Guru Privat Kena Mental

Guru Privat Kena Mental
56. Arsen di tegur Jio


__ADS_3

Brak!!!


sebuah pintu berwarna kecokelatan di banting cukup keras dari kolidor depan mansion seorang pengusaha muda yang sedang di rendung oleh rasa kemarahan


"kenapa bisa begini, arsen!!!!"bentak Jio


"arsen nggak pernah ngelakuin yang di tuduhkan pembeli itu" ucap arsen


"kamu jangan jadi anak pembohong! papi nggak pernah ajarin kamu untuk berbohong seperti ini!" geram Jio


"papi harus percaya kalau arsen tidak mengotori baju-baju itu" ucap arsen


"kalau bukan kamu lalu siapa yang mengotori baju tersebut?" tanya Jio


"arsen nggak tau! kenapa papi nggak percaya sama anak sendiri?"tanya arsen


"di lokasi kejadian kamu yang berada di sana dalam cctv tersebut" ucap jio


"arsen hanya ngecek karena ada suara aneh, tapi arsen nggak pernah mengotori baju- baju itu" ucap arsen


"baiklah, papi akan percaya sama kamu, tapi jika bener ini ulah kamu ! akan papi pastikan kalau uang jajan kamu akan di kurangi" ucap Jio


"jangan dong, pih!" seru arsen


"kalau nggak mau uang jajan di potong kamu harus berkata jujur" ucap jio

__ADS_1


"ih, sudah arsen bilang kalau arsen itu tidak mengotori pakaian pembeli karena baju-baju itu sudah tergeletak begitu arsen sampai ruang sana lalu arsen memegangnya, itu hanya salah paham" ucap arsen


"lalu siapa dalang semua ini sampai kamu jadi tertuduh" ucap Jio


"mana arsen tau" ucap arsen


"tetap saja papi yang harus tanggung jawab atas semua yang terjadi ini" ucap Jio


"maaf ya pih, sudah menyusahkan" ucap arsen


"tenang saja, papi akan selidiki kasus ini sampai tuntas. papi merasa ada orang yang jahat sama keluarga kita, dia bermaksud menecerai beraikan keluarga harmonis kita" ucap Jio


"bisa jadi papi ada musuh" ucap arsen


"kamu ini tubuhnya kecil, tapi pikiran kamu dewasa. Heran papi sama kamu" ucap jio


flashback on


Zoya laundry


standuk itu berkibar kian kemari setelah pembukaan resmi, Manda bergegas untuk bertugas sebagai penjaga baju-baju mahal yang tersimpan dalam sebuah ruangan khusus


"Manda, makasih yah! finally lu mau juga bantu gw di sini" ucap Zoya


"sama-sama, Bu negara. gw seneng bisa bantu Sobi gw" ucap Manda

__ADS_1


"idih, ketularan gw lu sekarang ya. kok bisa lu berkata manis begini. apa lu lagi makan permen kapas yang manisnya nggak ketulung itu" ucap Zoya


"ih, lebai lu ma kambuh" ucap Manda


"gw nggak lebai, sister! lu jadi manis gini pasti ada pemicunya" ucap Zoya


"akh, lu ma emang jago deh nebak" ucap Manda


"kasih tau dong apa sih yang buat lu happy gini?" tanya Zoya


"kan gw dapet double job otomatis gaji gw jadi banyak makanya gw seneng" ucap Manda


"haduh, gw pikir lu sudah di tembak sama cowok makanya lu seneng kayak gini taunya permaealah uang toh" ucap Zoya


"lu si enak orang kaya, gw kan butuh makan buat ayah dan adik gw" ucap Manda


"maaf, sister. gw nggak ada maksdu apa- apa " ucap Zoya


"paham gw, santai ajah" ucap Manda


saat mereka berbincang dua bayangan hitam berbaju serba hitam serta topeng berwana hitam sedang menyelinap masuk ruangan mereka tanpa mereka sadari serta mematikan sesaat Cctv untuk tidak merekam aksi mereka mengotori baju-baju mewah nan mahal yang tergantung di sebuah lemari mewah


Flashback off...


bersambung....

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2