Guru Privat Kena Mental

Guru Privat Kena Mental
45. Menyingkirkan pelakor


__ADS_3

Di sebuah mansion mewah, seorang wanita paruh baya yang elok dengan dres unggu berlari kian kemari menjumpai seorang wanita berparas cantik dengan rambut terurai yang berwarna pirang


Tap


Tap


Tap


"Bella" seru Lina


"iah, mih. Ada apa?" tanya Bella


"kamu dan Jio sudah baikan?" tanya Lina


"belum, mih" ucap Bella


"kenapa masih belum?" tanya Lina


"dia berkepala batu" ucap Bella


"hmmm, mami ngerti kamu dan Jio butuh waktu untuk berbaikan seperti semula itu memang tidak mudah butuh proses, tapi kamu harus berbaikan karena hidup tanpa suami itu sangat berat" ucap lina


"aku tau mih, makanya aku akan singkirkan pelakor itu dari rumah tangga aku" ucap Bella


"nah, ini baru anak mami yang tegar dalam menghadapi sebuah konflik rumah tangga" ucap Lina


"Iah, makasih mih, tapi mami akan bantu Bella kan untuk singkirin pelakor itu?" tanya Bella


"apa sih yang nggak untuk anak cantik kesayangan mami ini" ucap Lina

__ADS_1


.


*****


di sudut pintu berwana biru, seorang pria memasuki ruanga kelas dengan taburan penuh rasa kecewa


"kenapa bisa kebakaran semua nilai PTS anak saya,Bu?" tanya Jio


"maaf, pak arsen selalu tidak fokus dalam belajar" ucap Mia


"hmmm, kenapa dia tidak fokus?" tanya Jio


"saya kurang tau, pak. Selain nilai arsen yang menurun Arsen juga selalu membuat keonaran dengan membuat keributan di dalam kelas yaitu suka berteriak sendiri" ucap Mia


"berteriak gimana maksud ibu?!" kaget Jio


"hmmmm, apa ini karena Arsen tidak punya sosok ibu kandung dan terlebih lagi saya baru saja memecat guru privatnya" ucap Jio


"hmmmm, bisa saja arsen itu tertekan jiwanya karena kehilangan sosok ibu dalam hidupnya dan di tambah sekarang Bapak memecat guru privat yang selama ini mendampingi hidupnya untuk belajar dan bermain" ucap mia


"hmm, baiklah saya akan memanggil kembali guru privat arsen untuk membimbing arsen dalam pelajarannya serta saya juga akan membawa arsen ke pskolog anak" ucap Jio


"itu solusi yang sangat tepat untuk arsen, saya sangat setuju dengan keputusan yang anda buat untuk anak anda" ucap Mia


"terima kasih banyak, Bu Mia" ucap Jio


"sama-sama, pak Jio. Saya juga berterima kasih karena Bapak sudah bersedia menyempatkan waktunya di pertemuan kali ini" ucap Mia


"sama-sama, bu. kalau ada apa-apa mengenai arsen, ibu bisa menghubungi kembali saya" ucap jio

__ADS_1


"baik, pak Jio"ucap Mia dengan sopan


*


*


*


*


Dengan langkah gontai seorang gadis cantik nan imut berlesung pipi berjalan menyusuri sebuah ruangan besar dengan lampu gantung yang cantik menghias gedung perkantoran


"permisi, apa saya bisa bertemu dengan pak Enjio kavindra" ucap manda


"maaf, apa anda sudah sebelumnya sudah membuat janji dengan beliau?" tanya sang resepsionis


"belum, Bu" ucap Manda


"mohon maaf, pak Jio tidak bisa bertemu dengan sembarang orang terkecuali sudah membuat janji" tekan resepsionis


"baiklah, kalau begitu saya permisi dulu" pamit manda


"akh! sudah datang jauh dari kos an malah di usir sama resepsionis! apa aku pulang saja ya dari pada menunggu yang tidak pasti kedatangannya"gumam Manda dalam hatinya


bersambung.....


...Jangan lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...


...Terima kasih sudah mampir di karya ketigaku ini, semoga bisa menghibur kalian semua...

__ADS_1


__ADS_2