana" ucap manda


*


*


*

__ADS_1


Satu minggu setelah kepindahan Baros dan manda, mereka tetap pada rutinitasnya untuk bekerja di naungan kekuasaan Jio


*****


Pendarahan dan kesakitan yang ku alami tidak setara dengna luka hati yang kian lama semakin meradang, aku tenggelam dalam terpan badai luka yang dalam untuk menjadi guru privat yang terkena mental


Kian lama hidupku penuh dengan permainan ratu ular yang selalu beriri manis saat rajanya telah datang ke istana megahnya


"pagi" sapa Jio


"pagi juga, Tuan besar"ucap manda


"tidak perlu seformal itu" ucap jio


"nggak apa-apa, Tuan besar. Saya kan hanya pekerja di sini"ucap manda


"kamu tenang saja, bella sudah saya tegur agar tidak keterlaluan denganmu" ucap Jio


"apa Tuan besar dan nyonya besar jadi ribut karena saya?"tanya manda


"kamu tidak perlu menyalahkan diri kamu" ucap Jio


"saya tidak enak hati kepada nyonya besar" ucap manda


"sudahlah kamu jangan pikirkan itu lebih baik fokus saja pada pekerjaanmu untuk membantu anak saya membaca dan berhitung dengan benar karena nilai-nilainya sangat buruk"ucap jio


"baik, Tuan besar. Saya akan membantu nilai pelajaran arsen menjadi lebih baik" ucap manda


"dia paling tidak bisa membaca dengan benar padahal seusia dia membaca harusnya sudah lancar"ucap Jio


"Iah, Tuan bssar. Saya akan terus berusaha meningkatkan ilmu membaca dan berhitungnya"ucap manda


"baguslah kalau kamu mengerti dengan apa yang saya bicarakan. Saya harap kamu lebih teliti lagi dalam menyusun mata pelajaran arsen sehingga buku-bukunya tidak lupa untuk di bawa ke dalam tas arsen"ucap jio


Bersambung......

__ADS_1


...Jangan Lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkn di rak buku kalian sebagai favorite...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur...


__ADS_2