Guru Privat Kena Mental

Guru Privat Kena Mental
37. Pertemuan Ayah dan anak


__ADS_3

Dengan kecepatan tinggi sang Ayah berusaha menginjakkan pedal gas secepat sambaran petir menyambar jagat raya begitu pun hati sang ayah yang bergetar kencang karena senang mendapatkan kabar dari sang anak tercinta


"saya sudah tidak sabar untuk bertemu dengan anak kesayanganku, dia adalah penerus kavindra group" gumam jio


Kring!!


"halo, kak jio" ucap riko


"ada apa menelepon kakak, kakak sedang di perjalanan" ucap jio


"memang kakak lagi di mana?"tanya riko


"mau bertemu dengan arsen" ucap jio


"hah?! Arsen sudah ketemu, kak?" tanya riko


"tau dari mana kamu kalau arsen ponakanmu hilang?"tanya jio


"semua orang di dunia juga akan tau kalau kakak sedang mencari arsen"ucap riko


"apa maksud kamu dengan semua orang?" tanya jio


"coba, kakak baca berita portal hari ini pasti akan muncul nama kakak dan arsen yang lagi viral di dunia sosial media" ucap riko


"haduh, mana ada waktu baca berita portal, Kakak sedang sibuk mencari keberadaan keponakanmu!"ucap jio


"iah deh yang sibuk sampai lupa cek ponselnya" ucap riko


"kamu sudah tau berita hilangnya keponakanmu malah duduk santai di mansion! Harusnya kamu juga sibuk mencari ponakanmu" ucap jio


"enak saja duduk santai! Fitnah itu" ucap riko


"terus kenapa kamu baru hubungi kakak sekarang setelah kakak berhasil menemukan keponakan?" tanya jio


"sibuk cari kerja, kak dan feeling seorang adik tidak pernah akan salah duga, buktinya arsen sudah ketemu tanpa aku cari" ucap riko


"ngapain sih pakai acara cari kerja segala! Kamu kan bisa kerja di kantor keluarga kita membantu usaha keluarga di bandingkan di luar gajinya pun nggak akan seberapa di banding kamu kerja di kantor sendiri" ucap jio

__ADS_1


"aku cari pengalaman, kak! Ingin tahu dunia luar itu seperti apa dan ingin tahu juga kalau aku sederhana apa ada wanita yang melirik aku" ucap riko


"yasudah gimana kamu saja deh, de! Yang jelas kakak sudah kasih penawaran yang terbaik, tapi malah kamu tolak mentah-mentah padahal sebelumnya kamu sudah setuju" ucap jio


"kak, sudah dulu ya. Aku mau masuk interview," ucap riko menutup panggilannya secara sepihak


"ih, kebiasaan punya adik satu-satunya malah mau seenaknya ajah! Nggak pernah berubah dan nggak bisa di harapin untuk bantu,"ucap jio dalam mobil sport berwarna biru dengan nuasan pernak-pernik di dalamnya


******


Setibanya di lokasi yang di tuju, pria berdarah biru ini langsung mengayunkan langkah kaki seribunya menuju pintu utama dengan menekan lonceng bell rumah seorang pemuda bertubuh kekar


Ting


Tong


"tunggu sebentar" seru bima


"baiklah" ucap jio


Tak lama pintu rumah terbuka


"apa anda ayah dari arsen?" tanya bima


"betul, saya adalah papinya arsen. Nama saya enjio," ucap jio menyalami sang pemuda itu


"senang bertemu denganmu, Tuan enjio" ucap bima


"tidak perlu memanggilku dengan seformal itu, panggil saya dengan jio saja" ucap jio


"baiklah, Jio. Sekarang anda bisa masuk ke ruang rawat anak anda"ucap bima


"sebelumnya saya mau mengucapkan banyak terima kasih sudah menolong anak saya di curug" ucap jio


"sudah kewajiban saya untuk menolong sesama manusia" ucap bima


"sebagai reward atas apa yang anda lakukan kepada anak saya, bagaimana kalau anda menjadi bodyguard anak saya?" tanya Jio

__ADS_1


"hmmm, sebenarnya saya tidak mengharapkan untuk di berikan reward kepada orang yang saya tolong tapi memang saya lagi membutuhkan pekerjaan" ungkap bima


"nah, ini kebetulan sekali. Arsen membutuhkan seseorang yang bisa menjaga dan mengantarkannya ke sekolah, apa anda bersedia double job?! Saya akan memberikan gaji yang besar"ucap Jio


"maksud anda saya menjadi supir dan bodyguard anak anda?" tanya bima


"betul, jika anda tidak keberatan" ucap Jio


"tentu saja saya bersedia, saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan besar yang anda berikan ini" ucap bima


"baguslah, sekarang tunjukan kamar anak saya karena saya mau bertemu dengan arsen" ucap Jio


"di sebelah sina" tunjuk bima


****


Cklek


"Iah, ampun! Anakku kenapa kamu jadi seperti ini"ucap jio


"papi,"ucap arsen membuka matanya setelah tertidur cukup lama


"ini papi, sayang anakku" ucap jio


"arsen ingin pulang, pih" ucap arsen


"baiklah, sekarang kita pulang ke mansion kita" ucap jio


"bima" seru jio


"ada apa, Tuan memanggilku?"tanya bima


"kamu kan sudah aku angkat menjadi karyawanku, jadi mulai sekarang kamu bisa mengantar jemput arsen di mana pun arsen berada kan?"tanya jio


"tentu, Tuan. Saya akan melakukan sesuai perintah" ucap bima


bersambung....

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2